KABAR BIREUEN- Kegiatan Islamic Games ini, diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan generasi qurani yang gemilang di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Dengan tujuan membumikan Al-Quran hingga ke pelosok seluruh gampong dalam Kecamatan Juli khususnya dan kecamatan-kecamatan lain pada umumnya.

Hal itu disampaikan Camat Juli Doli Mardian SE, M.S.M pada malam penutupan rangkaian kegiatan pelombaan Islamic Games se Kecamatan Juli, di halaman Kantor Camat setempat, Minggu (28/7/2019) malam.

Dalam kesempatan itu, Doli Mardian menghimbau kegiatan seperti ini hendaknya dapat digelar juga di tingkat gampong setiap tahunnya, dengan harapan dapat terus memotivasi generasi muda dalam belajar dan memahami Al Quran.

Quran harus benar-benar menjadi pedoman hidup ditengah derasnya arus globalisasi sekarang ini. Untuk itu, peran para orang tua, guru dan masrayakat di gampong gampong sangat besar untuk mendorong anak anak kita belajar Al Quran, memahami dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari hari.

“Sehingga kedepan lahir generasi gemilang yang selalu berpedoman pada Al Quran. Ini tugas kita bersama,” kata Camat Juli ini.

Doli berpesan, siapapun yang menjadi jaura dalam kegiatan ini, jangan cepat berpuas hati dan yang belum berhasil jangan putus asa, terus belajarlah untuk lebih meningkatkan kemampuan kalian.

Atas nama Pemerintah Kecamatan Juli dia mengucapkan terimakasih, kepada Mahasiswa Unsyiah selaku Panitia, Muspika Juli, Dewan Hakim, keuchik dalam wilayah Kecamatan Juli serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan partisipasinya, hingga event ini dari awal hingga akhir pelaksanaannya berjalan sukses dan kondusif seperti yang diharapkan bersama.

“Insya Allah di Kecamatan Juli bakal lahir qari dan qariah terbaik yang akan mengharumkan nama daerah di ajang Kabupaten. Provinsi. Nasional, bahkan Internasional,” katanya.

Disisi lain, Camat Juli ini juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program KKN mahasiswa Unsyiah Banda Aceh di Kecamatan Juli.

“Kita dukung penuh pengabdian mahasiswa KKN. Namun kegiatan KKN ini hendaknya tidak sebatas untuk memenuhi unsur akademis semata. Jadi, harus benar-benar ada manfaat ganda baik bagi kampus, masyarakat, dan pemerintah,” kata orang nomor satu di Kecamatan Juli.

Ketua Panitia Kegiatan, Indra Wahyudi kepada Kabar Bireuen menjelaskan, setiap peserta yang menjadi juara 1.2 dan 3 pada masing-masing cabang yang diperlombakan dalam event Islamic Games ini memporoleh hadiah, berupa Piala. Sertifikat dan uang pembinaan.

Alhamdulillah dengan persiapan yang singkat, kita dapat melaksanakan kegiatan syiar Islam ini dengan sempurna, sukses dan kondusif, meski masih terdapat kekurangan disisi lain selama kegiatan ini berlangsung.

“Semua tidak terlepas dukungan dan bantuan dari Pemerintah Kecamatan Juli, Muspika Juli, Pemerintah Gampong, Unsur Lembaga Gampong, dan mayarakat gampong se Kecamatan Juli, ” kata Indra Wahyudi.

Untuk di ketahui, kegiatan ini digelar mahasiswa Unsyiah yang melaksanakan KKN di 33 gampong dalam wilayah Kecamatan Juli ini, berlangsung selama dua hari (27-28/7/2019) diikuti 223 peserta putra dan putri utusan dari 33 gampong dari 36 gampong yang ada dalam wilayah Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,

Memperlombakan 5 cabang mata lomba, yaitu Lomba Azan tingkat SD/MI. Lomba Pidato tingkat SMP/MTs. Tilawah tingkat SD/MI.Lomba Hafalan Surah Pendek tingkat SD/MI dan Lomba Cerdas Cermat tingkat SMP/MTs. (Herman Suesilo)

BAGIKAN