Senin, 15 Juni 2026

Bupati Mukhlis: Selama Kami Menjabat Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, kembali menegaskan, selama lima tahun ia menjabat tidak ada alokasi anggaran pengadaan mobil dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati.

“Kami sudah komit, selama menjabat lima tahun tidak ada anggaran pengadaan mobil dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati. Anggarannya dialihkan untuk program bantuan rumah layak huni bagi warga miskin,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Bireuen ini kepada wartawan di Meuligoe Bireuen, Rabu (1/10/2025).

“Dari awal saya sudah menjanjikan, anggaran beli mobil dinas jabatan kami (Bupati dan Wakil Bupati Bireuen) dialihkan untuk bangun rumah duafa. Dan pada pembahasan Perubahan APBK 2025 anggaran itu masih dibahas. Namun, mengingat waktu yang sangat singkat tidak memungkinkan dilaksanakan pembangunan rumah. Janji ini tetap kami realisasikan,” sebut Bupati Mukhlis.

BACA JUGA: Sepakat Alihkan Anggaran Pengadaan Mobil Dinas Baru untuk Bangun Rumah Dhuafa, Begini Penjelasan Bupati Bireuen

Anggaran Rp1,5 miliar untuk pengadaan mobil dinas Bupati, jelas Mukhlis, tersedia dalam APBK 2025, dialokasikan masa Pj Bupati Bireuen, Jalaluddin, tetapi tidak direalisasikan.

“Secara aturan, kepala daerah dan wakil kepala daerah punya hak fasilitas dari negara, termasuk mobil dinas. Tetapi kami tidak akan menggunakan uang negara untuk pengadaan mobil dinas. Kami memanfaatkan saja yang ada sekarang dan masih layak pakai,” jelasnya.

Tetap Jadi Prioritas

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bireuen, Fadhli Abdullah, ST, MSM, juga menegaskan, program penyediaan rumah layak huni untuk masyarakat miskin tetap menjadi prioritas.

“Program ini (bantuan rumah layak huni) tetap menjadi prioritas Bapak Bupati (Bupati Mukhlis),” tegasnya.

Kadis Perkim Bireuen, Fadhli Abdullah, ST, MSM. (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Kadis Perkim menjelaskan, anggaran untuk bantuan rumah, harus tercantum nama dan alamat. “Tidak boleh gelondongan anggaran untuk bantuan rumah duafa. Sekarang harus by name by address,” katanya.

BACA JUGA: Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Layak Huni, Bupati Mukhlis: Lima Tahun Kami Memimpin Persoalan Rumah Tidak Layak Huni Harus Tuntas

Menurut Fadhli, sampai saat ini sudah ada 5.000 pemohon bantuan rumah layak huni kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen. Saat ini sedang diverifikasi permohonan yang sudah masuk untuk memastikan penerima bantuan tepat sasaran.

“Dan verifikasi butuh waktu. Setelah itu, baru dapat diajukan anggaran. Kemudian, dibahas lagi dengan TAPD dan Banggar Dewan,” jelasnya.

Fadhli memastikan, pembangunan rumah layak huni untuk kaum duafa tahun anggaran 2025 sedang berlangsung. Tim Dinas Perkim Bireuen saat ini fokus mengawasi progres di lapangan.

“Sekarang kami fokus mengawasi pekerjaan yang sedang berlangsung. Bapak Bupati memerintahkan kami untuk memastikan kualitas bangunan dan penyelesaian pekerjaan tepat waktu,” pungkasnya. (Rizanur)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Tingkatkan Kompetensi, Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

0
KABAR BIREUEN, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini menjadi bagian dari upaya...

KABAR POPULER

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Dikunjungi Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia, Pabrik Kelapa di Bireuen

0
KABAR BIREUEN -  Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia Dr, Ir. Agus Wahyudi, MM serta rombongan berkunjung ke pabrik berbahan...

Buka Lomba SKJ Tingkat Pelajar dan Mahasiswa, Ketua TP-PKK Bireuen Ajak Generasi Muda Budayakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 12 tim dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Bireuen ambil bagian dalam Lomba Senam Kesegaran Jasmani (SKJ)...