KABAR BIREUEN, Peusangan – Tim Gampong Tanjong Mesjid, Kecamatan Peusangan, berhasil keluar sebagai juara pertama turnamen sepak bola mini soccer Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7 Cup 2026. Turnamen tersebut berlangsung di Lapangan Mini Soccer Gampong Tanjong Paya, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Jumat (16/10/2026).
Pada partai final, Gampong Tanjong Mesjid sukses menaklukkan Gampong Tanjong Nie dengan skor 3-1, sekaligus memastikan diri sebagai kampiun turnamen tersebut.
Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7 Cup 2026 berlangsung meriah. Ratusan warga memadati lokasi pertandingan untuk menyaksikan laga final sekaligus mengikuti prosesi penutupan dan pembagian hadiah.
Penutupan turnamen dilakukan Anggota DPRA, Rusyidi Mukhtar atau akrab disapa Ceulangiek, yang juga menjabat Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Almuslim Peusangan sekaligus Ketua Partai PSI Bireuen, Tgk. Munawar Yusuf; Mukim Glumpang Tujoh (GLP7), Armia, S.T.; para keuchik; tokoh masyarakat; serta perwakilan Muspika Peusangan.
Atas keberhasilannya meraih gelar juara pertama, Tim Gampong Tanjong Mesjid memperoleh trofi dan uang pembinaan sebesar Rp3 juta.
BACA JUGA: Turnamen Sepak Bola Piala Kepemudaan Kemukiman Glp7 Cup 2026 Resmi Bergulir
Sementara itu, juara kedua diraih Gampong Tanjong Nie yang berhak membawa pulang trofi dan uang pembinaan sebesar Rp2 juta. Adapun juara ketiga diraih tim tuan rumah, Gampong Tanjong Paya, dengan hadiah uang tunai sebesar Rp1 juta.
Dalam kesempatan tersebut, Ceulangiek menyampaikan komitmennya untuk menjadikan turnamen sepak bola mini soccer Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7 Cup sebagai agenda tahunan.
“Untuk tahun berikutnya, kita akan melaksanakan kembali Piala Kepemudaan GLP7 Cup II,” ujar Ceulangiek yang disambut tepuk tangan meriah dari para penonton saat prosesi pembagian hadiah.
Ceulangiek juga mengajak masyarakat Kemukiman GLP7 untuk terus menjaga kekompakan dan mempererat persaudaraan melalui kegiatan olahraga.
Ia turut mengimbau tim yang belum berhasil meraih juara pertama agar menerima hasil pertandingan dengan lapang dada. Menurutnya, turnamen tersebut bukan semata-mata ajang untuk memperebutkan gelar juara, melainkan juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat.
“Karena turnamen ini bukan ajang memperebutkan juara, melainkan ajang silaturahmi masyarakat Kemukiman GLP7,” ungkap Ceulangiek. (Red)











