Sabtu, 30 Mei 2026

Hak Korban Bencana Diabaikan, Perkumpulan Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Siap Gelar Unjuk Rasa di Kantor Bupati Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen – Empat bulan pascabencana banjir, sejumlah korban di Kabupaten Bireuen masih bertahan di tenda darurat tanpa kejelasan bantuan. Kondisi ini memicu reaksi keras dari Perkumpulan Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Bireuen. Ormas tersebut mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa jika hak-hak korban tidak segera dituntaskan.

Ketua DPD Perkumpulan Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Bireuen, Nur Adnaini, mengungkapkan, hingga kini masih ada korban banjir, termasuk yang mengungsi di halaman Kantor Bupati Bireuen, belum terdata sebagai penerima bantuan. Akibatnya, mereka tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Nur Adnaini saat mengunjungi para pengungsi korban banjir di pekarangan Kantor Bupati Bireuen, Minggu (29/3/2026). Para anggota ormas itu juga memasak aayur kuah pliek bersama pengungsi di sana.

BACA JUGA: Korban Banjir Geruduk Kantor Bupati Bireuen

“Korban banjir yang kehilangan rumah atau mengalami kerusakan berat belum mendapatkan hak yang seharusnya. Mereka terpaksa tinggal di tenda di halaman kantor bupati. Ini menunjukkan kegagalan Pemkab Bireuen dalam menangani korban bencana,” tegasnya.

Menurut Nur Adnaini, instruksi Presiden terkait penanganan korban banjir seharusnya dijalankan tanpa pengecualian. Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih banyak korban yang belum tersentuh bantuan.

Perkumpulan Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Bireuen foto bersama pengungsi di pekarangan Kantor Bupati Bireuen. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Ia mendesak pemerintah pusat untuk segera turun tangan dengan mengirim tim investigasi guna mengaudit data penerima bantuan serta penggunaan anggaran. Langkah ini dinilai penting agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Kami berharap ada audit menyeluruh terhadap data dan anggaran, sehingga hak korban tidak lagi terabaikan,” ujarnya.

Senada dengan itu, juru bicara Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Bireuen, Iskandar, menilai pemerintah daerah gagal menjalankan instruksi presiden. Ia menyoroti belum tersedianya hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap) bagi korban yang kehilangan tempat tinggal.

BACA JUGA: Tuntut Huntara, Pengungsi Korban Banjir Dirikan Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen

“Seharusnya korban sudah dipindahkan ke huntara atau huntap. Namun kenyataannya, mereka masih tinggal di tenda hingga sekarang,” katanya.

Iskandar menyebutkan, jika dalam waktu dekat tidak ada penyelesaian konkret, pihaknya akan mengerahkan massa dalam jumlah lebih besar untuk menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bireuen.

“Jika masalah ini tidak segera dituntaskan, kami akan membawa massa lebih banyak untuk mendatangi Kantor Bupati Bireuen,” tegasnya. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Perkuat Solidaritas Profesi, PPNI Bireuen Bagikan Daging Qurban untuk Pengurus

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bireuen membagikan daging qurban untuk pengurus DPD dan para Ketua DPK se-Kabupaten Bireuen. Pembagian...

Mahkamah Syar’iyah Bireuen Sembelih 11 Sapi dan Seekor Kambing Kurban

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mahkamah Syar’iyah Bireuen menyembelih 11 ekor sapi dan seekor kambing kurban pada Sabtu (30/5/2026) dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447...

Salurkan Ratusan Paket Kurban dan Santunan Yatim, Bupati Bireuen Apresiasi Lembaga Internasional Hasene Jerman

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyambut hangat kunjungan dan aksi kemanusiaan dari lembaga sosial internasional asal Jerman, Hasene International, dalam...

Sembelih 12 Hewan Kurban, Panitia Bagikan 508 Kupon Daging kepada Warga Gampong Geudong-Geudong

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Proses pembagian daging kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah /2026 Masehi, di Gampong (Desa) Geudong-Geudong, Kecamatan Kota...

Enam Ekor Sapi Kurban Disembelih Warga Dusun Bireuen Timu dan Dusun Bakti

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Warga Dusun Bireuen Timu dan Dusun Bakti Gampong (Desa) Bandar Bireuen, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, melakukan penyembelihan hewan kurban...

KABAR POPULER

Selaras dengan Program Kadisdik Aceh Murthalamuddin, Plt. Kacabdisdik Bireuen Apresiasi Lonjakan Kelulusan SNBT 2026:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Capaian luar biasa kembali ditorehkan dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen. Berdasarkan pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026, sebanyak...

Mahkamah Syar’iyah Bireuen Sembelih 11 Sapi dan Seekor Kambing Kurban

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mahkamah Syar’iyah Bireuen menyembelih 11 ekor sapi dan seekor kambing kurban pada Sabtu (30/5/2026) dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447...

Salurkan Ratusan Paket Kurban dan Santunan Yatim, Bupati Bireuen Apresiasi Lembaga Internasional Hasene Jerman

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyambut hangat kunjungan dan aksi kemanusiaan dari lembaga sosial internasional asal Jerman, Hasene International, dalam...

Warga Dusun Kommes Sembelih 22 Hewan Kurban, Tiga Ekor Sapi Berasal dari Lembaga Amal...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Warga Dusun Kommes, Gampong Bireuen Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat pada Hari Raya...

Enam Ekor Sapi Kurban Disembelih Warga Dusun Bireuen Timu dan Dusun Bakti

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Warga Dusun Bireuen Timu dan Dusun Bakti Gampong (Desa) Bandar Bireuen, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, melakukan penyembelihan hewan kurban...