KABAR BIREUEN, Bireuen –Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Politik dan PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI melalui Direktorat Organisasi Kemasyarakatan menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Terhadap Kemitraan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Asing dan Lembaga Asing di Bireuen.
Kegiatan yang difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Bireuen dalam rangka mendukung percepatan rehabilitasi pascabencana di daerah terdampak, berlangsung di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Kamis, 12 Maret 2026 pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Organisasi Kemasyarakatan Ditjen Politik dan PUM Kemendagri RI diwakili Penanggung Jawab Tim Kerja Pengawasan Ormas Asing dan Lembaga Asing, Ardi Djufri, S.E., M.Si, mengharapkan, melalui forum ini dapat terbangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme pembinaan dan pengawasan terhadap kemitraan Ormas Asing dan Lembaga Asing.
Selain itu, melalui kegiatan pembinaan ini diharapkan juga mampu mendorong terciptanya tata kelola kemitraan yang tertib, akuntabel, serta memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Organisasi Kemasyarakatan yang telah terdaftar secara resmi di Kesbangpol akan selalu dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Kesbangpol.

“Pelibatan tersebut sebagai bentuk sinergi dan kemitraan antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah,” tutup Ardi Djufri.
Kegiatan yang dipandu oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Politik Sosial dan Budaya Kesbangpol Kabupaten Bireuen, Nurhayati, S.E sebagai moderator diikuti 100 peserta.
Peserta tersebut berasal dari 28 Ormas, setiap ormas mengirimkan 3 orang peserta dan dari unsur masyarakat dalam Kabupaten Bireuen sebanyak 16 orang.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber terdiri Plt Kepala Badan Kesbangpol Bireuen, Mulyadi, S.H., M.M, dan Ardi Djufri, S.E., M.Si, selaku Penanggung Jawab Tim Kerja Pengawasan Ormas Asing dan Lembaga Asing dari Ditjen Polpum Kemendagri.
Kegiatan itu dirangkai dengan Program Ditjen Polpum Kemendagri Bakti Untuk Negeri, dengan menghadirkan kepedulian sosial berupa penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Bantuan itu sebagai ungkapan rasa prihatin sekaligus bentuk dukungan dari pemerintah agar masyarakat yang terdampak dapat tetap kuat, bangkit, dan segera pulih dari cobaan yang dihadapi dalam rangka mendukung percepatan rehabilitasi pasca bencana di wilayah Sumatera, khususnya di Kabupaten Bireuen. (Hermanto)











