Senin, 29 Juni 2026

Bupati Mukhlis: Bireuen Harus ‘Merdeka’ dari Ketergantungan Dana Pusat

KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST mengajak pejabat dan pegawai jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak, retribusi dan pendayagunaan aset yang ada.

“Kita sudah harus berfikir bagaimana cara untuk ‘merdeka’ dari ketergantungan dana dari pusat. Tahun 2027 Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) akan berakhir,” demikian disampaikan Bupati Mukhlis dalam pertemuan singkat dengan puluhan PNS/ASN pada Kantor Camat Peudada, Puskesmas Peudada dan Puskesmas Peulimbang, Selasa (29/4/2025).

Disebutkannya, jika DOKA dan DAK berakhir, daerah yang minim PAD, sangat kewalahan membangun daerah dan mensejahterakan rakyat.

“Bukan tidak mungkin, suatu saat dana transfer pusat ke daerah hanya DAU saja. Ini yang harus dipersiapkan dari sekarang. Bagaimana membangun Bireuen ke depan apabila dana-dana transfer pusat sudah berakhir,” katanya.

Puluhan pegawai dan tenaga kesehatan pada Puskesmas Peulimbang sedang mendengar arahan Bupati Bireuen.(Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Menurut Mukhlis, banyak potensi PAD Kabupaten Bireuen yang belum dimanfaatkan secara maksimal, seperti aset daerah dan pajak daerah dari galian C.

“PAD dari galian C banyak bocor. Ini menjadi prioritas kami,” ungkapnya.

BACA JUGA: Turun ke Kecamatan, Bupati Mukhlis Gelar Pertemuan dengan Pegawai Kantor Camat dan Puskesmas

Kemudian, Mukhlis yang dilantik sebagai Bupati Bireuen pada 18 Februari 2025 membeberkan persoalan keuntungan dari PDAM Krueng Peusangan tidak pernah masuk ke kas daerah dikarenakan belum adanya Qanun penyertaan modal.

“Ini (Qanun) juga harus selesai secepatnya demi peningkatan PAD,” ujarnya.

Untuk meningkatkan PAD Kabupaten Bireuen, sebut Mukhlis, akan segera dibentuk dinas khusus menangani aset dan PAD agar lebih fokus.

Tingkatkan Disiplin ASN

Bupati Bireuen (peci hitam) foto bersama dengan pegawai dan tenaga kesehatan pada Puskesmas Peudada. (Foto: Rizanur/ Kabar Bireuen)

Pada kesempatan tersebut, Mukhlis menekankan disiplin bagi PNS/ ASN jajaran Pemkab Bireuen.

“Laksanakan tugas penuh tanggung jawab, agar gaji yang kita terima dapat menjadi rezeki. Kalau tidak melaksanakan tugas, tetapi terima gaji, sama juga dengan korupsi,” sebutnya.

Kepada Camat dan Kepala Puskesmas, Bupati Mukhlis mengingatkan, agar memberikan teguran kepada pegawai yang tidak melaksanakan tugas.

BACA JUGA: Sidak ke Kantor Kecamatan, Bupati Bireuen Dapati Banyak Pegawai Bolos dan Ada ASN Mangkir Lebih Setahun

“Kalau ada PNS 10 hari berturut-turut tidak masuk kantor, Pak Camat jangan biarkan. Buat teguran lisan atau tertulis sampai dengan sanksi yang sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.

PNS Enam Bulan Mangkir

Camat Peudada, Erry Seprinaldi, mengungkapkan, seorang PNS berinisial As sudah enam bulan tidak melaksanakan tugas.

“Pak Bupati, perlu kami laporkan, ada seorang PNS yang sudah enam bulan tidak masuk kantor, dan gajinya sekarang sudah ditahan. Dan sudah kami laporkan ke BKPSDM,” ungkap Erry Seprinaldi. (Rizanur) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

KABAR POPULER

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...