Minggu, 26 April 2026

Kolonel (Purn) HM Djafar Karim: Peran LVRI sangat Besar dalam Perjuangan Bangsa Indonesia

KABAR BIREUEN– Ketua Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran RI Provinsi Aceh Kolonel (Purn)  HM Djafar Karim menegaskan, bangsa yang besar adalah bangsa yang tahu menghargai jasa pahlawannya.

Penegasan itu disampaikan Kolonel (Purn)  HM Djafar Karim  pada acara syukuran memperingati HUT ke-63 LVRI se-Provinsi Aceh di gedung UMI (Pendopo) di Kota dingin Takengon, Aceh Tengah, Kamis siang (2/1/2020).

Acara syukuran tersebut turut dihadiri Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abukakar, Kasrem-011/LW mewakili Pangdam/IM, unsur Forkopimda Aceh Tengah, Alim Ulama, unsur TNI/Polri, para pengurus LVRI se-Aceh, para pengurus/anggota Veteran, janda Veteran Aceh Tengah, Bener Meriah serta sejumlah undangan  lainnya.

Ketua DPD LVRI Aceh Kolonel (Purn) HM Djafar Karim Alumni AKABRI Darat 1972 di Magelang yang pernah berdinas di Kodam-7/Diponegoro, dan dalam kesatuan Yonif 407 melaksanakan Operasi Seroja DI Timor Timur hingga Agustus 1976 dianugerahi sebagai Veteran Pembela Kemerdekaan saat ini menjabat sebagai Ketua DPD LVRI Aceh.

“Anggota LVRI memiliki andil yang sangat besar dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan RI yang sudah kita nikmati sekarang ini. Tanpa Veteran tak ada kemerdekaan bagi kita sekarang ini,” ujar Kolonel (Prn) HM Djafar Karim.

Dikatakan, dalam perjalanan sejarah perjuangan bangsa Indonesia peran LVRI sangat besar.  kita semua sangat perlu berterima kasih atas perjuangannya dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI bersama komponen bangsa dalam mewujudkan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

Pada kesempatan itu, Kolonel (Purn) HM Djafar Karim menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemkab Aceh Tengah dan Pemkab Bireuen yang telah memberikan perhatian, bantuan dan dukungan penuh terhadap LVRI baik dalam peringatan LVRI maupun peringatan Veteran Nasional serta dalam mewariskan JSN’45 kepada generasi penerus bangsa.

Perjuangan para Veteran Kota Juang  Bireuen telah dibuktikan dengan sejarah perjuangan 74 tahun  silam, “ Kota Juang” sebagai Markas Besar TNI Divisi X Komandemen Sumatera Langkat dan Tanah Karo.

“Memiliki Radio Rimba Raya yang dipancarkan melalui stasion  pemancar  Radio di Rimba Raya Aceh Tengah  dalam mempertahankan kemerdekaan RI dimasa agresi Belanda 1947-1948 telah berhasil  membantah siaran bohong Radio Hervenzent Belanda yang mengatakan Indonesia  tidak ada lagi sudah dikuasai Belanda,” jelasnya.

Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar  bersama Kasrem 011/LW Letkol Inf Sunardi Isranto mewakili Pangdan IM yang menyampaikan sambutannya,  memberikan ucapan Selamat Ulang Tahun ke-63  LVRI,  semoga tetap  berjasa sepanjang masa.

Bupati Shabela Abubakar juga mengatakan akan tetap membantu dan memberikan dukungan penuh kepada LVRI.

“Pihak Pemkab Aceh Tengah telah membantu membangun gedung kantor permanen beserta perabotan kantor yang memadai agar Veteran dapat terus mengabdi membantu pemerintah dalam melaksanakan berbagai sektor pembangunan,” kata Bupati Shabela Abubakar. (H.AR Djuli).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...