KABAR BIREUEN–Kecamatan Kota Juang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Aula lama Setdakab Bireuen, selasa (25/2/2020).

Dalam sambutannya pada Musrenbang tersebut, Camat Kota Juang, Drs Jalaluddin, MSi menyebutkan, Musrenbang dilaksanakan dengan tujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat sesuai dengan kebutuhan pembangunan dengan kondisi dan perkembangan terkini.

Sebelumnya pihaknya telah menggelar Pra Musrenbang kecamatan yang menghasilkan sejumlah program prioritas untuk dilaksanakan.

“Berdasarkan usulan, kegiatan prioritas pembangunan bidang infrastruktur ada 44 pekerjaan, sosial dan budaya 43 dan juga 13 kegiatan di bidang ekonomi,” sebut Jalaluddin.

Sementara itu, Anggota DPRK Bireuen, Tgk Amriadi mengatakan, sejumlah program yang diusulkan tersebut tak hanya berfokus pada program insfrastruktur semata, namun juga harus ada program pendidikan, keagamaan dan program lainnya.

Tgk Amryadi, Anggota DPRK Bireuen

“Kita berharap keseimbangan usulan antara kebutuhan pembangunan fisik dan pemberdayaan ekonomi. Sedangkan untuk bidang pendidikan agama masih minim seperti bantuan untuk balai pengajian, seharusnya ada dana untuk membangun atau memperbaiki balai pengajian,” harap anggota Dewan Fraksi Partai Aceh dari Dapil Kota Juang-Kuala itu.

Plt Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, MSi, dalam arahannyamenyampaikan, soal penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan Kabupaten Bireuen tahun anggaran 2017-2022 dengan sasaran penanggulangan kemiskinan lima tahun RPJM Kabupaten Bireuen telah menurunnya jumlah penduduk miskin dan terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat miskin secara bertahap.

“Rencana pembangunan harus tertata baik maka harus berpijak rencana awal pembangunan. Almarhum Bupati Bireuen sudah bangun visi-misi dan RPJM untuk 5 tahun. Kita harapkan setelah 5 tahun ada perubahan,” katanya.

Saat ini arah kebijakan penanggulangan kemiskinan Provinsi Aceh menitik beratkan pada kebijakan penanggulangan kemiskinan terutama diprioritas pada Kabupaten yang merupakan kantong kemiskinan dan Kabupaten Bireuen menjadi salah satu prioritas Pemerintah Aceh.

Isu utama saat ini adalah isu kemiskinan, namun anggaran di gampong atau kabupaten tidak berpihak pada program pengentasan kemuskinan, tidak berpihak pada mereka-mereka yang bekerja di bidang pertanian, perkebunan, perikanan.

“Karena setelah jadi anggaran justru berpihak pada orang-orang non miskin. Ada apa ini,  ada something wrong. Sebab belum sepenuhnya menjawab tuntutan masyarakat miskin,” sebutnya.

Musrenbang tersebut diikuti Anggota DPRK, Muhammad Amin, Sekda Ir Zulkifli Sp, para Asisten, para Kepala SKPK, unsur Forkopimcam, Keuchik, Mukim, Imam Masjid, Imum Meunasah,  Sekdes,tokoh masyarakatt, tokoh perempuan, serta LSM dari 23 Gampong dalam Kecamatan Kota Juang.(H.AR Djuli).

BAGIKAN