Piasan Bireuen Meuseuraya, Ini Juara Festival Rapai dan Peh Keukarah

KABAR BIREUEN – Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Bireuen sukses menyelenggarakan kegiatan Piasan Bireuen Meuseuraya dalam rangka memeriahkan HUT ke-24 Kabupaten Bireuen tahun 2023.

Piasan Bireuen Meuseuraya dengan tema Pusaka Indatu Peunulang Maja, diisi dengan Festival Peh Keukarah dan Festival Rapai serta Pergelaran Seni Budaya Bumoe Jeumpa.

Festival yang diselenggarakan sehari penuh, Sabtu (21/10/2023) ditutup secara resmi oleh Penjabat Bupati Bupati Bireuen dalam hal ini diwakili Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim.M.Si, di Ballroom Hotel Fajar Bireuen, Sabtu malam (21/10/2023).

Prosesi penutupan rangkaian kegiatan ditandai dengan pengumuman para pemenang Festival Peh Keukarah dan Festival Rapai serta Pergelaran Seni Budaya Bumoe Jeumpa.

Pada kesempatan itu, Muslim membacakan sambutan tertulis Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan. Ph.D.

Dalam sambutan tersebut dikatakan melestarikan dan mengembangkan kesenian dan budaya merupakan wujud partisipasi, wujud kebersamaan guna membangun masyarakat Kabupaten Bireuen yang hebat dan bermartabat melalui bidang seni, budaya dan pariwisata.

“Teruslah berkreasi dan terus berupaya menggapai prestasi puncak untuk kemajuan seni, budaya dan pariwisata di Kabupaten Bireuen,” ujarnya.

Diharapkan juga melalui kegiatan ini mampu memberikan motivasi  khususnya para seniman, budayawan, pemerhati, dan organisasi-organisasi kesenian untuk terus dan terus mengembangkan kreasi dan inovasi sekaligus mengaktualisasikan diri melalui aktivitas, dan prestasi seni.

Selain itu, event ini juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan menumbuhkembangkan kesenian daerah serta menggali berbagai potensi budaya daerah untuk dikembangkan lebih baik lagi.

“Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para peserta yang telah berpartisipasi dan berhasil meraih prestasi terbaik,” ucapnya.

Ketua DKA Bireuen, H Mukhlis AMd, S.H dalam sambutanya mengatakan, dia selaku Ketua DKA bertugas untuk menyelamatkan budaya Aceh.

Salah satunya dengan mengadakan festival rapai dan peh keukarah.

“DKA Bireuen pernah membawa kesenian Aceh sampai ke Mesir. Mendapatkan kehirmatan yang kuar biasa dari pemerintah Mesir,” jelasnya.

Sangat penting menyelamatkan budaya Aceh, karena dengan kemajuan teknologi banyak masuk budaya luar yang digemari generasi muda, sehingga budaya daerah sedikit terlupakan.

“Mungkin adek -adek kita banyak yang tidak mengenal ataù mungkin tidak tau cara memasak serta membuatnya,” kata Mukhlis Takabeya.

Banyak yang berpikir cara membuat keukarah sangat sulit, tapi ternyata ketika dipraktekkan mudah.

“Saya sangat mengapresiasi kaum ibu yang masih bisa membuat keukarah dan melestarikan kue tradisional Aceh,” sebutnya.

Dia berharap semoga budaya Aceh jangan ditinggalkan dan dilupakan. Termasuk Rapai itu seni yang luar biasa. Mohon sama-sama dihargai budaya daerah.

Sementara itu, Panitia kegiatan Fauzan, S.Pd melaporkan, giat Piasan Bireuen Meuseuraya ini diisi dengan Festival Peh Keukarah yang dilaksanakan pada Sabtu pagi (21/10/2023) di halaman Pendopo Bireuen.

Kemudian, Festival Rapai digelar pada Sabtu (21/10/2023) dimulai pukul 14.30 Wib hingga selesai bertempat di Ballroom Hotel Fajar Bireuen.

“Peserta kedua Festival tersebut merupakan perwakilan dari 17 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen,” jelasnya.

Disebutkan, selain dalam rangka memeriahkan HUT ke-24 Kabupaten Bireuen tahun 2023, tujuan kegiatan tersebut adalah sebagai pelestarian dan regenerasi adat dan Kebudayaan Aceh pada umumnya dan Bireuen pada khususnya.

“Bak pepatah yang sering diingatkan ketua DKA Bireuen Mate Aneuk Mupat Jrat, Gadeuh Adat Pat Tamita,” ujar Fauzan.

Berikut data para pemenang Festival Peh Keukarah dan Festival Rapai yang Kabar Bireuen terima dari panitia Festival Peh Keukarah, Juara I Kecamatan Kota Juang, Juara II Kecamatan Kota Blang dan Juara III Kecamatan Peudada.

Berikutnya,  Juara Harapan I, II dan III yaitu Kecamatan Peusangan Selatan, Kecamatan Jangka dan Kecamatan Makmur.

Selanjutnya Festival Rapai, Juara I Kecamatan Kuta Blang, Juara II Kecamatan Gandapura, Juara III Kecamatan Jangka dan Juara Favorit Kecamatan Juli.

Juara Harapan I, II dan III yaitu Kecamatan Peudada, Kecamatan Samalanga dan Kecamatan Peusangan Selatan.

Para juara masing-masing diberikan hadiah berupa piala, piagam penghargaan dan sejumlah uang pembinaan oleh panitia. (Herman Suesilo)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pasca Insiden di Tiro, Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengimbau masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Pidie, agar tetap tenang, menahan diri, dan tidak...

Cucu Pendiri Almuslim Pertanyakan Keabsahan Mubes X, Ingatkan Amanah Wakaf Harus Dipertanggungjawabkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dian Chairani, cucu Tgk. Abdurrahman Meunasah Meucap, salah seorang tokoh pendiri Almuslim, mempertanyakan keabsahan proses Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan...

Keuchik Karieng Tolak Hasil Mubes Almuslim X, Tuntut Transparansi Keuangan dan Aset Yayasan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Penolakan terhadap hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan tidak hanya berkaitan dengan proses pemilihan kepengurusan. Keuchik Karieng, Kecamatan...

Wagub Aceh Bersama Kapolda Jenguk Korban Insiden Bendera di Pidie, Dengarkan Aspirasi Keluarga

0
KABAR BIREUEN, Pidie – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., bersama Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, menjenguk para korban insiden pengibaran dan penertiban...

Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan, Imum Mukim Tgk Di Tanoh Mirah: Jangan...

0
KABAR BIREUEN,Peusangan Imum Mukim  Tgk Di Tanoh Mirah, Kecamatan Peusangan, Saifuddin, S.Sos., menolak tegas hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan yang dilaksanakan...

KABAR POPULER

Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan, Imum Mukim Tgk Di Tanoh Mirah: Jangan...

0
KABAR BIREUEN,Peusangan Imum Mukim  Tgk Di Tanoh Mirah, Kecamatan Peusangan, Saifuddin, S.Sos., menolak tegas hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan yang dilaksanakan...

Cucu Pendiri Almuslim Pertanyakan Keabsahan Mubes X, Ingatkan Amanah Wakaf Harus Dipertanggungjawabkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dian Chairani, cucu Tgk. Abdurrahman Meunasah Meucap, salah seorang tokoh pendiri Almuslim, mempertanyakan keabsahan proses Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan...

Penolakan Hasil Musyawarah Almuslim X Meluas, Imum Mukim Lamkuta Minta Legalitas Ditinjau Ulang: Yayasan...

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Penolakan terhadap hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan terus meluas. Kali ini, Imum Mukim Lamkuta, Kecamatan Jangka, H....

Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan, Keuchik Pulo Blang Desak Transparansi Pengelolaan Aset...

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Keuchik Pulo Blang, Kecamatan Jangka, Baihaqi, S.Pd., menolak keras hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan yang menetapkan kepengurusan...

Hasil Musyawarah Almuslim X Dipersoalkan, Keuchik Pante Gajah Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Keuchik Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Fatlar Ruhadi, menyatakan menolak hasil Musyawarah Almuslim X Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas...