KABAR BIREUEN-Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen menggelar pembukaan Rapat Paripurna III Masa Persidangan I  Tahun Sidang 2019 dalam Rangka Penyampaian Rancangan Qanun Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Tahun Tahun Anggaran 2019.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRK Bireuen Ridwan Muhammad SE, M.Si berlangsung di ruang rapat gedung dewan setempat, Rabu (14/8/2019).

Pada kesempatan tersebut, Plh Sekda Bireuen, Ir Ibrahim M.Si menyampaikan sambutannya mewakili Bupati Bireuen yang tak menghadiri rapat paripurna tersebut.

Dikatakannya, penyusunan Rencana Perubahan APBK Tahun 2019 mengacu kepada RKPK Tahun 2019 yang menggunakan pendekatan holistik, tematik, integratif dan spasial. Kebijakan anggaran belanja berdasarkan money follow program dengan cara memastikan hanya program dan kegiatan yang benar-benar bermanfaat saja yang dialokasikan.

Bukan sekedar karena tugas dan fungsi SKPK yang bersangkutan. Hal ini mengisyaratkan bahwa pencapaian prioritas pembangunan memerlukan adanya koordinasi dari seluruh ‘pemangku kepentingan, melalui pengintegrasian program dan kegiatan prioritas yang dilaksanakan dengan berbasis kewilayahan.

“Untuk itu kita harus tetap menjaga komitmen dalam rangka memberikan kesejahteraan bagi rakyat. Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak kita semua tetap bekerja keras dengan tetap berorientasi pada Anggaran berbasis kinerja yang dapat diukur capaian targetnya dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dengan berprinsip pada efisiensi dan efektivitas,” sebutnya.

Harus diambil langkah-langkah strategis secara tepat, terarah dan konkrit da\am pengamkasian belanja daerah untuk memberikan ruang gerak dalam rangka optimalisasi pelayanan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan persoalan sosial.

Selanjutnya disampaikan substansi ringkasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Bireuen Tahun Anggaran 2019, secara keseluruhan Rencana Perubahan Penerimaan Anggaran Pendapatan Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp.1.966.893.904.651,00.

Rancangan Perubahan APBK Tahun Anggaran 2019 secara keseluruhan direncanakan Sebesar Rp.2.023.914.619.322,47, yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp.1.289.844.475.609,19 dan Belanja Langsung sebesar Rp.734.070.143.713,28.

Rencana Perubahan Pendapatan sebesar Rp..1.966.893.904.651,00 dan Rencana Perubahan Belanja sebesar Rp.2.023.914.619.322,47, sehingga defisit belanja  terhadap Pendapatan Rp57.020.714.671,47.

Jumlah penerimaan pembiayaan sebesar Rp 58.020.714.671,47, sementara pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 1.000.000.000, sehingga pembiayaan netto sebesar Rp57.020.714.671,47. (Herman Suesilo)

BAGIKAN