Pelatihan Tenun serta UMKM Warnai HUT Dekranasda dan HKG PKK di Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kabupaten Bireuen menjadi momentum penting dalam memperkuat ekonomi kreatif daerah melalui pengembangan keterampilan masyarakat dan lahirnya generasi perajin baru.

Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, di halaman Pendopo Bireuen, Kamis (18/6/2026), turut dirangkai dengan penutupan pelatihan menenun serta berbagai program peningkatan kompetensi bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Razuardi menyanpaijan, pelatihan menenun merupakan langkah nyata untuk menjaga warisan budaya sekaligus menciptakan sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

“Kita tidak ingin warisan budaya menenun ini punah ditelan zaman. Melalui pelatihan ini, kita sedang menanam benih-benih ekonomi kreatif yang kelak akan menopang kesejahteraan masyarakat Bireuen secara mandiri,” ujar Razuardi.

Ia menyebutkan, Dekranasda memiliki peran strategis dalam membina dan mengembangkan sektor kerajinan daerah di tengah tantangan modernisasi dan digitalisasi. Menurutnya, Bireuen memiliki potensi besar pada berbagai produk kerajinan, mulai dari anyaman pandan, bambu hingga tenun khas yang memiliki nilai seni tinggi.

BACA JUGA: Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

Selain itu, Razuardi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung produk lokal dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 21 Juni 2026.

Sementara itu, Ketua Dekranasda sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bireuen, Sadriah, SKM, MKM, mengatakan, peringatan HUT Dekranasda tahun ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan Perajin Mendunia” sebagai bentuk komitmen mendorong produk kerajinan lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Menurut Sadriah, Dekranasda saat ini fokus mengembangkan wastra daerah berupa tenun serta kerajinan bordir khas Bireuen yang mulai mendapat perhatian pasar.

“Kami ingin memastikan para pengrajin lokal mendapatkan pembinaan, akses modal, dan kemudahan pasar agar produk asli Bireuen dapat dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.

Ketua Dekranasda sekaligus Ketua TP-PKK Bireuen, Sadriah, S.K.M., M.K.M., memberikan sambutan pada pembukaan acara HUT Ke-46 Dekranasda dan HKG PKK ke-54 Tahun 2026. (Foto: Dok. Prokopim Bireuen)

Ia juga mengungkapkan, dalam waktu dekat Bank Indonesia akan menggelar pelatihan bagi perajin bordir dan tenun untuk menghasilkan produk busana siap pakai seperti dress, vest, dan outer yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Selain pengembangan kerajinan, Sadriah menilai sinergi antara PKK dan Dekranasda menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. PKK berperan memperkuat ketahanan keluarga, sementara Dekranasda membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat.

Ketua Panitia Kegiatan, Julfikar, SP, MP, dalam laporannya menjelaskan, rangkaian peringatan HUT Dekranasda dan HKG PKK berlangsung sejak 18 hingga 21 Juni 2026 dengan sejumlah agenda, di antaranya bazar UMKM, penghijauan, kegiatan HKG PKK, aksi gizi masyarakat, hingga senam sehat dan peluncuran Car Free Day.

Ia menyebutkan, salah satu program unggulan yang telah dilaksanakan adalah pelatihan menenun yang berlangsung pada 13–27 April 2026 dan diikuti 10 peserta. Pelatihan tersebut berhasil menghasilkan berbagai produk tenun yang mendapat respons positif dari masyarakat.

BACA JUGA: Pengurus Dekranasda Bireuen Dikukuhkan, Siap Angkat Perajin Lokal ke Pasar Dunia

“Harapan kami, peserta yang telah dilatih dapat terus mengembangkan keterampilannya sesuai kebutuhan pasar sehingga nantinya lahir industri tenun yang menjadi kebanggaan masyarakat Bireuen,” ujar Julfikar.

Selain pelatihan menenun, Dekranasda juga bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi, meliputi menjahit pakaian dengan mesin, menghias busana, servis sepeda motor, dan teknisi telepon seluler.

Program tersebut diikuti 64 peserta dengan total 240 jam pelatihan selama 30 hari. Dari jumlah tersebut, sebanyak 73 persen peserta dinyatakan lulus sertifikasi kompetensi.

Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap akan lahir lebih banyak tenaga kerja terampil dan pelaku UMKM yang mampu meningkatkan daya saing ekonomi daerah sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal. (Hermanto)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dukung Target Presiden Prabowo, HRD Tekankan Percepatan Pembangunan Jembatan Desa

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Ruslan Daud (HRD), mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang...

215 Personel Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh Amankan Expo Hari Damai Aceh ‎

0
‎KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sebanyak 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh diturunkan untuk mengamankan pelaksanaan Expo dalam rangka memperingati Hari...

Umuslim Perkuat Kampus Inklusif, Gandeng Sejumlah SLB di Bireuenh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan memperkuat komitmennya membangun kampus yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas. Langkah tersebut diwujudkan dengan membentuk...

Peringati Milad Al-Albab dan Haul Abu Tumin, Ulama Muda Aceh Gelar Mubahasah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Memperingati Milad Al-Albab ke-66 dan Haul ke-4 Abu Tumin Blang Bladeh, ulama muda dari berbagai daerah di Aceh akan menggelar...

Polisi Tangkap Maling Pembobol 10 Sekolah di Bireuen, Kerugian Capai Rp1 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Polres Bireuen melalui Tim Opnal Satreskrim dan Sat Intelkam berhasil mengungkap kasus pencurian yang selama ini terjadi di sejumlah sekolah...

KABAR POPULER

Sediakan Doorprize Menarik, Ratusan Siswa MIN 14 Bireuen Antusias Ikuti Jalan Santai Meriahkan HUT...

0
KABAR BIREUEN , Peulimbang - Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 14 Bireuen, Kecamatan Peulimbang, Bireuen sangat antusias mengikuti jalan santai dalam rangka memeriahkan...

Semarak HUT ke-81 RI di Pelosok Bireuen, SDN 19 Juli Libatkan Warga dan Wali...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Semangat kemerdekaan dan keceriaan peserta didik UPTD SDN 19 Juli, Bireuen mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

Pemkab Bireuen Gelar Zikir dan Doa Bersama Peringati 21 Tahun Hari Damai Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Menyambut peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh (MoU Helsinki) Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Syariat Islam (DSI) menggelar...

Dari Ikrar Lamteh ke MoU Helsinki, Hokagata?

0
Oleh: Anwar (Cek Wan)* BULAN Agustus 2026 ini, angin perdamaian kembali berhembus membawa kita pada peringatan 21 tahun penandatanganan MoU Helsinki. Momen bersejarah ini bukan...

Peringati Milad Al-Albab dan Haul Abu Tumin, Ulama Muda Aceh Gelar Mubahasah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Memperingati Milad Al-Albab ke-66 dan Haul ke-4 Abu Tumin Blang Bladeh, ulama muda dari berbagai daerah di Aceh akan menggelar...