KABAR BIREUEN-Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi menghadiri pelantikan pengurus dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen periode 2021-2026.

Pengurus PMI Bireuen yang diketuai Edi Saputra dilantik Ketua PMI Aceh, Murdani Yusuf SE, Selasa (21/9/2021) di Aula Lama Setdakab Bireuen.

Bupati Bireuen Muzakkar A Gani dalam sambutannya mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bireuen dia menyambut baik atas dilaksanakannya Pelantikan Pengurus dan Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen Masa Bakti 2021-2026.

“Mudah-mudahan pengurus yang baru akan semakin memberikan kontribusi yang lebih baik dalam melaksanakan tugas kemanusiaan khususnya di Kabupaten Bireuen,” harapnya.

Dikatakan Muzakkar, pada momentum pelantikan ini berharap para pengurus PMI dapat melahirkan gagasan-gagasan dan program kerja yang dapat mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas PMI Kabupaten Bireuen.

“Dan dengan dilaksanakannya pelantikan ini, semoga mampu menjadi tonggak untuk keberhasilan PMI kedepannya. Sehingga sangat perlu saling bekerjasama dalam menjalankan program-program kemanusiaan dalam memajukan organisasi sosial dan kemanusiaan ini,” pesannya

Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf pada kesempatan itu  mengatakan, telah berhasil melakukan sertifikat hak milik PMI Bireuen.

Dikatakan Murdani, untuk membantu tugas-tugas pemerintahan, sesuai arahan dari PMI Pusat agar ikut berpartisipasi dalam percepatan vaksinasi, meringankan masyarakat untuk sosialisasi hal ini, maka dibutuhkan dukungan dari Pemkab Bireuen.

“Kita mohon bantuan tenaga untuk melakukan vaksinasi non PNS atau tenaga kontrak. Mereka nantinya terlebih dahulu akan mengikuti pelatihan,” ungkap Murdani.

“Ada program vaksinasi folio juga  akan dilaksanakan di Kabupaten Bireuen dan ada beberapa kabupaten lainnya. PMI datang bila masyarakat membutuhkan,”  jelas Murdani Yusuf.

Sementara itu, Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, mengharapkan kepada Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, dapat membantu satu mobil ambulance untuk PMI Bireuen, karena ambulance tidak yang ada sudah tak memungkinkan lagi.

Selain itu juga keadaan dan kondisi markas saat ini telah sangat memprihatinkan dengan atap yang sudah bocor serta ada bagian-bagian yang lapuk.

“Karena itu, sekali lagi, kami sangat mengharapkan kepada Bapak Bupati agar sudi kiranya untuk membantu dan mengupayakan rehabilitasi markas atau bila perlu dibangun gedung baru, agar kegiatan kepalangmerahan dapat berjalan dengan baik, sebagai mana yang kita harapkan bersama,” sebut Edi Obama.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah  penguatan manajemen markas serta mengaktifkan seluruh elemen relawan baik itu KSR, TSR dan Forum Remaja Palang Merah ( FORPIS).

Yang selanjutnya difokuskan pada pelayanan baik itu pelayanan Kesehatan dan pengurangan resiko bencana.

Penyusunan Program Kerja PMI sudah terstandarisasi dalam sebuah acuan yang di sebut Planing, Monitoring, Evaluasi dan Reporting yang disingkat PMER. Namun semua program kerja tersebut butuh anggaran untuk pelaksanaannya.

“Oleh karena itu kami pengurus PMI Kabupaten Bireuen, sangat berharap kepada Bapak Bupati dan Ketua DPRK  serta dinas terkait supaya dapat menganggarkan Dana Operasional PMI untuk tahun 2022 Melalui APBK Pemerintah Kabupaten Bireuen, dalam hal ini tentu saja sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” harapnya.

Pada kesempatan itu, diserahkan satu unit rumah secara simbolis kepada warga Juli Teupin Mane oleh Ketua PMI Provinsi Aceh,  Murdani Yusuf.

Hadir pada pelantikan tersebut Direktur PT Takabeya Perkasa Group, H Mukhlis Amd SH, Ketua KNPI Bireuen Muammar Kadafi dan pengurus , Kepala SKPK, dan undangan lainnya. (Ihkwati /*)