Kamis, 23 April 2026

Disbudpar Aceh Berhasil Kumpulkan Perputaran Transaksi 6 Milyar di ACF 2022

KABAR BIREUEN – Aceh Culinary Festival yang merupakan salah satu top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 oleh Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI ini akhirnya resmi ditutup pada Minggu, 7 Agustus 2022.

Kegiatan yang dihadiri oleh 129 ribu pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan mampu mengumpulkan transaksi dengan total 6 Milyar. Tentunya hal ini didukung penuh oleh kabupaten/kota yang hadir sebagai peserta, UMKM pengusaha kuliner dan juga para pakar yang giat dalam mendukung pagelaran yang kini genap berusia sewindu.

“Aceh Culinary Festival telah hadir sejak tahun 2014 yang sejak awal memiliki tujuan melestarikan kuliner tradisional dan menampilkan keragamannya. Tahun ini, kehadiran ACF22 menjawab tantangan penyelenggaraan festival di tengah keadaan dunia paska dilanda pandemi. Ini terbukti dari antusias pengunjung yang hadir, respon positif masyarakat hingga jumlah transaksi yang luar biasa dalam 3 hari pagelaran ini, ” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal SSTP M Si, Rabu (10/08/2022).

Sekitar 700 menu kuliner tradisional Aceh dan nusantara hadir dalam perayaan festival kuliner ini. Tentu saja tiap kabupaten/kota yang berpartisipasi juga mengikutinya dengan antusias. Terlebih dengan adanya perlombaan yang diadakan khusus untuk tiap paviliun kuliner yang mewakili kabupaten/kotanya. Kompetisi yang penilaiannya meliputi berbagai aspek tersebut akhirnya mengeluarkan daftar juara yang diumumkan saat penutupan ACF 2022.

Untuk kategori Paviliun Kuliner Terbaik, Aceh Besar di dapuk sebagai juara 1, disusul oleh Kota Subulussalam sebagai juara 2 dan Kabupaten Aceh Singkil sebagai juara 3, serta Kabupaten Aceh Timur sebagai juara favorit.

Selain itu, berbagai kategori lain hadir menyemarakkan festival ini, yaitu kategori Branding Wisata Kuliner terbaik dimenangkan oleh Kabupaten Aceh Tengah, kategori Inovasi Kuliner Berpotensi oleh Kabupaten Aceh Jaya dengan menu Payeh Budhe, serta juara terbaik dalam Kategori Pelestarian Tradisi dan Budaya jatuh kepada Kabupaten Nagan Raya.

Berbagai lomba ini dilaksanakan dengan penilaian dari juri profesional yang dihadirkan, salah satunya chef muda berbakat Narendra Archie Prameswara atau akrab disapa Chef Archie.

“Saya takjub sekali dengan kekayaan dan keragaman cita rasa kuliner Aceh. Bahkan tiap kabupaten kota dengan serius menampilkan inovasi terbaik untuk kuliner khas nya. Yang membuat saya takjub, kuliner khas Aceh juga menggunakan beberapa bahan baku yang diproses dengan cara fermentasi, serta membuat kita ketagihan untuk mengulik tiap cita rasanya. Contohnya pliek u, saya bahkan sangat tertarik untuk mendatangi pengrajinnya setelah acara ini, ” ujarnya saat penutupan Aceh Culinary Festival 2022.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh telah membuktikan keberhasilannya dalam penyelenggaraan festival berskala besar dalam keadaan dunia yang masih terdampak pandemi. Tentunya juga sukses membantu laju perekonomian ratusan UMKM yang tergabung pada kegiatan ini. (Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Lewat Kuliah Umum Regenerative Design, Fakultas Teknik Umuslim Perkuat Wacana Kota Berketahanan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Gagasan pembangunan kota yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga mampu memulihkan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menjadi fokus utama...

Muscab PPP Aceh Dimulai dari Bireuen, Tiga Figur Berebut Kursi Ketua

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Konsolidasi besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Aceh memasuki fase krusial. Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Aceh...

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Ratusan Guru SD di Bireuen Ikuti Diklat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan guru Bimbingan Konseling (BK) jenjang SD dalam Kabupaten Bireuen, mengikut Diklat Bimbingan Konseling dan Pendidikan Nilai untuk Guru Kelas. Kegiatan...

Ismunandar Jabat Sekda Bireuen, Bupati Mukhlis Tunjuk Alfian Sebagai Plt Kadis Sosial 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menunjuk Dr Alfian, MPd sebagai...

Bupati Bireuen Buka Ruang Kritik, Siap Bentuk Unit Pengaduan Publik dan Perkuat Transparansi Anggaran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST menegaskan komitmennya membuka ruang kritik dan saran dari masyarakat sipil, termasuk aktivis antikorupsi, sebagai...

KABAR POPULER

Ismunandar Jabat Sekda Bireuen, Bupati Mukhlis Tunjuk Alfian Sebagai Plt Kadis Sosial 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menunjuk Dr Alfian, MPd sebagai...

Tiga Puskesmas di Bireuen Dapat Ambulans Baru, Fokus Penanganan Gawat Darurat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit ambulans dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk memperkuat layanan kegawatdaruratan...

Muscab PPP Aceh Dimulai dari Bireuen, Tiga Figur Berebut Kursi Ketua

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Konsolidasi besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Aceh memasuki fase krusial. Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Aceh...

Lantik Ismunandar sebagai Sekda, Bupati Bireuen: Sudah Sesuai Prosedur dan Ketentuan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Ismunandar, S.T., M.T., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, dalam sebuah...

KAHMI Bireuen Harap Alokasi Dana TKD Bireuen Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Daerah (MD KAHMI) Bireuen, Asnawi, berharap agar tambahan anggaran Transfer Ke Daerah (TKD)...