Bupati Mukhlis: Selama Kami Menjabat Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, kembali menegaskan, selama lima tahun ia menjabat tidak ada alokasi anggaran pengadaan mobil dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati.

“Kami sudah komit, selama menjabat lima tahun tidak ada anggaran pengadaan mobil dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati. Anggarannya dialihkan untuk program bantuan rumah layak huni bagi warga miskin,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Bireuen ini kepada wartawan di Meuligoe Bireuen, Rabu (1/10/2025).

“Dari awal saya sudah menjanjikan, anggaran beli mobil dinas jabatan kami (Bupati dan Wakil Bupati Bireuen) dialihkan untuk bangun rumah duafa. Dan pada pembahasan Perubahan APBK 2025 anggaran itu masih dibahas. Namun, mengingat waktu yang sangat singkat tidak memungkinkan dilaksanakan pembangunan rumah. Janji ini tetap kami realisasikan,” sebut Bupati Mukhlis.

BACA JUGA: Sepakat Alihkan Anggaran Pengadaan Mobil Dinas Baru untuk Bangun Rumah Dhuafa, Begini Penjelasan Bupati Bireuen

Anggaran Rp1,5 miliar untuk pengadaan mobil dinas Bupati, jelas Mukhlis, tersedia dalam APBK 2025, dialokasikan masa Pj Bupati Bireuen, Jalaluddin, tetapi tidak direalisasikan.

“Secara aturan, kepala daerah dan wakil kepala daerah punya hak fasilitas dari negara, termasuk mobil dinas. Tetapi kami tidak akan menggunakan uang negara untuk pengadaan mobil dinas. Kami memanfaatkan saja yang ada sekarang dan masih layak pakai,” jelasnya.

Tetap Jadi Prioritas

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bireuen, Fadhli Abdullah, ST, MSM, juga menegaskan, program penyediaan rumah layak huni untuk masyarakat miskin tetap menjadi prioritas.

“Program ini (bantuan rumah layak huni) tetap menjadi prioritas Bapak Bupati (Bupati Mukhlis),” tegasnya.

Kadis Perkim Bireuen, Fadhli Abdullah, ST, MSM. (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Kadis Perkim menjelaskan, anggaran untuk bantuan rumah, harus tercantum nama dan alamat. “Tidak boleh gelondongan anggaran untuk bantuan rumah duafa. Sekarang harus by name by address,” katanya.

BACA JUGA: Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Layak Huni, Bupati Mukhlis: Lima Tahun Kami Memimpin Persoalan Rumah Tidak Layak Huni Harus Tuntas

Menurut Fadhli, sampai saat ini sudah ada 5.000 pemohon bantuan rumah layak huni kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen. Saat ini sedang diverifikasi permohonan yang sudah masuk untuk memastikan penerima bantuan tepat sasaran.

“Dan verifikasi butuh waktu. Setelah itu, baru dapat diajukan anggaran. Kemudian, dibahas lagi dengan TAPD dan Banggar Dewan,” jelasnya.

Fadhli memastikan, pembangunan rumah layak huni untuk kaum duafa tahun anggaran 2025 sedang berlangsung. Tim Dinas Perkim Bireuen saat ini fokus mengawasi progres di lapangan.

“Sekarang kami fokus mengawasi pekerjaan yang sedang berlangsung. Bapak Bupati memerintahkan kami untuk memastikan kualitas bangunan dan penyelesaian pekerjaan tepat waktu,” pungkasnya. (Rizanur)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bukan Sekadar Menulis: Saatnya Mahasiswa Jadi Penjaga Kebenaran di Era Digital

0
Oleh: Ismatur Rahmi Sekretaris UKM LENSA PERS UNIKI DI ERA derasnya arus informasi digital, setiap orang kini dapat menjadi penyebar berita. Hanya dengan sebuah telepon genggam,...

BSI Siapkan Tabungan untuk Rekening Masyarakat, Bebas Administrasi Bulanan

0
KABAR BIREUEN, ‎Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyiapkan rekening BSI Tabunganku dan BSI Tabungan Simpel iB sebagai sebagai instrumen rekening...

BGN Wacanakan MBG Dikelola Kantin Sekolah, Relawan SPPG: Jangan Biarkan Kami Kembali Jadi Pengangguran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Wacana Badan Gizi Nasional (BGN) melibatkan kantin sekolah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai reaksi pihak Satuan Pelayanan...

Perbaikan Penutup Saluran Sepanjang 223 Meter di Pasar Cureh Dikerjakan 2027, Sementara Dipasang Papan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop) Kabupaten Bireuen memastikan penutup saluran di kawasan Pasar Ikan Cureh di Pasar Induk Bireuen, Desa...

Warga Terperosok ke Saluran di Pasar Ikan Cureh, Dinas Terkait Diminta Turun Tangan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Kondisi penutup selokan di kawasan Pasar Ikan Cureh di Pasar Induk Bireuen di Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, dikeluhkan...

KABAR POPULER

Temui Menteri Sosial, Bupati Bireuen Kawal Percepatan Penyaluran Jadup Korban Banjir dan Longsor

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T. langsung menghadap Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta...

SPPG Keude Matang Glumpang Dua: Wacana Kantin MBG Perlu Dikaji dengan Memperhatikan Standar Gizi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Keude Matang Glumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, menolak wacana menjadikan kantin sekolah sebagai fungsi...

BGN Wacanakan MBG Dikelola Kantin Sekolah, Relawan SPPG: Jangan Biarkan Kami Kembali Jadi Pengangguran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Wacana Badan Gizi Nasional (BGN) melibatkan kantin sekolah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai reaksi pihak Satuan Pelayanan...

Menteri Sosial Pastikan, Penyaluran Jadup untuk Keluarga Terdampak Bencana di Bireuen Dipercepat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf memastikan komitmen pemerintah mempercepat penyaluran jaminan hidup (jadup) bagi keluarga terdampak bencana di Kabupaten...

Warga Terperosok ke Saluran di Pasar Ikan Cureh, Dinas Terkait Diminta Turun Tangan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Kondisi penutup selokan di kawasan Pasar Ikan Cureh di Pasar Induk Bireuen di Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, dikeluhkan...