KABAR BIREUEN – Anggota DPR Aceh dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Murdani Yusuf, SE, diundang oleh masyarakat untuk meninjau pembangunan pengaman pantai di Desa Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Kamis (5/10/2017).
Murdani diundang oleh masyarakat karena dianggap paling berjasa dalam “menyelamatkan” sejumlah rumah warga yang terancam amblas ke laut. Melalui programnya, dia memperjuangkan dana aspirasi Rp6,1 miliar untuk pembangunan pengaman pantai yang dilanda abrasi tahun lalu.
“Tadi saya diminta oleh warga Desa Kuala Ceurape untuk melihat langsung hasil pembangunan pengaman pantai yang abrasi saat pasang purnama tahun lalu,” katanya.
Menurut mantan anggota DPRK Bireuen ini, jika abrasi pantai Kuala Ceurape tidak ditangani tahun ini, maka setiap terjadinya pasang purnama, akan ada rumah-rumah warga yang dihantam ombak. Bahkan, dulu jalan desa juga sudah ambruk.
Untuk menyelesaikan persoalan abrasi pantai Kuala Ceurape, sebut Murdani, dibutuhkan anggaran sekitar Rp6 miliar lagi.
“Kalau tahun 2018 dianggarkan kembali Rp6 miliar, saya perkirakan masalah ini akan tuntas,” ungkap mantan Ketua PMI Cabang Bireuen ini.
Dalam kesempatan itu, Murdani juga menerima keluhan warga terkait dangkalnya kuala. Mereka mengharapkan, ada program normalisasi.
“Permintaan warga ini akan kita upayakan dengan dana APBN nanti, karena butuh sekitar Rp50 miliar untuk normalisasi. Untuk tahap ini, kita fokuskan dulu penyelesaian pengaman pantai dengan APBA,” tandas Murdani.
Peninjauan pembangunan pengaman pantai tersebut, juga dihadiri Kabid Irigasi, Rawa dan Pantai Dinas Pengairan Aceh, Lazuardi. (Rizanur)










