KABAR BIREUEN – Bus antar linto baro (mempelai pria) dari Desa Teupin Punti, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara yang mengalami kecelakaan, Sabtu (28/10/2017) menjelang magrib di Jalan Bireuen – Takengon, kawasan Krueng Simpo, Kecamatan Juli (Km 21), mengakibatkan 28 orang korban luka berat dan ringan.
Menurut informasi diperoleh Kabar Bireuen, 28 orang korban yang mengalami kecelakaan bus rombongan antar linto baro saat kembali dari Singgah Mulo, Bener Meriah, baik luka berat maupun ringan, ditangani di RSUD dr Fauziah Bireuen, Puskesmas Juli I dan Rumah Sakit Jeumpa Hospital.
Adapun korban yang ditangani di RSUD dr Fauziah Bireuen, yaitu, Rasyidin (33), supir bus mengalami patah kaki, Zainuddin (28), kernet. Berikut, Nurmina (37), Desa Keutapang, Syamtalira Aron, Mursyidah (39), Ardina (35), luka ringan, Walidin (67) luka berat.
Selanjutnya, Khatijah (52) luka di dada, Jailani (45) luka di dada, Safriati (30) luka lecet, Nurazizah, Nurdin, Sakdiah Ismail (48), Yusnaini (42), Muhammad Rifki (25), Meriana (30) luka kaki, Fajar (5), anak Meriana, Dilla (17), Mahani (52) luka berat, Putri Aulia Andini (12), Zikri Fahreza (11) dan Rosfita.
Kemudian korban di Puskesmas Juli I , Alam Suryan (60), Rafiski (1,5), Misna (26), Nasruddin Ilyas (45), Marhani (58), Nurfazilah (16), Yusnidar (31) dan satu orang di RS Jeumpa Hospital atas nama Alan Suniar (60).
Dari peristiwa ini, awak media ini belum memperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian, terkait penyebab kecelakaan bus tersebut. Apakah benar bus berbadan sedang Nuri Jaya yang bernomor polisi BL 7347 NB remnya tidak berfungsi saat turun tanjakan di kawasan Krueng Simpo atau ada penyebab lain. (Rizanur)








