Mengaku Sudah Ngemis Sejak Kelas V SD, Pelajar SMP Ini terjaring Razia Gepeng di Bireuen

KABAR BIREUEN- YY, anak dibawah umur terjaring saat Tim gabungan terdiri dari Dinas Sosial Bireuen dan Satpol PP melakukan penertipan terhadap gelandangan dan pengemis (gepeng), Senin (24/6/2019) pagi.

YY (13) warga Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen ini, berstatus sebagai pelajar aktif kelas VIII di salah satu SMP, terjaring bersama seorang pengemis tunanetra S (69) warga Kecamatan Jangka, mereka tertangkap tangan sedang mengemis di kawasan lampu merah simpang empat Bireuen.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bireuen, Drs Murdani melalui Kabid Rehabilitasi Sosial, Faisal Kamal S.Sosn kepada Kabar Bireuen mengatakan, dalam hal ini YY sebagai pemandu (sopir) S untuk meminta-minta.

Kini YY masih dalam pengawasan pihaknya, dan sudah menghubungi keluarganya untuk dijemput dan dibawa pulang.

“Kita sangat sesalkan terhadapat orang tua YY yang membiarkan anaknya yang masih di bawah umur menjadi pengemis,” kata Faisal.

Menurutnya, dalam kasus eksploitasi anak, peran orang tua memang sangat penting. Orang tua sebagai pelindung dari anak seharusnya mampu memberikan perlindungan yang nyata bagi anak bukan malah secara tidak langsung menjadikan anak sebagai pekerja sedini mungkin.

“Semua elemen masyarakat harus memberikan perhatian dalam mendidik anak-anak agar menjadi generasi yang kreatif dan inovatif, bukan generasi peminta-minta,” ujar Kabid Rehabilitasi Sosial ini.

Sementara itu, YY kepada Kabar Bireuen mengakui, dirinya sebagai pengemis sudah lama, sejak ia kelas 5 SD sampai sekarang dan apa yang dia lakukan, diketahui oleh orang tuanya.

Menurutnya, dia mengemis bersama S (tunanetra) selain di kampung-kampung juga di kota Bireuen. Pihak sekolah dan teman-teman sampai saat ini belum ada yang tau, kalau dirinya menjadi pengemis.

“Uang yang mereka dapatkan saat mengemis tidak tentu,” katanya dengan polos.

Kalau mengemis di kota bisa mendapatkan uang sebanyak Rp 300 hingga Rp 500 ribu setiap hari, kalau mengemisnya di kampung-kampung hanya mendapat sekitar Rp 200 ribuan.

“Hasil yang diperoleh dari mengemis dibagi dua dengan, uang yang saya peroleh dari pembagian saya belikan emas,” kata YY. (Herman Suesilo).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kunjungan Pasien RSUD dr Fauziah Bireuen Meningkat, Direktur: Semua Pasien Dilayani Sesuai Tingkat Kegawatdaruratan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen memastikan tidak ada pasien yang diabaikan atau ditelantarkan, meskipun saat ini sedang menghadapi peningkatan jumlah...

Wakil Bupati Razuardi Pembina Upacara Peringatan Hari Santri Nasional di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah (DPD) setempat, melaksanakan upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026, di halaman...

Brigjen Pol. Latif Usman Resmi Jabat Wakapolda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memimpin serah terima jabatan (sertijab) Wakapolda Aceh dari Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo...

Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Ibnu Basuki Widodo, menyerahkan...

Peduli Pendidikan Keagamaan, Anggota DPRA Amiruddin Idris Salurkan Paket Al-Qur’an untuk Santri Pesantren Mahasiswa...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota DPRA, Dr. H. Amiruddin Idris, S.E., M.Si., menyalurkan bantuan paket Al-Qur’an kepada mahasiswa santri Pesantren Mahasiswa Jami’ah Kebangsaan di...

KABAR POPULER

Arzuna Putra, Bilal Mesjid Besar Peusangan Raih Gelar Magister Pendidikan Agama Islam dengan Predikat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Rektor Universitas Islam Aceh (UIA), Dr Nazaruddin, MA mengukuhkan 227 wisudawan di Kampus UIA, Paya Lipah Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen,...

Kunjungan Pasien RSUD dr Fauziah Bireuen Meningkat, Direktur: Semua Pasien Dilayani Sesuai Tingkat Kegawatdaruratan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen memastikan tidak ada pasien yang diabaikan atau ditelantarkan, meskipun saat ini sedang menghadapi peningkatan jumlah...

Kadistanbun Bireuen Hadiri Musyawarah Persiapan Khanduri Rakyat Jelang Musim Tanam Padi di Samalanga

0
KABAR BIREUEN, Samalanga–Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Bireuen,  Mulyadi, SE,. M.M menghadiri Musyawarah Rencana Khanduri Rakyat dalam rangka tradisi turun sawah di Balai...

Dengarkan Aspirasi dan Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Polres Bireuen Ngopi Bersama Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Peusangan–Polres Bireuen terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui "Polisi Kumpul Bersama Masyarakat" yang dilaksanakan di Ocean Coffee Peusangan, Kabupaten Bireuen, Rabu (21/10/2026). ‎Dalam...

Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Ibnu Basuki Widodo, menyerahkan...