KABAR BIREUEN– Boat yang ditumpangi 114 pengungsi Rohingya secara tiba-tiba masuk ke perairan Bireuen.
Mereka kemudian mendarat ke pinggir pantai Dusun Pawang Derih Gampong Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, pukul 03.00 WIB, berjarak 500 meter dari pemukiman penduduk.
Sebanyak 114 pengungsi Rohingya terdiri dari laki dan perempuan serta anak-anak kemudian diamankan ke meunasah Gampong Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Bireuen, oleh TNI-Polri bersama masyarakat.
Camat Jangka Alfian, S.Sos bersama Danramil Jangka Kapten Syawaluddin menyebutkan, warga Rohingya tersebut telah diamankan ke Meunasah Alue Buya Pasie.
Dikatakan Camat Alfian, Pemkab Bireuen melalui Dinas Sosial segera menyalurkan bantuan masa panik untuk konsumsi bagi pengungsi Rohingnya, selain juga bantuan dari masyarakat membuka dapur umum di meunasah.
Pengungsi Rohingya tersebut terdiri dari 58 orang laki-laki dewasa, 21 perempuan dewasa, anak-anak 35 orang terdiri dari laki-laki 11 orang dan perempuan 24 orang dibawah 15 tahun.
Keuchik Alue Buya Pasie, Muslem A Majid, menjelaskan, kedatangan warga Rohingnya itu diketahui oleh warga yang sedang cari kepiting di kawasan Kuala dekat tepi pantai.
“Warga secara tiba-tiba melihat ada satu unit boat mendarat dan ramai oranh yang menuju ke darat. Mendapat informasi itu, lalu keuchik dan warga mengecek ke lokasi dan menemukan 114 orang Rohingnya sudah duduk berkumpul dipinggir pantai,” ungkapnya.
Selanjutnya melaporkan ke Muspika Jangka sehingga para pengungsi Rohingya untuk sementara ini telah diamankan ke meunasah Alue Buya Pasie, guna penanganan sementara.
“Saat kami temukan mereka sudah turun dari boatnya dan duduk di tepi pantai ditempat sepi 500 meter ke barat pusat Gampong Alue Buya Pasie,” pungkas Keuchik. (Ihkwati)











