KABAR BIREUEN– Puluhan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) unjuk kebolehan pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2023.
FLS2N dengan tema Merdeka, Berprestasi, Talenta Seni Menginspirasi, digelar oleh Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen.
Even tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim. M.Si, di Aula Disdikbud setempat, Kamis (14/9/2023) ditandai dengan penyematan badge tanda peserta secara simbolis.
Dalam arahannya Muslim mengatakan, pentas seni yang dilaksanakan menampilkan bakat dan kreatifitas siswa dalam pentas seni yang bersifat umum.
Berbagai seni akan dipertujukkan anak-anak, salah satunya pantomim.
“Kita ingin melihat pantomim yang lucu tapi indah. Begitu juga menyanyi, bercerita atau mendongeng, harus ditampilkan yang bagus,” katanya.
Nanti juga ada lomba grup, itu dilihat kesatuan dan keserasiannya dalam grup, menyatukan kemampuan mereka dalam satu kreasi.
“Kita harapkan dengan dengan kegiatan ini anak-anak bisa tumbuh menjadi jiwa yang baik,” katanya.
Orang tua diharapkan mendukung bakat anaknya dan mendampingi mereka dan mendorong anak- anak bangkit menunjukkan bakat dan kreativitas yang dimilikinya, khususnya dalam bidang seni.
Menampilkan bakat dan kreativitasya itu tidak mudah. Karena itu, dorongan dari orang tua berperan penting dalam mengasah bakat, kemampuan dan kreativitas anak.
Kepada Dewan juri, Muslim berpesan harus menilai dengan jujur, melihat bakat anak yang ditampilkan. Jangan karena sudah kenal maka dimenangkan.
“Itu bisa membuat bakat mereka terhambat, sudah capek berlatih dan berjuang, padahal dia punya kemampuan dalam berkreasi. Akibatnya nanti mereka patah semangat dan tidak mau ikut lagi,” katanya.
Kepada siswa yang tidak menang belum menjadi juara itu bukan kalah tapi belum berhasil. Ke depan bisa tampil lebih baik dengan mengasah diri lagi.
Kabid Pembinaan SD, Fauzan, S.Pd kepada Kabar Bireuen mengatakan, Lomba FLS2N ini merupakan salah satu ajang pengembangan talenta untuk menggali potensi peserta didik sekolah dasar di bidang seni.
Pelaksanaannya berlangsung selama dua hari (14-15/9/2023), memperlombakan 5 cabang lomba, terdiri dari Seni Tari, Gambar Bercerita, Pantomim Menyanyi Tunggal dan Kriya Anyam.
“Kegiatan diikuti sebanyak 91 peserta utusan dari 12 Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) yang ada dalam Kabupaten Bireuen,” jelas Fauzan.
Disebutkan, selain diberikan piala dan piagam penghargaan bagi juara I, II dan III di masing-masing mata lomba panitia juga memberikan sejumlah uang pembinaan.
Dirincikan, untuk cabang Seni Tari dan Pantomim, Juara I uang pembinaan sebesar Rp1.750.000, Juara II Rp1.500.000 dan Juara III Rp1.250.000.
Kemudian, untuk cabang Gambar Bercerita, Menyanyi Tunggal dan Kriya Anyam.
Juara I uang pembinaan sebesar Rp1.200.000, Juara II Rp1.000.000 dan Juara III Rp900.000.
“Pada lomba FLS2N ini, para peserta untuk dapat memperlihatkan kemampuan terbaiknya,” harap Kabid Pembinaan SD Disdikbud Bireuen ini. (Herman Suesilo)









