Kamis, 21 Mei 2026

Jalan Nasional Rusak Parah Setelah Banjir, HRD Desak Kementerian PU Tangani Sementara Secara Darurat 

KABAR BIREUEN, Bireuen – Ancaman kecelakaan lalu lintas membayangi pengguna jalan nasional di Aceh pasca banjir dan tanah longsor. Ratusan lubang menganga didapati di sepanjang ruas jalan nasional Medan-Banda Aceh dari Aceh Tamiang hingga Banda Aceh, kondisinya sangat membahayakan keselamatan pengendara, terutama saat hujan dan malam hari.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera melakukan penambalan darurat (patching) pada ruas-ruas jalan nasional yang rusak parah akibat bencana alam tersebut.

“Kondisi ini sangat berbahaya. Banyak lubang tertutup genangan air sehingga tidak terlihat oleh pengendara. Ini berpotensi menimbulkan kecelakaan serius, apalagi pada malam hari karena minim penerangan,” ujar HRD kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).

BACA JUGA: Ingatkan Ancaman Putusnya Jalur Tengah Aceh, HRD Minta Tujuh Jembatan Kritis Perlu Penanganan Mendesak

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan yang dilakukannya bersama tim, kerusakan jalan ditemukan hampir di seluruh ruas nasional mulai dari perbatasan Aceh Tamiang–Sumatera Utara hingga Banda Aceh. Selain membahayakan keselamatan, kondisi tersebut juga memperlambat arus lalu lintas dan mengganggu mobilitas masyarakat.

HRD menegaskan, sambil menunggu perbaikan permanen, langkah darurat berupa penambalan jalan harus segera dilakukan agar permukaan jalan kembali layak dilalui dan tidak memperparah kerusakan.

HRD bersama para pejabat Kementerian PU saat meninjau Jembatan Kuta Blang yang rusak diterjang banjir beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Staf HRD)

Patching ini sangat penting sebagai langkah awal agar jalan tetap fungsional dan risiko kecelakaan bisa ditekan,” ujarnya.

HRD juga menyoroti kondisi ruas jalan nasional Bireuen–Takengon yang hingga kini masih mengalami kerusakan berat. Menurutnya, jalur tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung antarwilayah dan jalur distribusi logistik.

“Sejumlah titik di jalur itu harus segera ditangani. Jangan sampai ada korban jiwa maupun kerugian masyarakat akibat kelalaian penanganan,” tegas HRD.

BACA JUGA: Tinjau Kerusakan Akibat Banjir di Bireuen Bersama Pejabat dari Dua Kementerian, HRD Minta Percepatan Pemulihan Air Bersih dan Infrastruktur Vital 

Sebagai mitra kerja Kementerian PU, HRD menekankan pentingnya percepatan penanganan infrastruktur jalan dan jembatan di koridor-koridor vital, terutama pada wilayah terdampak bencana.

“Konektivitas adalah urat nadi pemulihan pascabencana. Akses jalan dan jembatan menjadi kunci utama pergerakan logistik, pelayanan darurat, serta pemulihan ekonomi masyarakat. Keselamatan warga dan kelancaran mobilitas harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh Apresiasi Universitas Almuslim, Tegaskan Mahasiswa Berorganisasi Tetap Bisa Berprestasi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, S.IP, MPA, menghadiri sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada Universitas Almuslim atas konsistensinya dalam...

Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai Upaya Pemerataan Pendidikan Nasional

0
Oleh: Ikrima Maulida Akademisi Universitas Samudra PENDIDIKAN merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Namun, tantangan pemerataan pendidikan di Indonesia masih menjadi persoalan...

FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen Berakhir, Ini Juaranya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026, berakhir sukses FLS3N yang digelar...

Wakil Bupati Bireuen Buka Forum Konsultasi Publik Penyelenggaraan Perizinan dan Non Perizinan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bireuen, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP). Kegiatan dalam rangka penyelenggaraan...

Pemkab Bireuen Peringati Harkitnas 2026, Soroti Perlindungan Anak di Era Digital

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar upacara bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di halaman Kantor Pusat Pemerintahan...

KABAR POPULER

FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen Berakhir, Ini Juaranya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026, berakhir sukses FLS3N yang digelar...

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

Lima Jabatan Tinggi Pratama dan 15 Administrator di Pemkab Bireuen Kosong, Ini Penyebabnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Lima jabatan tinggi pratama (eselon II) dan 15 jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen saat ini...

Wakil Bupati Bireuen Buka Forum Konsultasi Publik Penyelenggaraan Perizinan dan Non Perizinan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bireuen, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP). Kegiatan dalam rangka penyelenggaraan...

Sekda Aceh Apresiasi Universitas Almuslim, Tegaskan Mahasiswa Berorganisasi Tetap Bisa Berprestasi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, S.IP, MPA, menghadiri sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada Universitas Almuslim atas konsistensinya dalam...