KABAR BIREUEN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bireuen, menggelar upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke 48, HUT PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2019.

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Jumat (29/11/18) pagi, dengan pembina upacara, Wakil Bupati Bireuen, Dr. Muzakkar A Gani, SH.,M.Si.

Pada kesempatan itu Muzakkar Agani membacakan pidato Presiden dan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI.

Dalam pidato tertuli Presiden RI, Wakil Bupati Bireuen menyampaikan, sebagai sebuah Korps Profesi, Korpri juga harus mampu mewujudkan Jiwa Korps Aparatur Sipil Negara yang menjadi perekat dan pemersatu bangsa.

Jiwa Korps ini harus terus dijaga meskipun dalam suasana politik apapun, karena Korpri bukan organisasi politik tetapi merupakan organisasi kedinasan yang berfokus pada penyelenggaraan pemerintahan untuk memastikan setiap target dan tujuan yang sudah ditetapkan dapat terwujud dengan baik.

“Anggota Korpri saya minta terus fokus, tetap fokus dan selalu fokus kepada pencapaian tujuan bernegara, karena pengabdian setiap anggota Korpri adalah tegak lurus terhadap bangsa dan bernegara,” bacanya.

Tema HUT Korpri yang ke-48 ini yaitu Korpri Melayani, Berkarya dan Menyatukan Bangsa. Semakin ke depan, harapan masyarakat terhadap kualitas layanan publik akan semakin tinggi.

Selanjutnya dibacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, antara lain disebutkan, Tugas Guru Indonesia adalah yang termulia sekaligus yang tersulit. Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.

“Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada Anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia,” katanya.

Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama. Besok, di manapun Anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas.

Hadir pada upacara tersebut antara lain, Ketua DPRK Bireuen, unsur Forkompimda, Sekda Bireuen, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Kepala Bagian dan Camat di Lingkungan Pemkab Bireuen, Kepala Kantor Kementerian Agama  Bireuen, Kepala Sekolah di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Pemerhati Pendidikan dan Pelajar. (Ihkwati).