KABAR BIREUEN – Mengantisipasi penyebaran virus Corona, Pesantren Terpadu Almuslim (PTA) Matangglumpangdua, Kabupaten Bireuen, memperpanjang kegiatan belajar santri di rumah mulai 28 Maret hingga 31 Mei 2020.

Keputusan itu diambil, setelah mempertimbangkan situasi penyebaran Virus Corona yang dinilai mengkhawatirkan dan merujuk pada keputusan Gubernur Aceh tentang penetapan status tanggap darurat skala provinsi.

“Keadaan ini bukan semata-mata karena liburan tetapi dalam upaya pencegahan virus Corona sekaligus dalam rangka belajar mandiri,” kata Wakil Direktur PTA, Ustadz Holis Wahyu Prasetyo, kepada WartaAceh.com, Kamis (26/3/2020).

Dia meminta orang tua supaya selalu mengawasi anak-anaknya selama belajar mandiri dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah, kecuali ada yang dianggap penting.

Para santri diminta kembali masuk asrama pada 31 Mei 2020, untuk persiapan ujian semester genap yang belum diputuskan tanggal pelaksanaannya.

“Libur pesantren ini dapat berubah sewaktu-waktu dengan melihat perkembangan situasi dan kondisi,” tegas Ustadz Holis Wahyu Prasetyo.

Untuk diketahui, sebelumnya PTA telah meliburkan proses belajar di pesantren sejak tanggal 16 – 28 Maret 2020. Semenjak saat itu santri pulang ke rumah masing-masing dengan dijemput orang tua. (WartaAceh.com)  

 

BAGIKAN