KABAR BIREUEN, Bireuen – Ribuan peserta akan memeriahkan pawai karnaval peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, Senin (18/8/2025) siang.
Pawai dimulai pukul 13.00 WIB usai salat Zuhur, dengan rute dari halaman SMPN 1 Bireuen, melintasi Simpang Empat Kota Bireuen menuju Jalan Takengon sejauh lebih dari satu kilometer, lalu kembali finis di pendopo Bupati Bireuen.
Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si, mengatakan, jumlah peserta yang mencapai ribuan orang dan didukung sekitar seratus unit kendaraan diperkirakan akan menimbulkan kemacetan di Simpang Empat Bireuen. Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat dan pengendara untuk menggunakan jalur alternatif.
“Panitia mohon maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan karena diperkirakan akan terjadi kemacetan saat pawai berlangsung. Untuk itu, kami sudah menyiapkan jalur alternatif yang akan dipandu panitia di setiap titik persimpangan,” ujar Muslim, Jumat (15/8/2025).
Jalur Alternatif
Bagi pengendara dari arah Banda Aceh menuju Medan atau Takengon, disarankan melalui Simpang Geulumpang Payong – Simpang Lipah – Simpang Cot Unoe – Simpang Cot Batee – Simpang Balee Setui – Simpang Cot Ijue, lalu bisa melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh atau Medan.

Sementara itu, kendaraan dari arah Medan ke Banda Aceh atau Takengon dapat melalui Simpang Cureh – Simpang Uruek Anoe – Simpang Cot Mesjid. Kemudian, ke kiri menuju Takengon atau ke kanan ke arah Banda Aceh melewati Simpang Tgk Digadong, Simpang Sukma, dan Simpang Jalan Masuk Sukma.
Sedangkan pengendara dari arah Takengon menuju Medan diarahkan melalui Simpang Masjid – Simpang Uruek Anoe – Simpang Cureh.
Menurut Muslim, panitia juga akan memasang penunjuk arah di beberapa titik strategis.
“Kalau pengendara tetap memaksa melewati Simpang Empat Bireuen, dipastikan akan macet karena ribuan peserta pawai dan masyarakat akan memadati kota untuk menyaksikan karnaval,” jelasnya. (Kbr)









