KABAR BIREUEN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Dahlan Jamaluddin SIP, Sabtu (21/12/2019) tinjau langsung pembangunan Masjid Besar Peusangan (MBP), Kabupaten Bireuen.

Kunjungan Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin didampingi dr Purnama Setia Budi SpOG Anggota DPRA Fraksi PKS asal pemilihan Kabupaten Bireuen dan Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar ke MBP memanfaatkan kesempatan menghadiri acara wisuda sarjana Universitas Almuslim (Umuslim).

Setiba di masjid ketiga politisi tersebut berkenan melihat kondisi masjid yang sedang dilakukan renovasi total.

Ketua dan Ketua I Badan Kemakmuran Masjid (BKM) MBP Teungku Anwar Hasan dan Teungku Munawar Yusuf memperlihatkan bagian kontruksi masjid yang tengah dikerjakan kepada pimpinan DPRA dan DPRK Bireuen.

“Ini tiang yang telah selesai dibangun, dananya kami kumpul melalui sistim ‘tender’ dari masyarakat. Satu tiang menghabiskan anggaran Rp 65 juta, yang paling kecil Rp 45 juta,” jelas Teungku Anwar Hasan kepada Ketua DPR Aceh.

Berikutnya Ketua BKM MBP Teungku Anwar Hasan menjelaskan tentang perlunya merampungkan renovasi masjid dalam waktu cepat.

“Masjid kita ini terletak di pusat kota yang ramai dan berada di jalur lintas nasional. Karenanya kami harapkan dukungan Bapak untuk mengupayakan dana dari pemerintah yang maksimal,” imbuh Teungku Munawar Yusuf.

Mendengar penjelasan dari BKM MBP, Ketua DPR Aceh menjanjikan mengupayakan dana dari Pemerintah Aceh untuk renovasi total masjid kebanggaan masyarakat Peusangan Raya.

“Akan kami sampaikan nanti kepada Plt Gubernur agar memperioritaskan anggaran untuk Masjid Besar Peusangan ini,” janji politikus Partai Aceh ini.

Sebelum meninggalkan pekarangan MBP, Ketua DPR Aceh tersebut foto dengan BKM dan Panitia Pembangunan MBP.

Sementara kepada wartawan Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin mengapreasiasi masyarakat Peusangan Raya (Kecamatan Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng dan Jangka) yang kompak dalam membangun masjid.

“Masjid sebesar ini harus ada bantuan maksimal dari pemerintah. Insya Allah kami upayakan dari Pemerintah Aceh,” ujar Dahlan Jamaluddin.

Terpisah, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Besar Peusangan H Mukhlis Amd yang dihubungi melalui telepon selularnya mengungkapkan kebutuhan untuk renovasi total masjid sebesar Rp 69 milyar.

Sedangkan untuk pembangunan bagian pondasi, tiang dan menara sudah menelan anggaran sekitar Rp 10 milyar lebih.

“Diperkirakan untuk melanjutkan pembangunan masjid butuh anggaran Rp 59 milyar lagi. Dan sangat diharapkan dukungan Pemerintah Aceh, Pemkab Bireuen serta masyarakat,” pungkas H Mukhlis Amd. (Rizanur)

BAGIKAN