Minggu, 3 Mei 2026

Jalan Belum Juga Dibangun, Perusahaan Pengolah Kelapa di Cot Batee Geulungku Terancam Ditutup

KABAR BIREUEN – Kawasan Industri Bireuen (KIB) yang luasnya mencapai ratusan hektar di Cot Batee Geulungku, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen, pada 2016 mulai dirintis dan dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa, PT. BAS. Namun, kini perusahaan tersebut teràncam Ditutup.

Persoalannya, Pemerintah Kabupaten Bireuen di bawah kepemimpinan Saifannur – Muzakkar A. Gani, belum juga merealisasi janjinya membangun jalan utama menuju kawasan industri tersebut.

Humas PT BAS, Tarmizi Age, mengungkapkan hal itu dalam rilisnya, Minggu (4/11/ 2018).

Disebutkannya, pabrik kelapa tersebut yang selama ini mempekerjakan seratusan tenaga kerja, umumnya perempuan dan pemuda setempat, sedang pikir-pikir antara tutup atau tidak.

Menurut pria yang akrap disapa Mukarram ini, sebelumnya Pemkab Bireuen berjanji akan membangun jalan menuju kawasan industri tersebut pada tahun 2018 ini. Bahkan, pernyataan tersebut dituangkan dalam sebuah surat resmi yang diserahkan kepada PT BAS. Surat itu ditanda tangani Bupati Bireuen, H. Saifannur, S.Sos dan Wakil Ketua DPRK Bireuen, Athaillah M. Saleh, MA.

Namun, setelah sekitar empat tahun pabrik kelapa itu beroperasi di sana, hingga kini Pemkab Bireuen belum juga merealisasikan janji tersebut. Hal ini menandai, sikap tidak konsistennya pemerintah setempat terhadap kebutuhan investor yang sedang mengembangkan Kawasan Industri Bireuen di Cot Batee Geulungku.

“Kami mensinyalir, pemerintah saat ini tidak peka terhadap arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo agar setiap pemerintah setempat memperhatikan kebutuhan investor,” ujar Tarmizi Age.

Menyangkut janji pemerintah Bireuen, dirinya sudah berulang kali menghubungi pihak-pihak berkaitan di pemerintah setempat, tapi sampai saat ini belum ada kejelasannya. Padahal, pemerintah sudah berjanji akan membangun jalan tersebut melalui anggaran perubahan 2018 ini.

“Kenapa kami dibohongi begini, sementara kondisi jalan makin parah,” tanya Tarmizi Age.

Menyikapi kondisi yang tidak menguntungkan ini, lelaki yang lama menetap di Denmark tersebut, meminta kepada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat untuk ikut membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi investor ini dalam upaya mengembangkan industri di Kabupaten Bireuen.

Kalau tidak segera ditangani, ini sangat merugikan invesror tersebut yang telah menanamkan modal besar di kawasan industri tersebut. Padahal, keberadaan pabrik kelapa tersebut juga menguntungkan pemerintah setempat. Salah satunya, bisa mengurangi angka pengangguran dan terbukanya peluang kerja bagi masyarakat. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dirjen LIP Apresiasi Anggota DPR TA Khalid Atas Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir Hermanto MP mengapresiasi Anggota Komisi IV DPR...

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Tren kepemilikan emas menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan mudah dijangkau. Menjawab keinginan dan kebutuhan...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

KABAR POPULER

Dedikasinya untuk Pendidikan, Dokter Athaillah A Latief Dianugerahi Penghargaan Sahabat PWI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Atas dedikasi dan kontribusinya yang konsisten dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen, dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG, dianugerahi penghargaan...

Sisa Uang Pengganti dari Terpidana Muslem Syamaun, Kajari Bireuen: Tunggu Jadwal Pelelangan KPKNL

0
KABAR BIREUEN,Bireuen- Terkait perkembangan Tindak Lanjut Uang Pengganti (UP) Terpidana Muslem Syamaun S.Sos dalam kasus penggelapan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...