KABAR BIREUEN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Syariat Islam (DSI) Bireuen gelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, 1443 Hijriah-2022 Masehi.
Kegiatan diisi dengan zikir, doa bersama dipimpin oleh Tgk Khalili dari Yadara Jeunieb Bireuen dan Tausyiah oleh DR. (CAND)Tgk. Bustamam Usman, S.HI, MA. Dosen Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN AR-Raniry-pimpinan Dayah Bustanussalam Muarrif Aceh.
Kegiatan dengan tema Melalui Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Kita Wujudkan Pribadi yang Shaleh dan Sosial serta Jadikan Ibadah Shalat Sebagai Jati Diri Muslim Sejati, berlangsung di Mesjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen, Selasa (1/3/2022) pagi.
Hadir dalam kegiatan itu, antara lain Bupati Bireuen Dr.H.Muzakkar A.Gani,SH M.Si, Sekretaris Daerah Bireuen, Ir. Ibrahim Ahmad M.Si unsur dari Forkopimda Bireuen,tokoh agama, Kankemenag Bireuen, Ketua Mahkamah Syar’iyah Bireuen.
Kemudian, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, sejumlah santri serta para siswa-siswi dan undangan lainnya.
Bupati Bireuen, Muzakkar A.Gani dalam arahannya berharap, peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk meneladani sifat-sifat terpuji Rasulullah yang merupakan sosok rahmatan lilalamin.
“Semoga tausiah yang nanti disampaikan, dapat menjadikan kita semakin dekat dengan Allah SWT dan Rasul-Nya,” sebutnya.
Jadi shalat inilah yang menjadi inti dari peristiwa Isra Mikraj tersebut.
Shalat merupakan media untuk mencapai kesalehan spiritual individual dalam hubungannya dengan Allah SWT.
Shalat juga menjadi sarana untuk menjaga keseimbangan tatanan masyarakat yang egaliter, beradab dan penuh kedamaian.
Maka perintah shalat dalam perjalanan Isra’ dan Mikraj Nabi Muhammad SAW, kemudian menjadi ibadah wajib bagi setiap umat Islam dan memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan ibadah-ibadah wajib lainnya.
Sehingga dalam konteks spiritual-imaniah maupun perspektif rasional-ilmiah, Isra Mikraj merupakan kajian yang tak kunjung kering inspirasi, motivasi dan spirit serta hikmahnya bagi kehidupan umat beragama (Islam).
Semoga peristiwa fenomenal tersebut terus menjadi energi tanpa henti bagi kita dalam berupaya menjadi hamba-hamba yang shalih dengan menegakkan shalat lima waktu dan ibadah-ibadah lainnya.
Atas nama pemerintah Kabupaten Bireuen mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Bireuen agar melaksanakan shalat lima waktu dengan tepat waktunya.
“Juga kami harapkan jangan menghabiskan waktu di cafe-cafe dan di warung kopi di saat magrib,” pesannya.
Hindari untuk bermain judi online maupun yang sejenisnya karena akan mendatangkan mudharat.
“Semoga dalam acara peringatan isra mikraj ini bukan cuma kita melaksanakan kegiatan serimonial saja, tapi saya berharap ada tindakan-tindakan yang nyata yang kita lakukan bersama dalam rangka menegakkan agama Allah,” harapnya.
Syariat Islah harus menjadi landasan kuat dalam setiap perencanaan pembangunan di Kabupaten Bireuen. (Herman Suesilo)








