Jumat, 16 Januari 2026

Bupati Mukhlis: Bireuen Harus ‘Merdeka’ dari Ketergantungan Dana Pusat

KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST mengajak pejabat dan pegawai jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak, retribusi dan pendayagunaan aset yang ada.

“Kita sudah harus berfikir bagaimana cara untuk ‘merdeka’ dari ketergantungan dana dari pusat. Tahun 2027 Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) akan berakhir,” demikian disampaikan Bupati Mukhlis dalam pertemuan singkat dengan puluhan PNS/ASN pada Kantor Camat Peudada, Puskesmas Peudada dan Puskesmas Peulimbang, Selasa (29/4/2025).

Disebutkannya, jika DOKA dan DAK berakhir, daerah yang minim PAD, sangat kewalahan membangun daerah dan mensejahterakan rakyat.

“Bukan tidak mungkin, suatu saat dana transfer pusat ke daerah hanya DAU saja. Ini yang harus dipersiapkan dari sekarang. Bagaimana membangun Bireuen ke depan apabila dana-dana transfer pusat sudah berakhir,” katanya.

Puluhan pegawai dan tenaga kesehatan pada Puskesmas Peulimbang sedang mendengar arahan Bupati Bireuen.(Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Menurut Mukhlis, banyak potensi PAD Kabupaten Bireuen yang belum dimanfaatkan secara maksimal, seperti aset daerah dan pajak daerah dari galian C.

“PAD dari galian C banyak bocor. Ini menjadi prioritas kami,” ungkapnya.

BACA JUGA: Turun ke Kecamatan, Bupati Mukhlis Gelar Pertemuan dengan Pegawai Kantor Camat dan Puskesmas

Kemudian, Mukhlis yang dilantik sebagai Bupati Bireuen pada 18 Februari 2025 membeberkan persoalan keuntungan dari PDAM Krueng Peusangan tidak pernah masuk ke kas daerah dikarenakan belum adanya Qanun penyertaan modal.

“Ini (Qanun) juga harus selesai secepatnya demi peningkatan PAD,” ujarnya.

Untuk meningkatkan PAD Kabupaten Bireuen, sebut Mukhlis, akan segera dibentuk dinas khusus menangani aset dan PAD agar lebih fokus.

Tingkatkan Disiplin ASN

Bupati Bireuen (peci hitam) foto bersama dengan pegawai dan tenaga kesehatan pada Puskesmas Peudada. (Foto: Rizanur/ Kabar Bireuen)

Pada kesempatan tersebut, Mukhlis menekankan disiplin bagi PNS/ ASN jajaran Pemkab Bireuen.

“Laksanakan tugas penuh tanggung jawab, agar gaji yang kita terima dapat menjadi rezeki. Kalau tidak melaksanakan tugas, tetapi terima gaji, sama juga dengan korupsi,” sebutnya.

Kepada Camat dan Kepala Puskesmas, Bupati Mukhlis mengingatkan, agar memberikan teguran kepada pegawai yang tidak melaksanakan tugas.

BACA JUGA: Sidak ke Kantor Kecamatan, Bupati Bireuen Dapati Banyak Pegawai Bolos dan Ada ASN Mangkir Lebih Setahun

“Kalau ada PNS 10 hari berturut-turut tidak masuk kantor, Pak Camat jangan biarkan. Buat teguran lisan atau tertulis sampai dengan sanksi yang sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.

PNS Enam Bulan Mangkir

Camat Peudada, Erry Seprinaldi, mengungkapkan, seorang PNS berinisial As sudah enam bulan tidak melaksanakan tugas.

“Pak Bupati, perlu kami laporkan, ada seorang PNS yang sudah enam bulan tidak masuk kantor, dan gajinya sekarang sudah ditahan. Dan sudah kami laporkan ke BKPSDM,” ungkap Erry Seprinaldi. (Rizanur) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Bivak, Dusun Terisolasi Itu Kini Kembali Terang

0
KABAR BIREUEN, Juli – Setelah lebih dari sebulan hidup tanpa aliran listrik pascabanjir besar, warga Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,...

Korban Banjir di Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

0
KABAR bIREUEN, Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima...

KABAR POPULER

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Bantah Tudingan Timbun Bantuan, Pemkab Bireuen Pastikan Distribusi Logistik untuk Korban Bencana Lancar dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen secara tegas membantah isu penimbunan barang bantuan di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Tuduhan...

Korban Banjir di Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

0
KABAR bIREUEN, Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima...

Peduli Sesama, APTIKOM Salurkan Donasi untuk Dosen Terdampak Banjir di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Pengurus Pusat Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) dengan menyalurkan donasi bagi dosen Program...

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Bivak, Dusun Terisolasi Itu Kini Kembali Terang

0
KABAR BIREUEN, Juli – Setelah lebih dari sebulan hidup tanpa aliran listrik pascabanjir besar, warga Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,...