KABAR BIREUEN-Ada tiga kasus menonjong sepanjang tahun 2019 di wilayah hukum Polres Bireuen.

Ketiga kasus tersebut adalah, pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api terhadap mobil box yang membawa rokok, kasus Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Abu Razak serta penangkapan Yandi, pelaku penyebar video rasis dan memiliki senpi.

Demikian diungkapkan Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK, M.Si dalam konferensi pers akhir tahun 2019 di Mapolres setempat, Selasa sore (31/12/2019).

Kapolres  yang didampingi Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah SIk, Kasat Narkoba, Ipda M. Nazli SH,MH, Kasat Lantas, Iptu Sandy Titah Nugraha SIK menyebutkan, kasus menonjol, curas menggunakan senpi pada perampokan mobil box yang mengangkut rokok yang terjadi pada awal Januari 2019 lalu di peudada dan berhasil menangkap pelaku pada Maret 2019.

Selanjutnya berhasil mengungkap kasus Kelompok kriminal bersenjata pimpinan Abu Razak, pada Kamis 19 September 2019 serta penangkapan Yahdi  bersama ajudannya (RD) pada Kamis 7 November 2019 di Cot Rabo Baroh, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Sementara untuk kasus narkoba, pada tahun 2019, polisi menyita barang bukti ganja seberat 58.445,46 gram, sementara sabu sebanyak 5.043,72 gram, dengan 77 perkara.

Dimana, katanya, tersangka sabu sebanyak 96 orang dan ganja 11 tersangka. Yang sudah P21, 66 kasus, 11 kasus dalam proses penyelidikan,” sebutnya.

“Polisi komit dan tegas untuk memberantas narkoba dan menjerat siapaun pelakuknya , termasuk anggota Polri. Salah seorang Anggota Polres Biruren yang terlibat narkoba yaitu Brigadir M divonis 7 tahun,” sebutnya. (Ihkwati)

 

BAGIKAN