Hadiah Ulang Tahun DKPP ke-13, Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi Bireuen Kirim Surat Terbuka Desak Pemecatan Komisioner KIP Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen– Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi Kabupaten Bireuen mengirimkan surat terbuka kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia, Kamis (12/6/2025).

Surat No: 02/GSPD-Bireuen/VI/2025 berisikan desakan tegas untuk pemecatan Komisioner KIP Bireuen dan evaluasi etik atas Panwaslih yang mencabut laporan.

Koordinator Umum Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi Kabupaten Bireuen, Muhammad Rajief kepada wartawan menyebutkan, Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi Kabupaten Bireuen hari ini, 12 Juni 2025, bertepatan 13 tahun Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI DKPP,  memberikan hadiah ulang tahun berupa surat terbuka.

Ini terkait pencabutan laporan oleh Panwaslih Kabupaten Bireuen atas dugaan pelanggaran kecurangan yang dilakukan oleh KIP Kabupaten Bireuen.

“Kami meminta bahwa penarikan laporan dari Panwaslih Bireuen tidak menghentikan proses terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh KIP Bireuen,” sebutnya.

Hari ini, tambahnya, Bireuen adalah cerminan atas kejadian kecurangan politik dan ini merupakan investasi kita bersama.

“Kami mengajak semua elemen untuk mendukung. Ini bukan kepentingan pribadi atau kelompok, tapi ini kepentingan untuk demokrasi, khususnya di Bireuen,” katanya.

Dikatakannya, surat terbuka kepada DKPP itu didasarkan atas keprihatinan dan ketegasan, apa yang terjadi dalam sidang etik DKPP perkara nomor 82-PKE-DKPP/II/2025 adalah puncak dari krisis integritas dan kemunduran etika dalam penyelenggaraan pemilu.

Penghentian sepihak sidang oleh DKPP pada 28 Mei 2025, hanya karena pencabutan laporan oleh Ketua dan Anggota Panwaslih Bireuen, tanpa dasar moral dan penjelasan publik yang memadai, adalah preseden buruk.

Ini mempermalukan seluruh proses pengawasan pemilu yang seharusnya menjadi tonggak demokrasi yang bersih dan berintegritas.

Gerakan Sipil Peduli Demokrasi Kabupaten Bireuen menilai:

• Laporan dugaan pelanggaran etik oleh lima Komisioner KIP Bireuen yang menyangkut netralitas dan dugaan manipulasi debat publik Pilkada 2024 merupakan pelanggaran serius yang tidak dapat dibatalkan begitu saja oleh pencabutan laporan.

• Dugaan penukaran pertanyaan dalam amplop tersegel dan keterlibatan dengan penyelenggara acara adalah bentuk pengkhianatan terhadap prinsip keadilan pemilu.

• Ketua dan anggota Panwaslih Kabupaten Bireuen, selaku pengadu, justru telah melakukan tindakan tidak etis dengan menarik kembali laporan tanpa argumentasi transparan, mencederai kepercayaan publik, dan memberi ruang terhadap dugaan adanya kompromi atau tekanan politik.

• DKPP, sebagai penjaga marwah etik pemilu, gagal menunjukkan ketegasan prinsip dengan langsung menutup sidang, alih-alih melanjutkan proses untuk kebenaran substantif meskipun laporan dicabut.

Maka, dengan ini Gerakan Sipil Peduli Demokrasi Kabupaten Bireuen menyampaikan tuntutan konkrit sebagai berikut:

1. DKPP wajib melanjutkan pemeriksaan etik secara independen dan terbuka.

BACA JUGA :

GeRAK Kecam Pencabutan Laporan Dugaan Pelanggaran Etik KIP Bireuen

Meski laporan telah dicabut, DKPP tetap memiliki mandat etik untuk menyidangkan dan menyimpulkan perkara berdasarkan data awal yang telah teregistrasi dan fakta publik. Etik tidak tunduk pada manipulasi prosedural.

2. Dorong pemecatan lima komisioner KIP Bireuen

Kami mendesak agar DKPP menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap Saiful Hadi, Safrizal, Muhammad Abrar, Darmawan, dan Izudin, serta memberi hukuman tambahan berupa larangan seumur hidup menjadi penyelenggara pemilu dalam bentuk apa pun.

3. Periksa dan hukum Panwaslih Bireuen atas pencabutan laporan tanpa dasar publik

Ketua dan empat anggota Panwaslih Bireuen (Agusni, Banta Husen, Desi Safnita, Muzammil, dan Rifani) harus diperiksa oleh DKPP karena telah mencabut laporan secara diam-diam dan melukai prinsip transparansi. Kami mendesak pemberian sanksi etik berat, termasuk pemecatan dan larangan menjadi pengawas pemilu di masa depan.

4.  Publikasikan hasil pleno DKPP terkait pencabutan laporan secara terbuka.

Rapat pleno DKPP sebagaimana disebutkan oleh majelis hakim tidak bisa berlangsung dalam ruang tertutup tanpa pertanggungjawaban ke publik.

Gerakan Sipil Peduli Demokrasi Kabupaten Bireuen menuntut laporan dan hasil rapat pleno diumumkan terbuka kepada rakyat.

DKPP adalah benteng terakhir akuntabilitas moral dalam pemilu. Jika benteng ini ambruk karena ketundukan pada kepentingan politik dan kompromi internal, maka pemilu yang adil tinggal mitos, dan demokrasi lokal akan menjadi panggung transaksional elit.

Gerakan Sipil Peduli Demokrasi Kabupaten Bireuen tidak akan berhenti menyuarakan kebenaran. Demokrasi harus dibela, bukan dinegosiasikan.

Selain untuk DKPP, Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi Kabupaten Bireuen juga mengirimkan surat terbuka kepada Kejaksaan Agung RI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. (Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Rakerwil ke-II PW APRI Aceh Berakhir, Ini Hasil Rekomendasinya

0
KABAR BIREUEN, Aceh Besar - Rakerwil ke-II PW APRI Aceh yang berakhir pada Minggu (4/10/2026) di Hotel Madinatul Zahra, Lampeunurut, Aceh Besar, menghasilkan sejumlah...

Menang 2-1 atas Jeumpa, Samalanga Melaju ke Perempat Final Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Tim sepak bola Kecamatan Samalanga lolos ke perempat final atau delapan besar Kejuaran Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026,...

Pendaftaran Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031 Dibuka, Bakal Calon Wajib Kantongi Dukungan Minimal 32...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pendaftaran bakal calon (balon) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Aceh periode...

Kolaborasi dengan Sanggar Meuligoe Jeumpa, Disdikbud Gelar Lomba Mewarnai dan Melukis Meriahkan HUT ke-27...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen berkolaborasi dengan Sanggar Meuligoe Jeumpa menyelenggarakan Lomba Mewarnai dan...

Puluhan Anak PAUD Antusias Ikuti Lomba Mewarnai HUT ke-27 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Puluhan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Bireuen sangat antusias mengikuti lomba mewarnai dalam rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-27...

KABAR POPULER

Menang 2-1 atas Jeumpa, Samalanga Melaju ke Perempat Final Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Tim sepak bola Kecamatan Samalanga lolos ke perempat final atau delapan besar Kejuaran Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026,...

Ratusan Pengunjung Saksikan Malam Pentas Seni Meriahkan HUT ke-27 Bireuen di Halaman Pendopo

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan pengunjung memadati halaman Pendopo Bireuen untuk menyaksikan malam pentas seni, yang menjadi puncak hiburan rakyat dan pelestarian budaya lokal. Mereka...

Billboard Ilegal Depan RS Jeumpa Hospital Bireuen yang Tertabrak Truk Kontainer Bahayakan Pelintas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Satu unit bangunan billboard di Jalan Nasional Medan-Banda Aceh, depan RS Jeumpa Hospital, Desa Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang, Bireuen,...

Bupati Mukhlis Ikut Meriahkan Lomba Masak Nasi Goreng Ayah Siaga Bireuen Sigap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Tim Penggerak PKK Kabupaten Bireuen, mengelar Lomba Masak Nasi Goreng Ayah Siaga Bireuen Sigap, di Halaman...

Wakil Bupati Bireuen Buka Pameran UMKM dan Kuliner

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Wakil Bupati Bireuen Ir. H. Razuardi MT, didampingi Ketua TP PKK Bireuen, Sadriah Mukhlis dan Ketua BMKT Kabupaten Bireuen, Hiryani Razuardi, memotong...