Senin, 15 Juni 2026

Heboh Sajadah untuk Alas Kaki Tim Akreditasi di RSUD dr Fauziah, Ini Tanggapan Sejumlah Pihak

KABAR BIREUEN- Beredarnya foto Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) RS. Fauziah Bireuen yang berjalan diatas sajadah yang dibentangkan di halaman rumah sakit menjadi viral di media sosial, sejumlah pihak menyesalkan  tindakan tersebut.

Dalam foto yang telah tersebar luas tersebut, terlihat seorang lelaki dan seorang perempuan tampak berjalan di atas sajadah hijau saat penyambutan tim akreditasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Fauziah Bireuen, Kamis (14/12/2017) lalu.

Tak ayal, hal itu menimbulkan reaksi dari publik dan pengguna media sosial. Mereka mengecam dan menyesalkan pihak Rumah Sakit dan panitia penyambutan sampai melakukan hal tersebut.

Hal itu seperti diungkapkan Sekretaris Umum  Forum Komunikasi Mahasiswa Bireuen (FKMB), Arifandi Sabtu (16/12/2017), yang menilai hal itu kurang beretika.

Namun banyak Pegawai Negeri dan tamu undangan hanya menonton saja tatkala melihat hal tersebut, rasanya tidak ada yang salah dengan penggunaan sajadah tersebut.

“Semoga saja ini menjadi pengalaman untuk semua pihak agar tidak memakai sajadah sebagai bahan injakan sepatu kulit tersebut,” katanya.

Hal yang senada diungkapkan Ketua Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan Aceh (LEMKASPA) Aceh, Samsul Bahri, Sabtu (16/12/2017) yang mengecam keras penggunaan sajadah sebagai alas kaki dalam acara  penyambut tim Akreditasi Rumah Sakit RSUD dr Fauziah Bireuen.

Dikatakannya, hal itu sangat melukai hati masyarakat Aceh yang menjungjung tinggi nilai-nilai keislaman. Apa yang dipertontonkan oleh pihak panitia penyambutan tim Akreditasi. Pihak Rumah Sakit RSUD dr Fauziah Bireuen tersebut dengan menggelar sajadah sebagai alas kaki untuk penyambutan tim akreditas dari pusat.

“Ini tidak perlu terjadi, masih ada alternatif lain sebagai alas untuk tamu yang akan menilai rumah sakit tersebut. Kita minta pihak terkait untuk memanggil panitia penyambutan dan meminta klarifikasi mengenai hal tersebut,” katanya.

Dia berharap kepada semua pihak untuk lebih hati-hati dalam memakai sesuatu yang berhubungan dengan atribut agama.

Terkait hebohnya penggunaan sajadah untuk alas kaki penyambutan tim akreditasi, Wakil Bupati Bireuen Dr. Muzakkar A. Gani SH., M.Si menulis pernyataannya di Grup WhatApss Bireuen Pers Club, Sabtu (16/12/2017).

“Ya seharusnya kalau ingin menyambut dengan baik biasa menggunakan “Karpet Merah” nanti segera akan kami minta klarifikasi dari Direktur RSU  dr Fauziah dan panitia agar ke depan lebih hati-hati dan selektif karena tujuan baik tapi cara yang salah akan berdampak tidak baik. Terima kasih atas kontrol teman salam,” tulisnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Mukhtar MARS yang dikonfirmasi Kabar Bireuen, Sabtu (16/12/2017) meminta maaf atas kejadian tersebut, hal itu bukan kesengajaan.

“Karena, tak ada dalam skenario menggelar karpet (sajadah -Red)  untuk penyambutan tim akreditasi,” sebutnya. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Tingkatkan Kompetensi, Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

0
KABAR BIREUEN, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini menjadi bagian dari upaya...

KABAR POPULER

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Dikunjungi Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia, Pabrik Kelapa di Bireuen

0
KABAR BIREUEN -  Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia Dr, Ir. Agus Wahyudi, MM serta rombongan berkunjung ke pabrik berbahan...

Buka Lomba SKJ Tingkat Pelajar dan Mahasiswa, Ketua TP-PKK Bireuen Ajak Generasi Muda Budayakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 12 tim dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Bireuen ambil bagian dalam Lomba Senam Kesegaran Jasmani (SKJ)...