Rabu, 1 Juli 2026

Jalan Belum Juga Dibangun, Perusahaan Pengolah Kelapa di Cot Batee Geulungku Terancam Ditutup

KABAR BIREUEN – Kawasan Industri Bireuen (KIB) yang luasnya mencapai ratusan hektar di Cot Batee Geulungku, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen, pada 2016 mulai dirintis dan dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa, PT. BAS. Namun, kini perusahaan tersebut teràncam Ditutup.

Persoalannya, Pemerintah Kabupaten Bireuen di bawah kepemimpinan Saifannur – Muzakkar A. Gani, belum juga merealisasi janjinya membangun jalan utama menuju kawasan industri tersebut.

Humas PT BAS, Tarmizi Age, mengungkapkan hal itu dalam rilisnya, Minggu (4/11/ 2018).

Disebutkannya, pabrik kelapa tersebut yang selama ini mempekerjakan seratusan tenaga kerja, umumnya perempuan dan pemuda setempat, sedang pikir-pikir antara tutup atau tidak.

Menurut pria yang akrap disapa Mukarram ini, sebelumnya Pemkab Bireuen berjanji akan membangun jalan menuju kawasan industri tersebut pada tahun 2018 ini. Bahkan, pernyataan tersebut dituangkan dalam sebuah surat resmi yang diserahkan kepada PT BAS. Surat itu ditanda tangani Bupati Bireuen, H. Saifannur, S.Sos dan Wakil Ketua DPRK Bireuen, Athaillah M. Saleh, MA.

Namun, setelah sekitar empat tahun pabrik kelapa itu beroperasi di sana, hingga kini Pemkab Bireuen belum juga merealisasikan janji tersebut. Hal ini menandai, sikap tidak konsistennya pemerintah setempat terhadap kebutuhan investor yang sedang mengembangkan Kawasan Industri Bireuen di Cot Batee Geulungku.

“Kami mensinyalir, pemerintah saat ini tidak peka terhadap arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo agar setiap pemerintah setempat memperhatikan kebutuhan investor,” ujar Tarmizi Age.

Menyangkut janji pemerintah Bireuen, dirinya sudah berulang kali menghubungi pihak-pihak berkaitan di pemerintah setempat, tapi sampai saat ini belum ada kejelasannya. Padahal, pemerintah sudah berjanji akan membangun jalan tersebut melalui anggaran perubahan 2018 ini.

“Kenapa kami dibohongi begini, sementara kondisi jalan makin parah,” tanya Tarmizi Age.

Menyikapi kondisi yang tidak menguntungkan ini, lelaki yang lama menetap di Denmark tersebut, meminta kepada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat untuk ikut membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi investor ini dalam upaya mengembangkan industri di Kabupaten Bireuen.

Kalau tidak segera ditangani, ini sangat merugikan invesror tersebut yang telah menanamkan modal besar di kawasan industri tersebut. Padahal, keberadaan pabrik kelapa tersebut juga menguntungkan pemerintah setempat. Salah satunya, bisa mengurangi angka pengangguran dan terbukanya peluang kerja bagi masyarakat. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Aksi Donor Darah Mahasiswa Arsitektur Umuslim, Terkumpul 40 Kantong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARU) Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengumpulkan 40 kantong darah dalam kegiatan donor darah bertajuk "Arsitektur...

Polda Aceh Ungkap 334 Kasus Curat, Curas dan Curanmor dalam Kurun Waktu Enam Bulan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh melalui Ditreskrimum dan Ditreskrimsus memaparkan hasil pengungkapan berbagai tindak pidana, mulai dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat),...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

KABAR POPULER

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...