Selasa, 30 Juni 2026

HRD Bersuara Karena Peduli pada Bireuen, Bukan Ingin Menjatuhkan

KABAR BIREUEN, Bireuen — Kritik konstruktif terhadap jalannya pembangunan di Kabupaten Bireuen seharusnya tidak direspons dengan sikap defensif, melainkan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Pandangan itu disampaikan seorang pemuda Bireuen, Muhammad Rajief, S.H., M.H, kepada wartawan, Rabu (22/10/2025), menanggapi pernyataan Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), terkait lambannya penyusunan Detail Engineering Design (DED) sejumlah proyek pembangunan di Bireuen.

Menurut Rajief, kritikan dari HRD sebagai wakil rakyat merupakan bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional, bukan menyerang pemimpin daerah setempat. Alumnus Pascasarjana Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe ini menilai, justru dengan adanya kritik, arah kebijakan dapat lebih tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

BACA JUGA: Proyek Peningkatan Jalan Blang Mane–Matangglumpangdua Senilai Rp21 Miliar Segera Dikerjakan, HRD Minta Jangan Dicat Hijau

“Pernyataan HRD tentang lambannya DED bukan untuk menjatuhkan siapa pun, melainkan untuk memperbaiki arah kebijakan agar sesuai dengan kebutuhan rakyat. Kritik itu seharusnya diterima secara terbuka, bukan dihadapi dengan sikap defensif,” tegas Rajief.

Sudahi Narasi Awak Talo 

Dia juga menyoroti adanya pihak-pihak yang menuding kritik terhadap pemerintah daerah sebagai tindakan tendensius atau upaya menciptakan kegaduhan politik. Pandangan semacam itu dianggap keliru dan berpotensi menyesatkan publik.

“Jangan semua orang yang mengkritik kepemimpinan Bupati Bireuen dianggap karena awak talo (orang kalah) pada Pilkada 2024 lalu, dan kritiknya dianggap sebagai serangan terhadap awak meunang (orang menang). Pilkada sudah berakhir, sekarang saatnya awak talo dan awak meunang bersatu membangun Bireuen,” harap Rajief.

Dia menegaskan, pembangunan daerah bukan sekadar proyek fisik, tetapi menyangkut tata kelola pemerintahan yang cepat, transparan, dan berpihak kepada rakyat. Karena itu, menutup ruang kritik sama saja dengan menghambat kemajuan daerah.

BACA JUGA:  HRD Siap Bawa Pulang Dana APBN, Asal Pemkab Bireuen Bersedia Buat DED

“Bireuen butuh kerja sama semua pihak. Pemerintah Kabupaten Bireuen harus terbuka terhadap masukan, karena kritikan adalah bentuk kepedulian, bukan permusuhan,” kata Rajief menambahkan.

Menurut Rajief, HRD tetap konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Bireuen di tingkat nasional. Dia terus berupaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar Bireuen memperoleh perhatian dalam program-program infrastruktur strategis.

“Dalam politik yang sehat, diam adalah kelalaian, sedangkan kritik adalah bentuk kepedulian. Mari bersatu membangun Bireuen tanpa lagi membawa narasi awak talo dan awak meunang,” ajak Muhammad Rajief. (Suryadi) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polda Aceh Ungkap 334 Kasus Curat, Curas dan Curanmor dalam Kurun Waktu Enam Bulan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh melalui Ditreskrimum dan Ditreskrimsus memaparkan hasil pengungkapan berbagai tindak pidana, mulai dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat),...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

KABAR POPULER

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...