KABAR BIREUEN, Bireuen — Anggota Komisi V DPR RI H Ruslan M Daud (HRD) mengapresiasi dedikasi wartawan di Kabupaten Bireuen yang tetap meliput dan memberitakan kondisi pascabanjir, meski sebagian dari mereka juga menjadi korban dan terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.
Apresiasi itu disampaikan HRD saat bersilaturahmi dengan insan pers di kediamannya, Meuligoe Residence Cot Gapu, Bireuen, Selasa (10/2/2026).
“Dengan pemberitaan yang disampaikan wartawan, kita bisa mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan,” ujar Bupati Bireuen periode 2012-2017 itu.
Menurutnya, informasi yang disajikan media sangat membantu masyarakat korban banjir untuk mendapatkan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan mereka. Pemberitaan yang disampaikan dinilainya menggambarkan fakta dan realitas yang benar-benar dialami warga.
“Apa yang disampaikan itu adalah kondisi sesungguhnya yang terjadi di tengah masyarakat. Wartawan menyuarakan keinginan dan keluhan korban,” katanya.
Menurutnya, selama ini media di Bireuen bekerja dengan semangat membangun, bukan untuk menjatuhkan pihak tertentu.
Ditambahkannya, jika wartawan memberitakan kritikan atas kebijakan pemerintah daerah, jangan dianggap buruk.
“Justru kritik adalah bagian dari proses perbaikan. Jangan anti kritik,” pesannya.
HRD menekankan Bireuen adalah milik bersama, bukan milik , kelompok, individu, atau perusahaan tertentu.
HRD menilai wartawan melihat langsung penderitaan warga di lapangan, mendengar keluhan, serta menyaksikan kepedihan korban banjir secara nyata.
Padahal, di antara para jurnalis tersebut ada yang juga mengalami dampak langsung dari bencana.
“Saya sangat mengapresiasi dan salut kepada wartawan yang tetap setia menjadi penyambung lidah korban, mengabarkan duka, sekaligus mengulurkan tangan dengan caranya sendiri,” sebutnya.
HRD menekankan Bireuen adalah milik bersama, bukan milik , kelompok, individu, atau perusahaan tertentu.
Silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sebagai bentuk penghargaan atas peran penting insan pers dalam menyampaikan informasi kebencanaan kepada publik. (Ihkwati)










