lagi, 25 Napi Lapas Kelas II B Bireuen bebas asimilasi di rumah

KABAR BIREUEN – Setelah 19 Napi Bireuen mendapat pemberian bebas asimilasi di rumah Sabtu (4/4-2020) menyusul lagi 25 napi LP Bireuen mendapat pemberian bebas yang sama Senin petang, (6/4/2020).

Kepala LP Klas II B Bireuen Abas Rukhandar, Amd,IP,S sos, MAP didampingi Kasi Bina giatja ( Bimbingan Anak Didik dan Kegiatan Kerja Sayed Misran,SH bersama staf LP lainnya menjelaskan hal itu kepada Kabar Bireuen di ruang LP setempat saat penglepasan 25 Napi yang mendapat pemberian bebas Asimilasi di rumah.

Pemberian bebas Asimilasi di rumah 25 Napi LP Bireun untuk mencegah penyebaran virus corona (covid-19) bagi Napi yang telah menjalani 2/3 dari hukumannya sebelum tanggal 31 Desember 2020.

Mereka yang mendapat pemberian bebas Asimilasi di rumah terlibat beberapa kasus, Narkoba ringan, penggelapan, penipuan, dan perlidungan anak. Sedang Napi yang terlibat kasus Korupsi tidak mendapat pemberian bebas Asimilasi.

“Hal itu bersadarkan Permen Kemham Nomor 10 tahun 2020 dan Kepmen Kumham Kep M.HH 19 PK 01.04.04 tahun 2020. Semua Napi yang sudah menjalani 2/3 dari hukumnnya wajib menjalani Asimilasi di rumah mereka telah diberikan pengarahan, jika melanggar akan dikenakan sanksi, bebas asimilasinya dicabut dan Napi yang bersangkutan akan dikembalikan ke LP,” tegas Sayed Misran, SH.

Menurut Sayed, hingga Senin (6/4/2020) penghuni LP Bireuen sudah over kapasitas sebanyak 423 orang, terdiri dari 322 Napi dan 101 tahanan, termasuk 8 Napi wanita.

“Dengan adanya pemberian bebas Asimilasi telah mulai mengurangi over kapasitas,” ujarnya. (H.AR Djuli)

BAGIKAN