Sabtu, 17 Januari 2026

Hasil Penggalangan Dana, Pengurus GARAM Serahkan Bantuan untuk Dayah Bustanul Huda

KABAR BIREUEN-Komunitas Facebook Grup Anak Rantau Acheh Malaysia (GARAM) menyerahkan bantuan untuk Dayah  Bustanul Huda Desa Alue Cek Doi, Kecamatan Julok, Aceh Timur.

Bantuan tersebut diterima diterima Tgk H Muhammad Ali bin Tgk H Abdul Muthalleb yang akrab disapa Abu Paya Pasi, Minggu (26/2017) di komplek dayah tersebut, yang diserahkan pengurus Grup GARAM , Samsuddin atau Sam Diego, ditemani Junaidi Rios serta  Adi Kana Harapan Jaya.

Bantuan itu untuk membantu pembangunan rumah dewan guru yang sempata terbakar pada Minggu 29 Oktober  2017 lalu di komplek dayah tersebut sebanyak Rp18.600. 000.

Sam Diego kepada Kabar Bireuen, Senin (27/11/2017) menyebutkan, Abu Paya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan GARAM.

“Beliau juga mendoakan agar pengurus dan anggota GARAM serta donatur yang telah memebrikan sedekah atau sukmbangan tersebut agar rezekinya berkah,” sebut Sam Diego.

Dikatakannya, bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan GARAM, dengan pengurus grup terdiri dari 4 orang, yaitu Sam Diego, Muhd Nabil Ady Gm,Tetamu Senja, dan Sah Putra Sah, dilakukan selama satu bulan lebih melalui dunia maya, bantuan itu diserahkan atau dikirim ke rekening resmi grup.

“Kita pengurus GARAM sangat transparan dalam pengelolaan dan penyaliran bantuan dari rekan-rekan grup yang telah disumbangkan. Ini sekaligus menjawab fitnah yang beredar selama ini jika kami tak transparan. Ini amanah dari penyumbang yang harus kami serahkan kepada penerimanya. Jadi tak ada dana sedekah yang kami pakai untuk kebutuhan pribadi,”  jelas Sam Diego.

Dia mendoakan bantuan yang telah disumbangakan oleh pengurus maupun anggota grup menjadi amalan dan bermanfaat serta memberikan keberkahan.

Pada kesempatan itu, Sam Diego juga menyampaikan dalam rangka ulang Tahun grup GARAM  pada 12 Desember 2017 akan memberikan sumbangan untuk anak yatim.

Sumbangan kepada anak yatim di sejumlah kabupaten di Aceh itu, kata Sam Diego merupakan hasil penjualan baju kaos GARAM, dimana RM10 dari hasil penjualan disumbangkan untuk membantu anak yatim.

“Sampai saat ini sudah terkumpul sebanyak RM 2.270 atau Rp 7.200.00, kita masih akan menerima sumbangan dari anggota Grup atau donatui lainnya sampai 5 Desember 2017,” katanya. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

KABAR POPULER

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...