KABAR BIREUEN-Menyadari bahwa peran sektor pertanian sangat strategis dalam menggerakkan perekonomian dan juga kegiatan pertanian tidak terlepas dari air.

Maka irigasi sebagai salah satu sektor pendukung keberhasilan pembangunan pertanian akan tetap mempunyai peran yang sangat penting.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bireuen diwakili Sekretaris Daerah Bireuen, Ir. Zulkifli Sp,  pada pembukaan acara Sosialisasi Qanun Aceh Nomor 12 tahun 2017 Tentang Irigasi.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pengairan  Aceh, berlangsung sehari di Luxuri Hotel, Rabu (17/7/2019) pagi.

Pemerintah Aceh pada akhir tahun 2017 telah menerbitkan Qanun Aceh Nomor 12 tahun 2017 tentang Irigasi.  Saat ini qanun tersebut telah mulai disosialisasikan dan pada hari ini kegiatan tersebut  berlangsung di Kabupaten Bireuen.

Dengan menjalankan isi qanun tersebut ke dalam bentuk perbuatan nyata, itulah yang paling sah disebut sebagai kegiatan sosislisasi yang berkomitmen.

“Pada kesempatan lni pula, kami menyampaikan terimakasih kepada pemerintah aceh, khususnya dinas pengairan aceh yang telah memiuh kabupaten bireuen sebagai salah satu tempat diadakannya sosialisasi Qanun Irigasi tersebut,” sebutnya.

Sebelumnya Plt Kepala UPTD, Ir. M Supriyatno, ST.MP melaporkan, tujuan kegiatan ini diselenggarakan merupakan salah satu upaya untuk menginformasikan kepada masyarakat luas terkait telah ditetapkan Qanun Aceh tentang Irigasi.

Selain itu, memberi pemahaman kepada peserta tentang Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2017 tentang Irigasi serta pemahaman tentang isi materi yang terkandung dalam qanun tersebut.

“Selain di Bireuen,  Insya Allah kegiatan ini juga akan dilaksanakan di kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh,” katanya.

Kegiatan ini diikuti 20 orang sebagai peserta terdiri dari Dinas, Instansi terkait dan Badan serta Lembaga di Lingkungan Kabupaten Bireuen, jelas M Supriyatno. (Herman Suesilo)

BAGIKAN