Wabup Razuardi Buka Konsultasi Publik II Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Bireuen melaksanakan Konsultasi Publik II Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Bireuen.

Kegiatan dibuka Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T, berlangsung di Oproom Kapuspemkab Bireuen, Selasa, 3 November 2026.

Dalam sambutanya, Wakil Bupati Bireuen, Razuardi mengatakan, pembahasan dokumen Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Bireuen akan menentukan masa depan Bireuen dalam 20 tahun yang akan datang.

Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Bireuen menjadi salah satu langkah penting untuk menerjemahkan arah pembangunan ke dalam rencana yang lebih rinci, terukur, dan dapat dijadikan acuan.

“Dokumen ini diharapkan mampu menghubungkan kebutuhan pembangunan dengan kondisi nyata wilayah, sekaligus memberikan kejelasan bagi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam memanfaatkan ruang sesuai ketentuan,” sebutnya.

Konsultasi Publik II yang dilaksanakan hari ini memiliki arti penting dalam proses tersebut.

Tahapan ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan identifikasi kondisi wilayah, analisis potensi dan permasalahan, perumusan konsep pengembangan, serta penyusunan struktur ruang dan pola ruang.

Hasil-hasil tersebut perlu dibahas bersama agar semakin matang dan sesuai dengan kebutuhan Kawasan Perkotaan Bireuen.

Kepala Dinas PUPR Bireuen, Ir. Fadhli Amir, S.T., M.T, melaporkan pelaksanaan Konsultasi Publik II Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Bireuen.(Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)

“Saya mengharapkan forum ini berlangsung sebagai ruang dialog yang sungguh-sungguh. Sampaikan masukan secara terbuka, spesifik, dan berdasarkan kondisi yang dapat dijelaskan,” pesannya.

Apabila terdapat persoalan mengenai kebutuhan infrastruktur, aksesibilitas, pelayanan publik, perkembangan permukiman, kegiatan ekonomi, kawasan lindung, atau potensi konflik pemanfaatan ruang, hendaknya hal tersebut disampaikan agar dapat menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan dokumen.

Kepada perangkat daerah, Razuardi berharap agar rencana sektoral dan program pembangunan yang menjadi kewenangan masing-masing dapat diselaraskan dengan rancangan RDTR.

Koordinasi sejak tahap perencanaan akan membantu mengurangi tumpang tindih program dan mendorong penggunaan anggaran serta sumber daya secara lebih efektif.

Pemerintah tidak mungkin mengetahui seluruh persoalan Bireuen hanya dari data, statistik, dan peta.

“Ada informasi yang perlu diperoleh dari masyarakat, dari pelaku usaha, dari para praktisi lapangan yang mengetahui potensi, permasalahan, serta arah perkembangan dan perubahan perkotaan Bireuen, dari para camat yang memahami kebutuhan masyarakat di wilayahnya, dan juga dari para akademisi yang memiliki pengetahuan dan perspektif yang dapat memperkaya perencanaan,” jelasnya.

Oleh karena itu, dia tidak ingin konsultasi publik ini hanya menjadi kegiatan seremonial semata.

Wabup ingin forum ini menjadi ruang untuk berbicara secara terbuka, konstruktif, informatif, edukatif, aktif dan partisipatif.

“Saya meminta kepada seluruh perangkat daerah dan tim penyusun agar proses ini dilakukan secara terbuka, profesional, berbasis data, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Foto bersama usai pembukaan Konsultasi Publik II Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Bireuen, di Oproom Kapuspemkab Bireuen, Selasa 3 November 2026. (Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)

Dia juga ingin memastikan  setiap masukan mendapatkan perhatian dan pertimbangan yang jelas.

Dengan demikian, RDTR yang dihasilkan nantinya bukan hanya memiliki dasar hukum dan teknis yang kuat, tetapi juga memiliki legitimasi sosial dan dapat dilaksanakan di lapangan.

Sebelumnya Kepala Dinas PUPR Bireuen, Ir. Fadhli Amir, S.T., M.T melaporkan, bahwa Konsultasi Publik II merupakan tahapan lanjutan dalam proses penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Bireuen.

Pada tahapan sebelumnya, telah dilaksanakan berbagai kegiatan pengumpulan data, identifikasi kondisi wilayah, analisis karakteristik dan permasalahan kawasan, serta perumusan konsep pengembangan wilayah.

Proses tersebut juga telah menghasilkan arahan awal mengenai struktur ruang dan pola ruang yang akan menjadi dasar bagi pengaturan pemanfaatan ruang di Kawasan Perkotaan Bireuen.

“Kawasan Perkotaan Bireuen semakin tajam, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Fadhli mengajak, forum ini dijadikan sebagai ruang dialog dan koordinasi yang produktif untuk menyatukan pandangan, menyelaraskan kepentingan, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kawasan Perkotaan Bireuen yang tertata, maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan masukan yang bermanfaat bagi penyempurnaan dokumen RDTR Kawasan Perkotaan Bireuen,” harap Fadhli Amir. (Hermanto)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polda Aceh Musnahkan 104,86 Hektare Ladang Ganja di Enam Kabupaten

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memusnahkan ladang ganja seluas 104,86 hektare yang tersebar di enam...

Pemkab Bireuen Bahas Penertiban Aset Pasar Jeunieb dan Pengecekan Langsung ke Lokasi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, memimpin Rapat Pembahasan Penertiban dan Penyelamatan Barang Milik Daerah berupa tanah dan bangunan pertokoan pasar...

Peringatan Maulid di SMPN 2 Bireuen Dirangkai Salawat dan Zikir 

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda, keluarga besar UPTD SMP Negeri 2 Bireuen menggelar peringatan Maulid Nabi...

Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh - Penggunaan QRIS di Aceh terus tumbuh. Sejak 2021 hingga September 2026, Bank Aceh telah menjaring 25.748 merchant QRIS. Jumlah...

Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan, Amiruddin Idris Sarankan Audit Independen Sebelum Musyawarah X

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) menjelang Musyawarah X semakin menghangat. Beragam isu ketidaktransparanan pengelolaan lembaga yang didirikan tahun 1929 itu...

KABAR POPULER

Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan, Amiruddin Idris Sarankan Audit Independen Sebelum Musyawarah X

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) menjelang Musyawarah X semakin menghangat. Beragam isu ketidaktransparanan pengelolaan lembaga yang didirikan tahun 1929 itu...

Wakapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Ridha Jeumpa, Ajak Jamaah Sinergi Bersama Polisi Berantas...

0
KABAR BIREUEN,Jeumpa – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., diwakili Wakapolres Kompol Mujibussalim, S.E., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergitas bersama...

Pemkab Bireuen Bahas Penertiban Aset Pasar Jeunieb dan Pengecekan Langsung ke Lokasi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, memimpin Rapat Pembahasan Penertiban dan Penyelamatan Barang Milik Daerah berupa tanah dan bangunan pertokoan pasar...

Hadiri Maulid IMKB Banda Aceh, Bupati Mukhlis Harap Masyarakat Bireuen di Perantauan Berikan Manfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh–Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB)...

Kenduri Blang dalam Tradisi Aceh

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Pemerhati Hukum Adat Aceh ACEH dikenal sebagai daerah dengan tradisi dan budaya yang sangat kental, salah satunya  kenduri blang. Tradisi kenduri blang...