HRD Bersuara Karena Peduli pada Bireuen, Bukan Ingin Menjatuhkan

KABAR BIREUEN, Bireuen — Kritik konstruktif terhadap jalannya pembangunan di Kabupaten Bireuen seharusnya tidak direspons dengan sikap defensif, melainkan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Pandangan itu disampaikan seorang pemuda Bireuen, Muhammad Rajief, S.H., M.H, kepada wartawan, Rabu (22/10/2025), menanggapi pernyataan Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), terkait lambannya penyusunan Detail Engineering Design (DED) sejumlah proyek pembangunan di Bireuen.

Menurut Rajief, kritikan dari HRD sebagai wakil rakyat merupakan bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional, bukan menyerang pemimpin daerah setempat. Alumnus Pascasarjana Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe ini menilai, justru dengan adanya kritik, arah kebijakan dapat lebih tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

BACA JUGA: Proyek Peningkatan Jalan Blang Mane–Matangglumpangdua Senilai Rp21 Miliar Segera Dikerjakan, HRD Minta Jangan Dicat Hijau

“Pernyataan HRD tentang lambannya DED bukan untuk menjatuhkan siapa pun, melainkan untuk memperbaiki arah kebijakan agar sesuai dengan kebutuhan rakyat. Kritik itu seharusnya diterima secara terbuka, bukan dihadapi dengan sikap defensif,” tegas Rajief.

Sudahi Narasi Awak Talo 

Dia juga menyoroti adanya pihak-pihak yang menuding kritik terhadap pemerintah daerah sebagai tindakan tendensius atau upaya menciptakan kegaduhan politik. Pandangan semacam itu dianggap keliru dan berpotensi menyesatkan publik.

“Jangan semua orang yang mengkritik kepemimpinan Bupati Bireuen dianggap karena awak talo (orang kalah) pada Pilkada 2024 lalu, dan kritiknya dianggap sebagai serangan terhadap awak meunang (orang menang). Pilkada sudah berakhir, sekarang saatnya awak talo dan awak meunang bersatu membangun Bireuen,” harap Rajief.

Dia menegaskan, pembangunan daerah bukan sekadar proyek fisik, tetapi menyangkut tata kelola pemerintahan yang cepat, transparan, dan berpihak kepada rakyat. Karena itu, menutup ruang kritik sama saja dengan menghambat kemajuan daerah.

BACA JUGA:  HRD Siap Bawa Pulang Dana APBN, Asal Pemkab Bireuen Bersedia Buat DED

“Bireuen butuh kerja sama semua pihak. Pemerintah Kabupaten Bireuen harus terbuka terhadap masukan, karena kritikan adalah bentuk kepedulian, bukan permusuhan,” kata Rajief menambahkan.

Menurut Rajief, HRD tetap konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Bireuen di tingkat nasional. Dia terus berupaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar Bireuen memperoleh perhatian dalam program-program infrastruktur strategis.

“Dalam politik yang sehat, diam adalah kelalaian, sedangkan kritik adalah bentuk kepedulian. Mari bersatu membangun Bireuen tanpa lagi membawa narasi awak talo dan awak meunang,” ajak Muhammad Rajief. (Suryadi) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Upacara Peringatan HUT ke-27 Bireuen, Bupati Mukhlis Ajak Semua Elemen Bersinergi Bangun Daerah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dan gotong royong untuk mendorong pembangunan daerah yang...

BSI Perkuat Akses Pembiayaan dan Sertifikasi Halal UMKM Aceh, Siapkan 275 Kuota

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Regional Aceh memperkuat dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)...

Inovasi Air Buangan untuk Sawah Petani, Kadistanbun Bireuen Dampingi TA Khalid Kunjungi Water Intake...

0
KABAR BIREUEN,Kuta Blang – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Ir. H....

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Mutasi 199 Personel di Tubuh Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Polri melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam...

KABAR POPULER

Bupati Mukhlis Tutup Rangkaian Perlombaan Semarakkan HUT ke-27 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T secara resmi menutup rangkaian kegiatan perlombaan dalam rangka peringatan  Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27...

TA Khalid: Masa Pemerintahan Presiden Prabowo Harga Pupuk Bersubsidi Paling Murah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Mulai tahun 2025, Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tingkat pengecer sebesar 20 persen. "Pada masa Presiden...

Perkuat Perkaderan, HMI Bireuen Gelar Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam di Krueng Simpo

0
KABAR BIREUEN, Juli - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menggelar kegiatan Follow Up Pamungkas dan Kenduri Alam bagi kader dan keluarga besar di...

Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 17 Tim Ikuti Lomba Toet Budee Trieng Piala Bupati

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 17 tim perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kabupaten Bireuen mengikuti Lomba Toet...

Inovasi Air Buangan untuk Sawah Petani, Kadistanbun Bireuen Dampingi TA Khalid Kunjungi Water Intake...

0
KABAR BIREUEN,Kuta Blang – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dr. Ir. H....