Selasa, 16 Juni 2026

PLTP Seulawah Didukung Penuh Pemerintah Aceh, Jadi Harapan Energi Bersih di Wilayah Barat Indonesia

KABAR BIREUEN, Jakarta – Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Seulawah di Kabupaten Aceh Besar, mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Aceh. Dukungan itu menjadi dorongan penting bagi percepatan proyek strategis nasional yang digadang-gadang sebagai pionir energi bersih di wilayah barat Indonesia.

Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, SE, menyampaikan komitmen pemerintah daerah tersebut dalam pertemuan bersama manajemen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) di Grha Pertamina, Jakarta Pusat, Senin, 5 Mei 2025. Dia menegaskan, PLTP Seulawah bukan sekadar proyek energi, melainkan bagian dari solusi jangka panjang menuju kemandirian energi Aceh dan kontribusi terhadap bauran energi nasional.

“Bagi kami, Pemerintah Aceh, kami mendukung sepenuhnya tujuan baik ini dengan harapan menjadikan Aceh lebih baik,” ujar Fadlullah.

PLTP Seulawah memiliki potensi kapasitas hingga 55 megawatt (MW) dan saat ini telah memasuki tahap eksplorasi. Proyek ini dijalankan oleh PT Geothermal Energy Seulawah, perusahaan patungan antara PGE (75%) dan PT Pembangunan Aceh (PEMA, 25%), dengan izin panas bumi yang diperoleh sejak 2018.

BACA JUGA: Silaturahmi BSI Aceh dengan Wakil Gubernur: Perkuat Kolaborasi untuk Mendorong Pembangunan Ekonomi Syariah di Aceh 

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi, mengatakan, proyek ini tergolong menantang karena dimulai dari nol, yaitu tahap eksplorasi penuh. Pengeboran pertama direncanakan dimulai pada Agustus 2025.

“Ini proyek besar dan berisiko tinggi, tapi kami optimistis. Dukungan dari pemerintah daerah dan pusat, termasuk insentif untuk menurunkan capital expenditure (KAPEX), sangat berarti untuk mempercepat tahapan hingga mencapai COD (Commercial Operation Date),” kata Julfi.

Eksplorasi akan dilakukan bertahap, dengan pengeboran sedalam dua kilometer guna menjangkau sumber panas bumi di kedalaman sekitar tujuh kilometer. Teknologi yang digunakan memungkinkan air panas diolah menjadi listrik dan disuntikkan kembali ke dalam tanah, menjadikan geothermal sebagai energi terbarukan yang berkelanjutan.

Disebutkan Julfi, PLTP Seulawah tak hanya menjawab kebutuhan energi, tetapi juga menunjukkan bagaimana pengembangan energi bisa sejalan dengan pelestarian lingkungan. Menurutnya, kawasan hutan di sekitar proyek akan menjadi area konservasi aktif yang diawasi dan dikelola secara bertanggung jawab.

BACA JUGA: Wagub Aceh Bahas Rencana Investasi dengan Dubes Uni Emirat Arab

“Jika eksplorasi ini sukses, PLTP Seulawah akan menjadi contoh nyata bagaimana daerah bisa menjaga hutan sekaligus mendorong pembangunan ekonomi,” ujarnya.

Selain aspek lingkungan, keterlibatan masyarakat sekitar juga menjadi prioritas. PGE memastikan warga akan dilibatkan baik dalam proses pengerjaan proyek maupun sebagai mitra pengembangan wilayah.

Dengan target operasi penuh dalam empat hingga lima tahun ke depan, PLTP Seulawah diharapkan menjadi tonggak penting transisi energi di Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi pengembangan proyek serupa di masa mendatang. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Tingkatkan Kompetensi, Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

0
KABAR BIREUEN, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini menjadi bagian dari upaya...

KABAR POPULER

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Dikunjungi Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia, Pabrik Kelapa di Bireuen

0
KABAR BIREUEN -  Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia Dr, Ir. Agus Wahyudi, MM serta rombongan berkunjung ke pabrik berbahan...

Tuntut Bentuk Qanun Media Sosial, Gerakan Pembela Syariat Akan Gelar Aksi Damai di DPRA

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sejumlah tokoh agama, ulama, dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Pembela Syariat akan menggelar aksi damai di halaman...