PWI Aceh Kecam Video di TikTok yang Tuding Wartawan Tak Bisa Dipercaya

KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Satu tayangan video dari akun TikTok Saif Lofitr yang menuding wartawan “tak bisa dipercaya” menuai kecaman keras dari kalangan jurnalis di Aceh. Tayangan tersebut dibagikan ke grup WhatsApp Anggota PWI Aceh dan memicu beragam reaksi dari para wartawan di seluruh Aceh.

Dalam video berdurasi pendek itu, sosok pria tersebut menggunakan bahasa Aceh dengan nada menuduh bahwa berita wartawan “penuh kebohongan”.

“Meunyoe berita dari wartawan, dari jameun keu jameun memang hanjeut tapateh syadara, le sulet (kalau berita dari wartawan dari masa ke masa memang nggak bisa dipercaya, banyak bohong),” katanya dalam video tersebut.

Pernyataan itu memantik kemarahan insan pers Aceh. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin, didampingi Wakil Ketua Bidang Advokasi Azhari, menegaskan pihaknya tidak bisa menerima tuduhan tersebut.

“Itu tuduhan yang sangat menyakitkan, dan kami berharap tuduhan itu bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” tegas Nasir, Jumat (17/10/2025).

Video itu pertama kali dibagikan ke grup WA PWI Aceh oleh Ketua Dewan Kehormatan PWI Aceh, HT Anwar Ibrahim, pada Kamis (16/10). Tak lama setelah itu, komentar pun bermunculan dari berbagai wartawan lintas daerah.

Ketua PWI Lhokseumawe, Sayuti Achmad, mempertanyakan identitas sosok di video tersebut. Pemimpin Redaksi Rakyat Aceh, Sulaiman, menilai pernyataan itu sebagai bentuk hate speech terhadap profesi wartawan.

Ketua PWI Sabang, Jalaluddin ZKY, mendesak agar pelaku dilaporkan ke pihak berwajib karena dianggap melecehkan profesi wartawan.

Sementara wartawan beritaaceh.com, Zacky, menulis komentar panjang yang menyebut ucapan dalam video tersebut sebagai pelecehan terbuka terhadap profesi wartawan.

Sosok yang diyakini pemilik akun TikTok Saif Lofirt yang menuduh profesi wartawan tak bisa dipercaya. (Foto tangkapan layar)

“Banyak di antara kami yang hatinya tersayat. Terutama para senior yang pernah meliput di masa konflik dengan mempertaruhkan nyawa demi menyajikan berita faktual,” tulisnya.

Bahkan wartawan senior Imran Joni menegaskan agar kasus ini segera dilaporkan ke aparat penegak hukum dengan dasar pelecehan profesi dan perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana diatur dalam Pasal 310 KUHP.

Tuduhan Tak Berdasar, Pengetahuan Pelaku Dangkal

Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, menilai tuduhan wartawan tak bisa dipercaya, menunjukkan ketidaktahuan pelaku tentang profesi jurnalis.

“Pengetahuan Anda tentang wartawan sangat dangkal, bahkan nyaris tidak ada. Kalau Anda menuduh wartawan tak bisa dipercaya, mungkin Anda pernah ditipu oleh wartawan gadungan atau membaca media abal-abal. Musuh utama wartawan profesional adalah kebohongan,” tegas Nasir.

Menurut Nasir, berbagai masukan dari anggota PWI akan dipertimbangkan sebelum pihaknya mengambil langkah lebih lanjut terhadap akun TikTok Saif Lofitr.

Profesi Wartawan Diatur Undang-Undang dan Etika

Sebagai pencerahan, Wakil Ketua Bidang Advokasi PWI Aceh, Azhari, mengingatkan bahwa profesi wartawan tidak bisa dilepaskan dari aturan hukum, yakni Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.

“Wartawan wajib menyampaikan informasi yang benar dan akurat berdasarkan fakta, melakukan klarifikasi jika ada data yang meragukan, serta menjaga objektivitas dan independensi,” jelas Azhari.

Dia menegaskan, tuduhan terhadap wartawan yang disebar di media sosial, kemungkinan muncul karena ketidaktahuan atau kekecewaan pribadi.

“Mungkin karena tidak paham tentang tugas-tugas wartawan, atau kecewa karena ada wartawan yang tidak menulis sesuai keinginannya,” pungkas Azhari. (Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kenduri Maulid Akbar Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 5.850 Porsi Bu Kulah Disiapkan

0
Kenduri Maulid Akbar Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 5.850 Porsi Bu Kulah Disiapkan KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen akan menggelar Kenduri Maulid Nabi...

Pemkab Bireuen Alokasikan Rp13,6 Miliar untuk Gaji PPPK Paruh Waktu, akan Terima Rp300 Ribu...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mengalokasikan anggaran Rp13,6 miliar untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) dalam APBK-Perubahan...

16 Dosen UNIKI Lulus Serdos 2026, Jadi Penguat Mutu dan Profesionalisme Kampus

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 16 dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) berhasil lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2026. Capaian ini menjadi salah satu...

Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polsek Pandrah Intensifkan Patroli Malam

0
KABAR BIREUEN, Pandrah-Personel Polsek Pandrah Polres Bireuen melaksanakan patroli malam sebagai langkah preventif untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah...

Kadistanbun Bireuen Bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian Tinjau Rehabilitasi Irigasi Tersier di Panton Geulima

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Teknologi Inovasi Pengelolaan...

KABAR POPULER

Pemkab Bireuen Alokasikan Rp13,6 Miliar untuk Gaji PPPK Paruh Waktu, akan Terima Rp300 Ribu...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mengalokasikan anggaran Rp13,6 miliar untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) dalam APBK-Perubahan...

Korcam Tani Merdeka Indonesia Bireuen Dilantik, Bupati Mukhlis: Harus Jadi Jembatan Komunikasi antara Petani...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pengurus Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 resmi dilantik dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2026. Pelantikan...

Perkuat Ekonomi Keluarga, Yah Fud Serahkan Bantuan UEP kepada 63 Pelaku Usaha Kecil di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Sebanyak 63 pelaku usaha kecil di Kabupaten Bireuen menerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan...

Kadistanbun Bireuen Bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian Tinjau Rehabilitasi Irigasi Tersier di Panton Geulima

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Teknologi Inovasi Pengelolaan...

Ditreskrimum Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi di Banda Aceh, Tiga Pelaku Ditangkap

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh yang dipimpin Kompol Budi Nasuha Waruwu berhasil mengungkap kasus aborsi dan menangkap tiga...