KABAR BIREUEN, Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit mesin pompa portable dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung penanganan bencana, mulai dari pemadaman kebakaran hingga penyedotan genangan air dan penyaluran air bersih.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Dr. H. Tito Karnavian kepada Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., di Pendopo Bupati Pidie Jaya, Selasa (3/11/2026).
Penyerahannya berlangsung saat Mendagri melakukan kunjungan ke Kabupaten Pidie Jaya untuk meninjau kondisi wilayah tersebut setelah dilanda banjir bandang susulan pada awal November 2026.
Dalam kesempatan itu, Tito Karnavian berpesan agar tiga unit mesin pompa portable tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung berbagai kebutuhan penanganan bencana di Kabupaten Bireuen.
Mesin pompa tersebut memiliki sejumlah fungsi. Selain dapat digunakan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan serta kebakaran di kawasan permukiman, peralatan ini juga mampu membantu pemadaman api pada gedung bertingkat hingga tujuh lantai.
Keunggulan lainnya terletak pada ukuran mesin yang relatif kecil sehingga mudah dipindahkan dan dioperasikan di berbagai lokasi. Bahkan, dalam kondisi darurat, peralatan tersebut dapat diangkut menggunakan kendaraan roda tiga.

Bupati Bireuen, Mukhlis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mendagri Tito Karnavian yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra atas bantuan tersebut.
“Terima kasih atas bantuan dari Kemendagri yang disampaikan langsung oleh Pak Mendagri. Pemkab Bireuen akan memaksimalkan penggunaan mesin pompa portable ini,” kata Mukhlis.
Selain Bireuen, bantuan serupa juga diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Yah Wa, turut menerima tiga unit mesin pompa portable dalam penyerahan simbolis di Pendopo Bupati Pidie Jaya.
Sementara itu, kunjungan Mendagri ke Pidie Jaya dilakukan menyusul banjir bandang susulan yang terjadi pada awal November 2026. Banjir dipicu hujan deras yang menyebabkan tanggul Sungai Meureudu dan Sungai Ulim patah.
Dalam kunjungan tersebut, Tito Karnavian juga menyerahkan bantuan masing-masing Rp200 juta kepada dua desa di Kecamatan Meurah Dua, yakni Gampong Dayah Usen dan Gampong Alue Keutapang.
Kedua desa tersebut merupakan wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat banjir bandang susulan di Kabupaten Pidie Jaya. (Suryadi)










