Selasa, 16 Juni 2026

Kesbangpol Bireuen Gelar Sosialisasi Pemantapan Ideologi dan Pembinaan Bela Negara

KABAR BIREUEN-Wawasan kebangsaan meliputi mawas kedalam dan mawas keluar. Mawas kedalam artinya memandang kepada diri bangsa Indonesia sendiri yang memiliki wilayah tanah air yang luas, jumlah penduduk yang banyak, keanekaragaman budaya dan lain-lain, harus diletakkan dalam satu pandangan yang mendasarkan pada kepentingan bersama sebagai bangsa.

Mawas keluar, yaitu memandang terhadap lingkungan sekitar negara-negara tetangga dan dunia Internasional.

Hal ini disampaikan Staf Ahli Bupati Bireuen, Ir M. Jafar MM, mewakili Bupati Bireuen, pada pembukaan kegiatan sosialisasi Pemantapan Ideologi Dan Pembinaan Bela Negara. Kegiatan yang dilaksanakan sehari itu, berlangsung di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Rabu (28/11/2018) pagi.

Disampaikannya, bangsa Indonesia harus memiliki integritas dan kredibilitas yang kuat dalam memainkan perannya di dunia Internasional sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat. Pemantapan Ideologi dan bela negara adalah cara pandang suatu bangsa terhadap prinsip-prinsip dasar kebangsaan yang menjadi ciri atau identitas kepribadian bangsa.

Sehingga dengan berpedoman pada cara pandang yang menjadi prinsip dasar kebangsaan itu, maka bangsa tersebut memiliki sikap dan jati diri sesuai dengan nilai-nilai dasar yang dianutnya.

Pemantapan Ideologi dan bela negara tidak hanya dilakukan oleh pemerintah tetapi semua komponen masyarakat dan pemuda-pemudi mempunyai tanggung jawab sesuai dengan bidang tugas, dan kemampuan yang dimiliki, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan sehari-hari,” harap M Jafar.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bireuen melaporkan, kegiatan ini di selenggarakan dengan maksud, untuk menyatu padukan visi, persepsi dan interpretasi segenap komponen masyarakat bangsa Indonesia.

“Sehingga dapat mewujudkan satu kesatuan tingkah laku dalam mempersiapkan diri dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” sebutnya.

Juga bertujuan untuk mewujudkan sikap dan tingkah laku yang menghargai dan menghormati hak orang lain dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara yaitu bersatu, kokoh dan tegar dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan.

Dirincikan, kegiatan ini, diikuti 80 orang peserta terdiri dari mahasiswa mahasiswi dalam Kabupaten Bireuen, Kader Bela Negara Kabupaten Bireuen serta Aparatur Pemda. Menghadirkan pemateri dari unsur Kodim Bireuen, unsur Polres Bireuen dan unsur Pemda Bireuen.

“Materi yang disampaikan, yaitu Peran TNI Dalam Pembinaan Bela Negara, Peran Polri dalam Pemantapan Ideologi dan Bela Negara Bagi Masyarakat dan Pancasila sebagai Landasan Ideologi Negara,” ujar Zaldi. (Herman Suesilo).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Tingkatkan Kompetensi, Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

0
KABAR BIREUEN, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini menjadi bagian dari upaya...

KABAR POPULER

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Dikunjungi Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia, Pabrik Kelapa di Bireuen

0
KABAR BIREUEN -  Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia Dr, Ir. Agus Wahyudi, MM serta rombongan berkunjung ke pabrik berbahan...

Tuntut Bentuk Qanun Media Sosial, Gerakan Pembela Syariat Akan Gelar Aksi Damai di DPRA

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sejumlah tokoh agama, ulama, dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Pembela Syariat akan menggelar aksi damai di halaman...