Minggu, 26 April 2026

Peringatan Nuzulul Quran, Bupati Bireuen: Pimpinan yang Keliru Wajib Diingatkan dengan Cara Bijak

KABAR BIREUEN-Al-Quran adalah kitab suci yang mengumpulkan segala khazanah dunia dan akhirat. Bacaannya mengandung tajwid, tahfiz, tafsir, ekonomi, falsafah, jihad, pengobatan, psikologi, ketentaraan dan sebagainya.

Semakin banyak kajian yang dilakukan terhadap Al-Quran, maka para pengkaji akan semakin mengetahui kelebihan Al-Qur’an dan maha dalamnya lautan ilmu Allah SWT yang tidak bertepi dan tanpa akhir.

Hal itu disampaikan Bupati Bireuen, Dr.H.Muzakkar A.Gani,SH.,M.Si, dalam sambutannya pada peringatan Nuzulul Quran tahun 1443 H /2022 M.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Syariat Islam (DSI) Bireuen ini, menghadirkan Tgk. Muhammad Yusuf.MA, Dosen UIN Ar-Raniry Fakultas Dakwah dan Komunikasi. pimpinan Dayah Babul Huda. Baitussalam Aceh Besar, Asal. Tualang Cut, Aceh Tamiang, sebagai penceramah.

Peringatan Nuzulul Quran ini berlangsung di Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen, Minggu, (17/4/2022), usai shalat tarawih, dirangkai dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim.

Bupati Bireuen Muzakkar A.Gani, menjelaskan, setiap ayat Al-Quran adalah cerminan kuasa dan ilmu Allah SWT yang tiada taranya.

Bayangkan apa yang akan terjadi jika Allah SWT tidak menurunkan Al-Quran kepada Rasulullah SAW.

“Kita pasti tidak akan mengenali siapa beliau. Kita juga mungkin tidak akan mengenali Islam dan siapa tuhan kita. Kita mungkin masih bergelimang dengan berbagai anutan agama yang tidak tentu kebenarannya dan bahkan mungkin kita tak mengenal siapa diri kita sendiri,” sebutnya.

Tema yang sampaikan pada peringatan Nuzul Quran malam ini yaitu, ”Melalui Peringatan Nuzulul Quran Kita Implementasikan Nilai-nilai Kandungan Al-Quran dalam Kehidupan Pribadi dan Masyarakat Muslim.

Perbedaan adalah rahmat yang harus disyukuri untuk menambah wawasan dan cakrawala berpikir, jangan sampai menimbulkan perpecahan.

“Baju kita boleh berbeda, persaudaraan kaum muslimin tetap yang utama. Islam itu rahmatan lilalamin,” ujarnya.

Pimpinan yang keliru wajib untuk diingatkan namun dengan cara yang bijak. Al-Quran juga memberikan landasan mengenai keadilan.

“Sebagaimana tertera dalam surat An-nahl ayat 90, menguraikan mengenai pengertian adil yaitu meletakkan sesuatu pada tempatnya sesuai kebutuhan dan keadaan,” katanya.

Kemudian saling bermusyawarahlah dalam menghadapi berbagai macam persoalan.

“Mari merapatkan barisan, memperteguh keimanan, seirama, seiring sejalan, seayun langkah dan satu hati dalam menjalin ukhuwah islamiyah dan punya komitmen yang kuat untuk membangun kebersamaan dan meminimalisir perbedaan guna mewujudkan Kabupaten Bireuen sebagai kota santri yang diidamkan oleh para ulama dan kita semua,” pesannya.

Tanpa adanya kebersamaan, bersinergi dan komitmen yang kuat, maka mustahil menggapai keberhasilan apalagi kemakmuran yang menjadi idaman semua, yakni mewujudkan negeri yang Baldatun Tayyibatun Warabbul Ghafur (negeri yang makmur dan penuh dengan kesejahteraan di bawah ridha Allah Swt).

“Semoga peringatan Nuzul Quran ini dapat membawa keberkahan dan menjadi inspirasi bagi kita untuk terus membumikan Al-Quran serta kita selalu berdoa kepada Allah SWT semoga Islam tetap jaya,” harapnya.

Dan bagi siapa saja yang menistakan Al-Qur’an dan agama Islam agar diberi hidayah dan sadar atas kesalahan yang dilakukannya.

Peringatan malam Nuzulul Quran dihadiri antara lain, para Unsur Forkopimda Bireuen, Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, para Alim Ulama Imam Besar Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen,
Kakankemenag Kabupaten Bireuen.

Kemudian, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Lingkungan Pemkab Bireuen, Imum Syiek, Bilal dan Muazzin Masjid dalam Kabupaten Bireuen, tokoh masyarakat sejumlah warga kota Bireuen dan sekitarnya serta undangan lainnya. (Herman Suesilo).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...