KABAR BIREUEN-Seratusan peserta utusan dari 17 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen mengikuti Festival Budaya Bireuen Tahun 2021.
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen melalui Bidang Kebudayaan dibuka secara resmi oleh Kepala Disdikbud Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, SPd, MPd , di Aula SKB Disdikbud setempat, Senin (8/11/2021) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri, antara lain Ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen. H.Mukhlis A.Md.S.H, sejumlah Camat dalam wilayah Kabupaten Bireuen, unsur Penggerak PKK Kabupaten dan Kecamatan, para Kabid dan Kasi Disdikbud Bireuen.
Dalam arahannya, Muhammad Al Muttaqin, mengatakan, pada dasarnya, Provinsi Aceh kaya akan seni dan budaya tradisional yang diwariskan dari para leluhur.
Namun seiring dengan perkembangan zaman dan waktu, segala bentuk yang bersifat tradisional mulai hilang dari kebiasaan masyarakat Aceh.
Untuk itu, sebutnya, dengan kegiatan ini diharapkan dapat menggali kembali potensi budaya dan melestarikan kearifan lokal Aceh.
“Agar nilai-nilai luhur budaya, yang ada di dalam suatu tradisi dapat tetap dipertahankan, Disdikbud Bireuen melalui Bidang Kebudayaan tetap mendukung kesenian yang ada di Kabupaten Bireuen,” ujar Kadisdikbud Bireuen ini.
Sebelumnya, Ketua DKA Bireuen. H.Mukhlis A.Md.S.H, dalam inti sambutannya, mengatakan, Dewan Kesenian Aceh Kabupaten Bireuen sejatinya mendukung seluruh kegiatan yang terinisiasi atas nama kesenian dan kebudayaan Bireuen ini.
“Apresiasi kepada Disdikbud Bireuen, atas terselenggaranya festival ini, dan semua pihak yang turut mendukung kegiatan ini,” ucap H. Mukhlis.
Sebelumnya, Kepala Bidang Kebudayaan, Reza Fitria S.Si, M.Sc, melaporkan, festival ini digelar bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam melindungi dan melestarikan kebudayaan daerah terutama kebudayaan daerah Kabupaten Bireuen.
Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, (8-11/11/2021) di SKB Disdikbud Bireuen, diikuti 150 orang peserta berasal dari 17 Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.
Cabang yang diperlombakan pada festival ini, yaitu Cabang Lomba Egrang (Geuntet) cabang ini ikuti peserta dari 5 Kecamatan, Lomba Catoe Aceh (Cabang) diikuti peserta dari 4 Kecamatan.
Kemudian Cabang Lomba Meurokon diikuti peserta dari 5 Kecamatan dan Lomba Peuayon Aneuek diikuti peserta dari 11 Kecamatan dan Cabang Lomba Susoen Ranub diikuti peserta dari 12 Kecamatan.
Hasil dari Festival ini nanti akan muncul beberapa juara yang selanjutnya akan mendapat pembinaan dan akan disiapkan untuk event lomba yang lebih besar seperti PKA (Pekan Kebudayaan Aceh).
“Peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan ini dengan semangat dan tetap menjunjung tinggi “Fair Play” serta menjaga protokol kesehatan secara ketat,” sebutnya. (Herman Suesilo).










