Selasa, 14 April 2026

Pemkab Bireuen Abaikan Kondisi Jalan Rusak Parah Menuju TPA Blang Beururu

KABAR BIREUEN, Peudada – Jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gampong (Desa) Blang Beururu, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, rusak parah, apalagi pada musim hujan.

Jalan tersebut setiap hari dilintasi 27 truk pengangkut sampah yang bermuatan 4-5 ton sampah milik Pemkab Bireuen di bawah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK).

Informasi diperoleh Kabar Bireuen, setiap musim hujan, truk pengangkut sampah sangat sulit menjangkau TPA di Blang Beururu karena jalan berlumpur.

Hal tersebut dibenarkan Plt Kepala DLHK Kabupaten Bireuen, Irwan SP MSi. Dikatakannya, kemarin (Senin, 6 Januari 2025), ada truk yang masuk ke lubang yang berlumpur.

“Bukan kemarin saja, tetapi setiap habis hujan truk sulit menjangkau ke lokasi karena jalan belum diaspal dan licin,” ungkap Irwan kepada Kabar Bireuen melalui telepon selulernya, Selasa (7/1/2025).

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pertamanan pada DLHK Bireuen, Abdullah yang ditemui Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Selasa (7/1/2025) menjelaskan, jalan rusak bukan saja sulit dilintasi truk pengangkut sampah, tetapi mengakibatkan kerusakan kendaraan.

“Ban truk tidak sampai sebulan sudah aus. Selain itu per dan bola stior (ball joint) juga tidak bertahan lama. Setiap hari ada truk yang masuk ke bengkel,” kata Abdullah.

Kondisi jalan menuju TPA Blang Beururu. (Rizanur/Kabar Bireuen)

Ditanya besaran biaya operasional pertahun, kata Abdullah, sebanyak Rp1,1 miliar untuk bahan bakar dan Rp1,1 miliar biaya perawatan kendaraan.

Namun, lanjut Abdullah, untuk tahun 2025 hanya tersedia cukup sampai dengan bulan Mei. Sedangkan untuk kebutuhan bulan selanjutnya, harus menunggu Perubahan APBK 2025.

“Tahun 2025 baru tersedia anggaran untuk BBM dan biaya perawatan kendaraan cukup sampai bulan Mei. Kebutuhan bulan selanjutnya harus kami tanggulangi (utang) sementara sampai ada alokasi anggaran pada APBK Perubahan,” jelasnya.

BACA JUGA: Realisasi Retribusi Pelayanan Persampahan di Bireuen Tahun 2024 Melebihi Target

Selain kebutuhan biaya untuk 27 truk pengangkut sampah, imbuh Abdullah, biaya operasional dan perawatan tiga alat berat yang dioperasionalkan di lokasi TPA sangat tinggi, karena sering rusak.

“Alat berat kita semua punya lama, jadi sering rusak. Kalau tidak kita perbaiki maka harus sewa untuk kebutuhan di TPA,” katanya.

Sebagai tambahan, DLHK Kabupaten Bireuen saat ini mempekerjakan 279 tenaga kerja, mulai dari petugas penyapu, supir, kernet truk dan operator alat berat. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI-ANTAM Gas Pol Industri Bullion, Dorong Ekosistem Emas Nasional Naik Kelas

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) tancap gas memperkuat industri bullion emas...

Pasca Banjir Bank Aceh Cetak Performa Positif, Aset Kini Rp29,89 Triliun

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Bank Aceh menunjukkan resiliensi yang luar biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan...

Pemulihan Sawah Tak Kunjung Datang, Petani Pulo Iboih Kehilangan Penghasilan

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, masih terbengkalai hingga Senin (13/4/2026), meski bencana banjir...

Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Susulan, HRD Serukan Selamatkan Hutan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Pidie — Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem hutan di Aceh sebagai langkah mendesak untuk...

Buka Bimtek SPAB, Wabup Bireuen: Sektor Pendidikan Pegang Peranan Strategis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Disaster Management Center Dompet Dhuafa menggelar Bimtek Teknis (Bimtek) Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Lingkungan Kabupaten Bireuen, mulai 13 hingga...

KABAR POPULER

Ketua MPI KNPI Bireuen: Penentuan Desil Amburadul, Masyarakat Aceh Resah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Sistem penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Aceh menuai polemik. MPI KNPI Bireuen menilai pendataan saat ini tidak akurat dan gagal menyurvei...

16 Dosen FKIP UNIKI Bireuen Lolos Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2026, Bukti Lonjakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak 16 dosen berhasil...

Reformulasi Kesadaran Pajak di Era Gen Z: Antara Kewajiban Hukum dan Partisipasi Digital

0
Oleh: Ismatur Rahmi Mahasiswi Fakultas Hukum UNIKI DI TENGAH transformasi digital dan perubahan pola kerja generasi muda, hukum pajak menghadapi tantangan baru: bagaimana tetap relevan, dipahami,...

Peduli Korban Banjir, Ceulangiek Anggota DPRA Bagikan  Ratusan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Anggota DPRA dari Daerah Pemilihan Bireuen, Rusyidi Mukhtar alias Ceulangiek, membagikan ratusan paket sembako kepada warga terdampak banjirlr dan masyarakat...

Ketua DPW PKB Aceh Nyatakan Siap Rebut Kemenangan, Kader Diminta Hadir di Tengah Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), menyatakan kesiapan PKB Aceh menghadapi agenda politik ke depan dan siap...