Realisasi PAD Bireuen 2019 Capai 80,93 Persen

KABAR BIREUEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) setempat terus menggenjot realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019 agar mencapai target.

Sampai dengan awal November 2019, capaian PAD Kabupaten Bireuen Rp26.083.469.314,04 dari jumlqh target Rp32.230.538.428,00, atau (80,93%).

Kepala BPKD Kabupaten Bireuen, Zamri, SE melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan, Hendri, kepada Kabar Bireuen, Rabu (13/11/2019) di ruang kerjanya memaparkan menyangkut realisasi PAD tahun 2019 dan persoalan yang dihadapi.

Menurutnya, dari tingkat persentase, capaian PAD tahun 2019 sampai dengan awal bulan November sudah sangat lumayan dibandingkan masa sebelumnya.

Hendri merincikan, jumlah Pajak Daerah ditargetkan Rp22.085.000.000,00. Sedangkan realisasinya Rp16.519.071.837,00 (74,80%). “Dari sektor pajak, pajak restoran dan pajak rumah makan menduduki peringkat tertinggi dalam realisasi. Pajak restoran sudah mencapai 89 % dan rumah makan 91 % lebih,” jelasnya.

Disebutkan juga, realisasi paling rendah adalah pajak mineral bukan logam dan batuan. Dari Rp3.000.000.000 yang ditargetkan, baru terealisasi Rp402.611.752 atau (13,42%).

“Ini terjadi karena masa pelaksanaan kegiatan pembangunan yang menggunakan bahan galian masih berlangsung. Diperkirakan pertengahan bulan Desember, realisasi sektor pajak ini akan meningkat,” sebutnya.

Lanjutnya, pendapatan dari retribusi daerah ditargetkan Rp1.397.005.990,00. Dan yang sudah terealisasi Rp1.296.237.450,00 (92,79%).

Berikut pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sudah melebihi target.

“Jumlah target Rp4.950.000.000,00, sedangkan realisasinya Rp4.972.440.041,00 (100,45%),” jelas Hendri.

Sedangkan pendapatan lain-lain yang sah, ditargetkan Rp3.798.532.438,00. Dan realisasi mencapai Rp3.294.439.866,04 (86,73%).

Hendri juga mengungkapkan permasalahan yang terjadi di lapangan. Seperti ada pihak yang telah memanfaatkan aset daerah (tanah) untuk mendirikan bangunan, namun tidak mau membayar sewa.

“Dan kita terus melakukan upaya persuasif agar masyarakat yang memanfaatkan barang milik daerah patuh atau taat dengan aturan. Memang kami kesulitan menagih sewa tanah yang sudah dimanfaatkan untuk mendirikan bangunan (toko). Ini terjadi di beberapa kecamatan,” pungkasnya. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

UNIKI Peringati Maulid Nabi, Momentum Memperkuat Keteladanan Rasulullah dan Berbagi dengan Anak Yatim

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkuat nilai keislaman dan kepedulian sosial melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan...

Pemkab Bireuen Gelar Malam Pisah Sambut Danyonif 113/Jaya Sakti, Wabup Razuardi Harapkan Sinergi Terus...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuadi, M.T. menghadiri acara pisah sambut Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 113/Jaya Sakti dari Letkol Inf. Agus Susanto, S.Sos.,...

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — PT Bank Aceh Syariah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh memperkuat sinergi dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran melalui...

KABAR POPULER

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Sejumlah Keuchik di Jangka Serukan Transparansi Harta Wakaf dan Musyawarah Terbuka demi Masa Depan...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Kepedulian terhadap masa depan Yayasan Almuslim Peusangan makin menguat. Sejumlah keuchik di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen mengharapkan proses pergantian kepemimpinan...

Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie

0
KABAR BIREUEN, 0‎Pidie — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menegaskan, tidak ada kompromi dalam hal pemberantasan narkotika. Ia memastikan penindakan tegas akan dilakukan...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...