KABAR BIREUEN-Banjir yang melanda Kabupaten Bireuen,  meluas. Sejumlah sekolah dalam Kecamatan Peudada mengalami kerusakan karena terbawa arus, tak terkeculi seperti SD Negeri 17 Peudada.

Hasil tinjauan di lapangan, banjir di Desa Jaba menyebabkan beberapa bangunan rusak termasuk pagar SD Negeri 17 Peudada roboh dan rusak total  lebih kurang 25 meter.

Hal ini disebabkan hujan deras selama tiga jam pada Selasa (21/07/2020) sore mulai pukul 15.30- 18.30 WIB sehingga menyebabkan banjir dan disertai dengan lumpur.

 

Banjir di kawasan Peudada tersebut terjadi akibat luapan alur sungai tidak mampu menampung juga menahan debit air besar. Sehingga menyebabkan beberapa desa terjadi banjir yang berlumpur serta menggenangi beberapa pemukiman penduduk seperti Desa Jaba Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Selain itu, menurut pantauan di lapangan, banjir yang terjadi daerah tersebut sudah ditetapkan sebagai banjir musiman. Warga selalu khawatir banjir yang selalu ada setiap tahun di daerah tersebut, Namun  pihak pemerintah masih luput juga dalam mengantisipasi dan penanganan banjir yang maksimal.

“Sayangnya setiap banjir di desa tersebut, lokasi dan perkarangan tempat pendidikan selalu rusak, tak terkecuali SD Negeri 17 Peudada dan juga SD sekitarnya, banjir  juga menggenangi badan jalan lintas Jaba-Pinto Rimba -Alue Keutapang,” sebut salah seorang warga. (Ihkwati)

BAGIKAN