Jafadli: Istri dan Tiga Bayi Kembar Saya Masih Nyaman di Rutan Bireuen

KABAR BIREUEN – Heboh pemberitaan tiga bayi kembar yang harus mendekam di Rutan Bireuen bersama sang ibu, Magfirah yang terkena kasus hukum penipuan CPNS 2015, membuat sejumlah pihak menyarankan dipindahkan ke rumah aman (tempat kediaman sementara) atau dilakukan penangguhan penahanan.

Karena, jika ditempatkan di rumah aman, mereka tidak diperlakukan sama seperti tahanan lain, sehingga si ibu dan tiga orang bayinya lebih nyaman dalam merawatnya.

Demikian juga dengan adanya upaya penangguhan penahanan yang difasilitasi oleh Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bireuen, termasuk mendorong pihak keluarga agar ada yang bisa menangguhkan penahanan terhadap ibu bayi, sehingga tumbuh kembang ketiga bayi tersebut terjamin

Namun, pengakuan mengejutkan justru terungkap dari ayah tiga bayi tersebut, Jafadli (29) saat ditemui Ketua Fraksi Partai Aceh DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky, Selasa (11/12/2018).

Iskandar yang telah berencana untuk menjadi salah satu penjamin untuk mengajukan penanguhan penahan dan meminta agar suami terdakwa Magfirah menyiapkan berkas-berkasnya, justru mendapatkan jawaban yang mengejutkan.

Di hadapan Iskandar, Kepala Rutan Bireuen Sofyan SH dn sejumlah wartawan, Jafadli justru menyebutkan, istri dan ketiga bayi kembarnya lebih nyaman di sini, daripada harus tinggal di luar Rutan, seperti di rumah aman di Desa Geudong-Geudong, Kota Juang, Biireuen, selama hampir dua bulan.

“Saat tinggal di rumah aman, kami sangat kerepotan mengurus tiga anak, tak ada yang bantu. Jika ingin salat juga terganggu harus mengurus ketiganya. Kalau di sini ramai yang tolong bayinya, ada yang jagaain mereka dan bantu menggendongnya,” ungkap pria yang  buruh bangunan itu.

Jadi, katanya, memang lebih baik istri dan ketiga bayi kembarnya itu tetap tinggal di Rutan saja, dan tak perlu penangguhan penahanan atau dibawa ke rumah aman. Meski kondisi Rutan sempit dan agak panas, namun banyak yang membantu menjaga ketiga buah hatinya itu.

Dia berharap, ketiga anaknya tetap sehat-sehat saja dan semua kebutuhannya bisa terpenuhi, meskipun mendekam di Rutan Bireuen.

Dikatakannya, dia juga harus mencari nafkah sebagai buruh bangunan di Banda Aceh. Sementara itu, ibunya di Peureulak juga saat ini dalam keadaan sakit.

“Kebetulan saya sedang tak ada kerjaan, jadi bisa ke  Peureulak untuk menengok ibu saya yang sakit dan merawatnya. Baru hari ini bisa ke Bireuen, kebetulan besok jadwal sidang istri saya di Pengadilan Negeri Bireuen,” jelasnya.

Jafadli menyebutkan, kasus penipuan CPNS yang dituduhkan kepada istrinya, Magfirah, terjadi pada tahun 2015 lalu. Saat itu dia belum berumah tangga dengan sang istri. Jafadli menikah dengan wanita yang telah memberinya tiga anak kembar itu tahun 2017 lalu.

“Saya tak tahu pasti bagaimana kasus yang menjerat istri saya itu dan berapa jumlah korbannya. Setahu saya hanya satu, namun kata jaksa, ada 4 korban lainnya. Selama ini, mulai dari pemeriksaan di polisi sampai ke persidangan, istri saya memang tak didampingi pengacara. Meskipun, pernah ditawari pengacara negara yaitu Pak Husein, namun dia sekarang statusnya caleg, sehingga tak jadi mendampingi istri saya,” pungkasnya. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Angka penyerapan dana Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Aceh Tahun Anggaran 2026 terus bergerak naik. Hingga Jumat malam (16/10/2026)...

Harumkan Nama Aceh di Kancah Nasional, Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara III MTQMN UNP...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dua mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) berhasil mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional dengan meraih Juara III pada ajang...

Tokoh Peusangan Raya Pertanyakan Isu Aset Wakaf Yayasan Almuslim Jadi Jaminan Uang Rp5 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Para tokoh masyarakat Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen mempertanyakan isu aset wakaf milik Yayasan Almuslim Peusangan dijadikan jaminan (agunan) bank untuk...

Kapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Baitul Izzah, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan...

0
KABAR BIREUEN,Peusangan- Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersama PJU dan personel menggelar subuh keliling di Masjid Baitul Izzah, Gampong Cot Bada Tunong,...

Bupati Bireuen Kerahkan Ekskavator Normalisasi Irigasi Lueng Asan di Simpang Mamplam

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., meninjau kondisi irigasi Lueng Asan di Kemukiman Tiga, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat...

KABAR POPULER

Tokoh Peusangan Raya Pertanyakan Isu Aset Wakaf Yayasan Almuslim Jadi Jaminan Uang Rp5 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Para tokoh masyarakat Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen mempertanyakan isu aset wakaf milik Yayasan Almuslim Peusangan dijadikan jaminan (agunan) bank untuk...

Gampong Tanjong Mesjid Juara Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7 Cup 2026

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Tim Gampong Tanjong Mesjid, Kecamatan Peusangan, berhasil keluar sebagai juara pertama  turnamen sepak bola mini soccer Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7...

Kalahkan Gandapura Lewat Adu Penalti, Jangka Juara Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, secara resmi menutup Kejuaraan Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026, dalam...

Tindak Lanjuti Usulan Bupati Mukhlis, Kemendagri Serahkan Lima Ekskavator untuk Penanganan Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima lima unit alat berat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung percepatan penanganan banjir, pengerukan...

Dua Prodi di Umuslim Raih Hibah PP-PTS 2026, Perkuat Laboratorium Digital dan Robotik

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Almuslim (Umuslim) kembali memperoleh dukungan pendanaan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Dua program studinya, yakni Teknik Sipil dan Informatika,...