KABAR BIREUEN, Bireuen – Setelah melewati satu dekade perjalanan dalam melakukan berbagai aktivitas seni film dokumenter, Juang Cinema kembali hadir dengan semangat baru pada malam refleksi jejak langkah perjalanan karya anak muda kreatif Bireuen.
Pada malam peringatan satu Dekade Juang Cinema yang digelar pada, Sabtu, 12 Juli 2025, disalah satu cafe seputaran Kota Juang Kabupaten Bireuen, Manager Program Agussalim menyampaikan kehadiran Juang Cinema di tengah para generasi muda Bireuen menjadi bagian dari wadah untuk berkreasi dan berkarya melalui film.
“Sepuluh tahun bukanlah waktu yang singkat, namun atas konsistensi dan komitmen bersama Juang Cinema, masih ada walau hanya di ruang-ruang sempit, sunyi dan kadang sepi dari keramaian,” ujar Agsal, sapaan akrab Agussalim.
Pada kesempatan itu, Agsal mengajak generasi muda Bireuen agar tidak apatis dalam berkarya secara inovatif dan kreatif.
“Yang paling penting, setiap karya yang kita lahirkan tetap menjaga nilai-nilai etika dan kearifan lokal,” pesan Agsal.
Menurut Agsal, tempat bukanlah persoalan untuk generasi muda, sehingga tidak berani dalam bergerak hingga melahirkan karya.
“Kehadiran Juang Cinema selama ini telah manjadi bagian dari mengharumkan nama daerah di dalam perolehan beberapa reaward dan apresiasi dari karya-karya pada beberapa ajang penganugerahan, mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat nasional,” jelas Agsal.

Agsal menambahkan, hal itu menandakan bahwa generasi muda Bireuen memiliki banyak potensi dan peluang untuk bersaing dengan orang di luar Bireuen itu sendiri.
“Perlu diketahui bahwa selama ini, Juang Cinema menjadi salah satu unsur komunitas pelaku seni yang terlibat dalam tim uji petik kelayakan Kabupaten Bireuen sebagai salah satu Kota Kreatif di Indonesia yang telah ditetapkan dalam MoU dengan Badan Ekonomi Kreatif pada tahun 2017 silam,” ungkap Agsal.
Agsal mengajak generasi muda Bireuen untuk memanfaatkan momentum dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi kreatif di Kabupaten Bireuen.
“Apalagi saat ini, sektor ekonomi kreatif juga menjadi salah satu fokus pemerintah pusat untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lokal,” tambah Agsal.
Ia juga mengingatkan kaum muda Bireuen agar tidak hanya menjadi penonton, sementara di daerah lain terus melakukan inovasi dan terobosan pada sektor ekonomi kreatif.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Suwara Nanggroe yang telah mendukung perayaan satu dekade Juang Cinema,” tutup Agsal. (Riizanur)













