KABAR BIREUEN-Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Kantor kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Bireuen, gelar Sosialisasi Pendidikan Wawasan Kebangsaan.

kegiatan itu dilaksanakan untuk menumbuhkan kembali rasa karakter bangsa yang tinggi, dimana pada saat sekarang ini telah memudar seiring dengan arus globalisasi,

Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bireuen diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mursyid SP, berlangsung di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Selasa (22/10/2019) pagi.

Pada kesempatan itu Kepala Kantor Kesbangpol Bireuen, Zaldi. AP, S.Sos dalam laporannya mengatakan, Maksud kegiatan Pendidikan Wawasan Kebangsaan ini diselenggarakan untuk mengoptimalkan pengembangan dan perbaikan kinerja demokrasi daerah yang berdasarkan pada Indeks Demokrasi Indonesia serta memberikan usulan terkait masalah kebangsaan.

Bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai kebangsaan guna pemberdayaan dan penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara yang berlandaskan pada nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republlk Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal lka, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Disebutkan, Sosialisasi dengan tema Pendidikan Wawasan Kebangsaan Dapat Memperkokoh Ketahanan Nasional Dan Semangat Nasionalisme Dalam Berbangsa Dan Bernegara, diikuti 100 peserta.

Peserta tersebut terdiri dari unsur Partai Politik, Aparatur Sipil Negara, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan. Media, Ormas dan Pendidik (dosen/guru).

Materi yang dipaparkan, yaitu lmplementasi Wawasan Kebangsaan dalam Bingkai NKRI, Kemudian, Pemantapan Karakter dan Wawasan Kebangsaan Perkokoh Persatuan

Selanjutnya, Peran Pemerintah dalam Pendidikan Wawasan Kebangsaan Guna Meningkatkan Ketahanan Nasional.

“Kegiatan ini, menghadirkan tiga orang pemateri dari Unsur Kodim 0111/Bireuen, Polres Bireuen serta dari unsur Pemerintah Daerah,” jelas Zaldi.

Sementara itu, Mursyid SP dalam arahannya mengatakan, Wawasan Kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah yang dilandasi Pancasila.Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dijelaskan, Wawasan kebangsaan ini penting bagi kita karena merupakan bentuk pengokohan eksistensi sebagai bangsa yang kuat, bersatu dan berdaya saing, serta terjaganya sejarah dan kecintaan terhadap tanah air.

“Selain itu juga Wawasan kebangsaan merupakan jiwa, cita-cita, atau falsafah hidup yang tidak lahir dengan sendirinya. Ia sesungguhnya merupakan hasil konstruksi dari realitas sosial dan politik,” katanya.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kita dapat terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati satu sama lain, mengembangkan sikap toleransi, dan menyuburkan proses pembauran antar seluruh elemen.

“Disamping itu dengan mengamalkan pemahaman kita terhadap wawasan kebangsaan, akan dapat terwujud kehidupan masyarakat Kabupaten Bireuen yang rukun, damai, solid dan harmonis demi terwujudnya kondusifitas wilayah, persatuan dan kesatuan bangsa,” sebut Mursyid. (Herman Suesilo).

BAGIKAN