KABAR BIREUEN, Kisaran – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, bersama rombongan melakukan kunjungan resmi ke Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Kamis (18/6/2026), guna menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan keuangan sebesar Rp30 miliar yang diberikan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendukung pemulihan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Bireuen.
Bantuan tersebut bersumber dari Transfer Keuangan Daerah (TKD) Tahun 2026 dan diberikan berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 900/3691/SJ tanggal 18 April 2026 tentang Bantuan Keuangan kepada Daerah Terdampak Bencana.
Kedatangan Bupati Bireuen disambut langsung oleh Bupati Asahan Taufik ZA, Wakil Bupati Asahan Rianto, Sekretaris Daerah Zainal Sinaga, Ketua DPRD Asahan H. EFI Irwansyah Pane, Kepala Bapperida Asahan H. Supriyanto, Kepala Dinas PUPR Asahan Agus JPG, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran Sayed Tarmizi, serta sejumlah pejabat lainnya.
Sementara itu, rombongan dari Bireuen turut dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Muhammad Amrullah, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Fadli Abdullah, Kepala Dinas PUPR Fadli Amir, Juru Bicara Pemkab Bireuen Muhajir Juli, serta sejumlah staf pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan, Taufik ZA, mengungkapkan, dana bantuan sebesar Rp30 miliar telah ditransfer kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen pada Jumat pekan lalu sesuai arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
BACA JUGA: Bireuen Dapat Dana Hibah Rp30 Miliar dari Pemkab Asahan untuk Pemulihan Pascabencana
Ia juga menyampaikan, Pemkab Asahan akan melakukan pemantauan langsung terhadap pemanfaatan bantuan tersebut.
“Insyaallah, tiga bulan ke depan kami akan berkunjung ke Bireuen. Kunjungan tersebut untuk monitoring sekaligus bersilaturahmi,” ujar Taufik.
Taufik turut mengenang kepedulian masyarakat Asahan saat bencana hidrometeorologi melanda Aceh. Menurutnya, berbagai komunitas di Asahan saat itu menghimpun bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan pokok bagi para korban dan mengirimkannya ke daerah terdampak di Aceh. Ia juga mengaku terlibat langsung dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Bireuen H. Mukhlis menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dan seluruh masyarakat Asahan yang sejak awal bencana terus menunjukkan solidaritas terhadap masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Bireuen.
“Kami dan seluruh masyarakat Bireuen mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Asahan dan seluruh rakyat Asahan yang sejak awal bencana hingga saat ini terus membantu Aceh, khususnya Bireuen,” kata Mukhlis.
Mukhlis menjelaskan bahwa Kabupaten Bireuen merupakan daerah terdampak bencana terparah keempat di Aceh. Dari 17 kecamatan yang ada, sebanyak 12 kecamatan mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana hidrometeorologi.
BACA JUGA: Kasatgas PRR Tegaskan, Hibah Antardaerah Harus Tuntas Pekan Depan
Puluhan ribu kepala keluarga terdampak secara langsung. Selain itu, sebanyak 12 jembatan besar mengalami kerusakan berat dan ribuan hektare lahan pertanian ikut terdampak.
Menurut Mukhlis, bantuan Rp30 miliar dari Pemkab Asahan akan digunakan untuk membangun dan memperbaiki ruas jalan Blang Gandai–Salah Sirong di Kecamatan Jeumpa sepanjang 10 kilometer.
Ia menjelaskan, sekitar lima kilometer dari ruas jalan tersebut harus direlokasi karena badan jalan telah terkikis banjir dan berubah menjadi bagian dari aliran sungai.
“Bantuan ini akan kami gunakan untuk membangun jalan Blang Gandai–Salah Sirong di Kecamatan Jeumpa sepanjang 10 kilometer. Nanti bapak-bapak bisa berkunjung ke sana untuk melihat langsung pembangunan yang akan segera kami laksanakan,” ujar Mukhlis.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu ditutup dengan penyerahan cinderamata antara kedua pemerintah daerah serta makan siang bersama. (Ihkwati)











