Sabtu, 7 Maret 2026

Hadapi Dinamika Sosial, Wabup Bireuen Dukung Program Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik di USK

KABAR BIREUEN, Bireuen – Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, menyambut positif hadirnya Program Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik (MPRK) di Universitas Syiah Kuala (USK). Dia menilai, program ini sangat relevan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bireuen dan Aceh pada umumnya, terutama dalam menyikapi dinamika sosial yang kerap memicu konflik.

Hal itu disampaikan Razuardi saat menerima kunjungan Koordinator Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik (MDRK) USK, Dr. Masrizal, S.Sos.I., M.A, bersama Prof. Cut Dewi, ST., MT., M.Sc, dari Pascasarjana USK, di ruang kerjanya, Kamis (10/7/2025).

Disebutkan Wabup Razuardi, lahirnya Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik di USK, tentu sangat didukungnya. Sebab, ini langkah maju dalam membangun peradaban damai di Aceh.

“Saat saya masih menjabat sebagai Sekda Bireuen, kita punya program beasiswa magister. Ke depan, kami akan koordinasikan kembali dengan DPRK agar bisa diusulkan anggaran untuk beasiswa, khususnya bagi putra-putri Bireuen yang ingin melanjutkan studi di bidang ini,” ujar Razuardi.

Menurutnya, dinamika sosial di Bireuen cukup kompleks. Gesekan antarindividu dan kelompok kerap terjadi, bahkan dalam bentuk saling mencaci yang bisa mengarah pada konflik sosial. Bila dibiarkan, hal ini tidak hanya memperlambat pembangunan daerah, tapi juga mengikis nilai-nilai kebersamaan di masyarakat.

“Program ini bukan sekadar akademik, tetapi punya peran penting dalam menciptakan SDM profesional yang mampu menganalisis, mencegah, dan menyelesaikan konflik secara damai. Ini akan menjadi solusi dari berbagai masalah, termasuk konflik soal air dan batas wilayah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Razuardi juga mengungkapkan, dirinya pernah terlibat dalam misi evaluasi perdamaian di Moro, Filipina, bersama almarhum Nurdin Abdul Rahman (mantan Bupati Bireuen), sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan pengalaman tentang resolusi konflik di kawasan yang pernah dilanda konflik bersenjata.

“Saya senang dengan kehadiran program studi ini, karena sudah sangat lama kita tunggu-tunggu,” sebut Razuardi.

Sementara itu, Dr. Masrizal menjelaskan, Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik USK dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat Aceh akan tenaga profesional di bidang perdamaian. Kurikulum program ini dibentuk berdasarkan pendekatan multi-disipliner dengan melibatkan para tokoh yang berperan dalam proses perdamaian Aceh.

“Mata kuliah yang kami tawarkan langsung berkaitan dengan MoU Helsinki dan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA). Kami juga sudah menjalin kerja sama dengan seluruh Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) kabupaten/kota di Aceh,” ungkap Masrizal.

Menurutnya, pembahasan kurikulum ini juga melibatkan tokoh Perdamaian RI-GAM, seperti M. Nur Djuli dan Munawar Liza. Untuk tenaga pengajar, salah satunya Prof Humam Hamid.

Turut hadir pada sosialisasi program magister tersebut, Dr. Rizanna Rosemary (dosen homebase dan staf pengajar MDRK), Cut Zaitun, M.Pd (staf Prodi MDRK), Rita Susana, SE (Bagian Kerja Sama Sekolah Pascasarjana), dan Zikran (Bagian Perlengkapan Sekolah Pascasarjana USK). (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

250 Anak Korban Banjir di Bireuen Terima Bantuan dari KNPI

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bersama DPD I KNPI Aceh dan DPD II KNPI Bireuen menyalurkan...

Bertemu Mendagri, Bupati Bireuen Bahas Langkah Strategis Percepatan Pembangunan Huntap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST kembali bertemu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Banda Aceh, Jumat (6/3/2026). Bupati Mukhlis...

Peringatan Nuzulul Quran di Bireuen, Wabup Razuardi Ajak Masyarakat Bangkit dari Musibah dengan Nilai...

0
Peringatan Nuzulul Quran di Bireuen, Wabup Razuardi Ajak Masyarakat Bangkit dari Musibah dengan Nilai Al-Quran KABAR BIREUEN, Kota Juang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati...

Sekda Lantik Mursyidin sebagai Kabag Prokopim, Azmi Jabat Sekretaris MAA

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pj Sekda Kabupaten Bireuen, Hanafiah, SP melantik tiga pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen. Pelantikan itu...

Kalau Benar Telah Diusulkan Huntara, HRD Ucap Terima Kasih dan Apresiasi Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Juli - Anggota DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), menyambut baik kabar yang berkembang belakangan ini bahwa pemerintah pusat...

KABAR POPULER

Sekda Lantik Mursyidin sebagai Kabag Prokopim, Azmi Jabat Sekretaris MAA

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pj Sekda Kabupaten Bireuen, Hanafiah, SP melantik tiga pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen. Pelantikan itu...

Kalau Benar Telah Diusulkan Huntara, HRD Ucap Terima Kasih dan Apresiasi Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Juli - Anggota DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), menyambut baik kabar yang berkembang belakangan ini bahwa pemerintah pusat...

Safari Ramadhan Pemkab Bireuen Berakhir di Juli, Dipesankan Perkuat Persatuan dan Kepedulian

0
KABAR BIREUEN, Juli - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen resmi menutup rangkaian Safari Ramadhan 1447 H yang telah berlangsung di 17 kecamatan sejak 23 Februari...

118 Usulan Pembangunan Mengemuka di Musrenbang Jeumpa, Infrastruktur Jalan Masih Jadi Prioritas

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa – Sebanyak 118 usulan program pembangunan dari berbagai gampong di Kecamatan Jeumpa mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Jeumpa 2026...

Ada Bob Mizwar dari Bireuen, Ini 25 Pejabat Eselon II Pemerintah Aceh yang Semalam...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Bob Mizwar, S.STP, M.Si salah satu dari 25 pejabat eselon II Pemerintah Aceh yang dilantik Gubernur Aceh, Muzakir Manaf...