Jumat, 23 Januari 2026

Diingatkan HRD, Jalan Tol di Aceh Jangan Seperti Abu Nawas Bangun Rumah

KABAR BIREUEN – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P (HRD), menyorot beberapa hal terkait pembangunan Jalan Tol Ruas Sigli-Banda Aceh (Sibanceh).

HRD menamsilkan, pembangunan jalan tol di Aceh, seperti Abu Nawas membangun rumah. Sebab, hingga saat ini baru dibangun hanya ruas jalan tol tersebut yang panjangnya tidak seberapa.

Hal itu disampaikannya dalam forum rapat Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi V DPR RI di jalan tol Banda Aceh-Sigli, Kamis, 2 Februari 2023.

“Abu Nawas ketika mau bangun rumah, yang dibangun terlebih dahulu hanya pintu pagar masuk ke areal rumah. Bukan rumah atau pagarnya, tapi cuma pintu pagar saja yang dibangun,” tamsil HRD.

Dalam kesempatan tersebut, HRD mempertanyakan target penyelesaian pembangunan ruas jalan tol Sibanceh. Menurut hematnya, sekarang ruas jalan tol Banda Aceh-Sigli itu, tidak menjadi pilihan utama pengendara karena ruas yang beroperasi masih terlalu pendek.

“Karenanya, mohon dipacu segera pembangunannya untuk seksi-seksi yang lain, sehingga manfaatnya akan lebih maksimal,” kata HRD.

Menurut HRD, perlu juga adanya penyesuain tarif. Sebab, dia mengaku kerap menerima protes dari masyarakat, terkait tarif tol di Aceh yang agak mahal dibandingkan daerah lain.

“Mohon ini juga menjadi atensi pemerintah, supaya dapat dilakukan penyesuaian,” ujar wakil rakyat dari Dapil Aceh 2 ini.

Selain itu, dia juga menyoroti dampak negatif yang bisa muncul dan dirasakan oleh masyarakat akibat pembangunan jalan tol. Perlu dipikirkan efek samping dari pembangunan jalan tol ini. Jangan sampai ada efek ekonomi dan sosial buat masyarakat di sekitar lokasi tol.

“Misalkan, jarak tempuh menjadi lebih jauh, efek lingkungan buat masyarakat sekitar, dan efek lainnya. Ini mesti dipikirkan secara matang,” tegas politikus PKB tersebut.

HRD juga berharap supaya ruas Stabat-Kuala Simpang penting untuk menjadi target prioritas selanjutnya. Ini dalam rangka memastikan pembangunan yang berkeadilan, Dengan begitu diharapkannya, Aceh akan terintegrasi seluruh infrakstruktur konektifitas, termasuk tol.

Karena itu, dia memohon supaya ruas Tol Stabat-Kuala Simpang, juga menjadi target prioritas selanjutnya. Sehingga jangan terkesan, jalan tol di Aceh seperti Abu Nawas membangun rumah.

“Jangan cuma dibangun satu ruas yang tidak seberapa panjangnya itu di Aceh. Kemudian, diklaim bahwa Tol Trans Sumatera sudah tuntas dibangun sampai ke Aceh,” demikian diingatkan Bupati Bireuen periode 2012-2017 tersebut. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Terjunkan 200 Verifikator, BNPB Verifikasi 26 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang memverifikasi sekitar 26 ribu unit rumah yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen. Untuk...

Kementerian PU Targetkan Huntara untuk Korban Bencana di Aceh Rampung Sebelum Puasa, Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan rumah hunian atau hunian sementara (huntara) bagi korban bencana sejumlah kabupaten/kota di Aceh,...

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...

Berjalan Kaki Puluhan Kilometer, Mahasiswa UNIKI Hadirkan Pendidikan dan Trauma Healing ke Pelosok Aceh...

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah - Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen menunjukkan dedikasi luar biasa dengan menembus medan ekstrem demi menghadirkan pendidikan bagi...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

KABAR POPULER

Diduga Korupsi Dana Operasional Rp1,1 Miliar, Bendahara DPMGP-KB Bireuen Ditahan Kejaksaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menahan AM, Bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen. Penetapan...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

Kementerian PU Targetkan Huntara untuk Korban Bencana di Aceh Rampung Sebelum Puasa, Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan rumah hunian atau hunian sementara (huntara) bagi korban bencana sejumlah kabupaten/kota di Aceh,...