KABAR BIREUEN-Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bireuen, menggelar rapat koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Bireuen Tahun 2019.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Bireuen diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen Ir. Zulkifli Sp, di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Selasa (10/12/2019).

Dalam arahanya Zulkifli mengatakan, suasana kehidupan masyarakat Bireuen wajib kita syukuri karena masih dalam keadaan rukun, tentram, aman dan damai.

Meskipun demikian langkah-langkah antisipasi terhadap potensi konflik wajib dilakukan agar situasi kondusif dan tetap terpelihara.

Menurutnya, untuk mengantisipasi dan mengatasi terjadinya konflik sosial di daerah Kabupaten Bireuen, Pemerintah tetap mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 42 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Koordinasi Penanganan Konflik Sosial.

Zulkifli mengatakan, pembentukan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial khususnya didaerah, antara lain bertujuan untuk meningkatkan keterpaduan dan koordinasi antar aparatur pemerintah daerah dengan instansi konflik sosial melalui langkah-langkah kegiatan pencegahan, penghentian dan pemulihan pasca konflik

Melalui rapat terpadu ini, nantinya penanganan terjadinya konflik sosial ini dapat menyelesaikan suatu masalah agar tidak berkembang dan membias lebih luas di kalangan masyarakat.

“Sehingga dengan sendirinya akan mewujudkan stabilitas keamanan yang kondusif di wilayah Kabupaten Bireuen,” jelas Zulkifli.

Kegiatan Rapat ini sebagai upaya tindak lanjut untuk saling koordinasi dan konsultasi serta evaluasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Bireuen.

“Karena tujuan Pemerintah Pusat adalah dengan berjalannya semua pihak yang tergabung dalam Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial guna meminimalisir potensi konflik sosial yang terjadi didaerah khususnya di Kabupaten Bireuen,” ujar Sekda Zulkifli.

Hadir dalam acara tersebut, Unsur dari Polres Bireuen, Kodim 0111/Bireuen, Kejaksaan Negeri Bireuen. MPU Bireuen; Kepala Kantor Kesbangpol Bireuen,

Kemudian unsur dari BIN Kabupaten Bireuen, Dantim Bais Kabupaten Bireuen, unsur dari Dinas, Badan dan Kantor Instansi terkait yang ada dalam Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial. (Herman Suesilo)

BAGIKAN